top of page

Bongkar Rahasia Performa New Vario Evo 160: Tarikan Makin Responsif tapi Tetap Irit BBM

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 4 jam yang lalu
  • 4 menit membaca
Penyempurnaan mapping ECU hingga optimalisasi komponen CVT dan final gear membuat torsi New Vario Evo 160 lebih besar di putaran mesin lebih rendah tanpa mengurangi tenaga di putaran atas.

Honda melakukan sejumlah penyempurnaan yang membuat New Vario Evo 160 memiliki akselerasi lebih responsif, tenaga lebih terasa sejak putaran bawah, namun konsumsi bahan bakarnya tetap efisien.
Honda melakukan sejumlah penyempurnaan yang membuat New Vario Evo 160 memiliki akselerasi lebih responsif, tenaga lebih terasa sejak putaran bawah, namun konsumsi bahan bakarnya tetap efisien.

OTOPLUS-ONLINE I New Vario Evo 160 hadir dengan karakter mesin yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Meski tetap mengandalkan mesin 160 cc 4-katup berteknologi eSP+, Honda melakukan sejumlah penyempurnaan yang membuat skutik ini memiliki akselerasi lebih responsif, tenaga lebih terasa sejak putaran bawah, namun konsumsi bahan bakarnya tetap efisien.


Prosesi unveiling New Vario Evo 160 dan media photo session.
Prosesi unveiling New Vario Evo 160 dan media photo session.

Hal ini terungkap pada sesi Product Presentation yang merupakan bagian dari Official Launching New Honda Vario 160 Evo yang digelar oleh MPM Honda Jatim pada Selasa, 30 Juni 2026.


Pada kesempatan itu, Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim mengungkap data internal New Vario Evo 160 yang mampu berakselerasi dari 0-200 meter hanya dalam 11,9 detik dengan kecepatan puncak mencapai 109 km/jam.


Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim mengungkap performa New Vario Evo 160 sebagai hasil internal test yang dilakukan AHM.
Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim mengungkap performa New Vario Evo 160 sebagai hasil internal test yang dilakukan AHM.

"Bahkan pada pengujian internal yang dilakukan Astra Honda Motor (AHM) bisa menyentuh 111 km/jam. Sementara konsumsi bahan bakarnya mencapai 46,7 km/liter dan sanggup menempuh jarak sekitar 257 kilometer dalam sekali pengisian penuh," ungkap Suhari.



Sementara itu, di sela sesi Riding Test Experience yang digelar pada kesempatan yang sama, OTOPLUS-ONLINE sempat melakukan wawancara dengan Technical Service MPM Honda Jatim, Teguh Hariyanto.


Ia mengatakan, kunci peningkatan performa tersebut didapat dari penyempurnaan pengaturan elektronik serta optimalisasi beberapa komponen mekanis.


"Secara performa ada perubahan mapping pada ECU. Dari perubahan itu didapat torsinya lebih besar. Sebelumnya torsi maksimum 13,8 Nm pada 7.000 rpm, sekarang menjadi 14 Nm pada 6.500 rpm sehingga tarikan awal dari posisi diam terasa lebih nendang," jelas Teguh.


Perubahan tersebut membuat karakter mesin lebih bertenaga sejak putaran bawah. Dengan torsi maksimum hadir lebih cepat, pengendara tidak perlu menarik putaran mesin terlalu tinggi untuk mendapatkan akselerasi yang responsif, baik saat berangkat dari lampu merah maupun ketika menyalip kendaraan lain.


Meski torsi dipindahkan ke putaran mesin yang lebih rendah, performa di putaran menengah hingga atas tetap dipertahankan. Teguh menjelaskan tenaga maksimum masih diperoleh pada 8.500 rpm sehingga karakter mesin tetap bertenaga saat dipacu hingga kecepatan tinggi.


"Kalau putaran menengah ke atas tetap terpenuhi karena power maksimum masih didapat di 8.500 rpm. Redline-nya juga terasa lebih panjang karena ada perubahan pada mapping ECU," ujarnya.



Selain penyempurnaan perangkat elektronik, Honda juga melakukan optimalisasi pada beberapa komponen transmisi CVT. Salah satunya adalah perubahan desain roller yang berfungsi mengatur perpindahan rasio secara otomatis.


Menurut Teguh, desain roller baru memungkinkan pergerakan menjadi lebih cepat sehingga respons CVT saat berakselerasi ikut meningkat. Tak hanya itu, Honda juga menyempurnakan desain final gear atau gigi reduksi terakhir yang bertugas menyalurkan tenaga dari transmisi menuju roda belakang.


Kombinasi kedua komponen tersebut membuat karakter akselerasi New Vario Evo 160 terasa lebih halus sekaligus lebih sigap, terutama ketika kecepatan mulai meningkat dari putaran bawah menuju kecepatan menengah.



"Nanti kalau dicoba akan terasa. Dari rpm bawah sampai kecepatan sekitar 40 km/jam ke atas responsnya lebih terasa dibanding sebelumnya," kata Teguh.


Ia menambahkan, perubahan terbesar sebenarnya terletak pada karakter kurva tenaga mesin. Dengan torsi maksimum yang hadir lebih awal, rentang performa efektif atau power band menjadi lebih lebar sehingga motor terasa bertenaga pada berbagai putaran mesin, bukan hanya di rpm tinggi.


Riding test experience disediakan untuk media.
Riding test experience disediakan untuk media.

Pada kesempatan riding test experience yang disediakan untuk media, tester OTOPLUS-ONLINE sempat melakukan 3 kali run.


Dengkul tidak lagi mentok legshield.
Dengkul tidak lagi mentok legshield.

Pada run pertama untuk mengetahui riding position, tester OTOPLUS-ONLINE yang berpostur tinggi 170 cm mendapati cukup nyaman. Dengkul tidak lagi mentok legshield atau dek depan yang sebelumnya kerap terjadi pada Varion 160 lama.


Didapat informasi dari Andreas Gunawan selaku Technical Instructor MPM Honda Jatim bahwa legshield New Vario Evo 160 telah mengalami redesign.


Kemampuan akselerasi New Vario Evo 160 terasa kuat di putaran bawah.
Kemampuan akselerasi New Vario Evo 160 terasa kuat di putaran bawah.

Sementara pada run kedua untuk mengetahui kemampuan akselerasi, didapat hasil putaran bawah New Vario Evo 160 sangat cepat dan responsif sehingga sangat membantu ketika menyalip di lalu lintas yang ramai.


Karena keterbatasan panjang lintasan hanya didapat top speed 70-80 Km/jam.
Karena keterbatasan panjang lintasan hanya didapat top speed 70-80 Km/jam.

Dan pada run terakhir, tester OTOPLUS-ONLINE gunakan untuk mengetahui top speed. Sayang karena keterbatasan area test ride, belum didapat hasil yang diharapkan.


Andreas Gunawan selaku Technical Instructor MPM Honda Jatim.
Andreas Gunawan selaku Technical Instructor MPM Honda Jatim.

Sementara itu, pada sesi Bedah Teknologi yang juga termasuk dalam rangkaian acara Launching New Vario Evo 160, Andreas Gunawan selaku Technical Instructor MPM Honda Jatim mengatakan, teknologi pada mesin eSP+ (Enhanced Smart Power+) merupakan penyempurnaan dari mesin eSP (Enhanced Smart Power) sebelumnya.


Ia mengatakan, kalau sebelumnya ada 10 komponen pada mesin eSP terdiri dari: Transmission Case, ACG Starter, Roller Rocker Arm, Light Weight Piston, Compact Combustion Chamber, V Matic, Offset Cylinder & Spiny Sleeve, Built in Liquid Cooling System, Breather Structure, dan Higher Rigidity for Crankshaft, maka pada mesin eSP+ ditambahkan lagi beberapa komponen.


Komponen tersebut adalah: 4 Valve, Bore/Stroke, High Compression Ratio, High rigidity of the Crankshaft with roller bearing, Optimizing Air Flow,

Piston Oil Jet, dan Hydraulic Tensioner Lifter Stopper.


Teknologi mesin eSP+ berkontribusi besar dalam performa dan efisiensi.
Teknologi mesin eSP+ berkontribusi besar dalam performa dan efisiensi.

Penyempurnaan pada teknologi mesin eSP+ ini turut berkontribusi dalam menjaga proses pembakaran berlangsung efisien sehingga konsumsi BBM tetap irit mencapai 46,7 km/liter.


Selain itu dengan perbandingan kompresi cukup tinggi yakni 12,0 : 1, New Vario Evo 160 masih aman mengkonsumsi Pertalite (RON 90).


"Itu karena mesin eSP+ mempunyai fitur berupa piston oil jet yang berfungsi menyemprotkan oli pada belakang piston untuk mempercepat pendinginan piston sehingga mencegah terjadinya knocking atau ngelitik," jelas Andreas.


New Vario Evo 160 menyasar konsumen yang mencari skutik sporty untuk harian maupun kecepatan.
New Vario Evo 160 menyasar konsumen yang mencari skutik sporty untuk harian maupun kecepatan.

Dari sini bisa disimpulkan, peningkatan performa pada New Vario Evo 160 didapat dari penyempurnaan pengaturan elektronik (remapping ECU), serta optimalisasi beberapa komponen mekanis pada mesinĀ eSP+.


Penyempurnaan pada mapping ECU, roller CVT, dan final gear menghasilkan akselerasi yang lebih spontan, sementara teknologi mesin eSP+ tetap menjaga proses pembakaran berlangsung efisien sehingga konsumsi BBM tetap mencapai 46,7 km/liter.


Dengan kombinasi tersebut, New Vario Evo 160 tidak hanya menawarkan performa yang lebih kencang dan responsif, tetapi juga tetap mempertahankan salah satu keunggulan utama skutik Honda, yakni efisiensi bahan bakar untuk penggunaan harian.


Teks dan Foto: Indramawan

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page