• Editor

Buko Cakil 1440 H Dimeriahkan 1.000 Pengendara Motor Yogyakarta


Buko Cakil ke-3 kalinya ini melibatkan sekitar 1000 motor.

Buko Cakil, sebagai salah satu kegiatan sosial komunitas penggemar roda dua, dengan berbagai aliran motor di Yogyakarta, kembali digelar tahun ini. Bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1440 H.


Acara Buko Cakil yang diselenggarakan Kamis, 30 Mei 2019 ini diikuti sekitar 1.000 pengendara motor, yang notabene merupakan perwakilan dari 55 komunitas pecinta roda dua di Yogyakarta.

Buko Cakil sebagai wadah berbagai aliran roda dua di Yogyakarta.

Peserta Buko Cakil ini melakukan city riding, berkendara keliling kota, yang bertolak dari Jl. Ipda Tut Harsono, Timoho, menuju finish di Hotel Pesonna Tugu di Jl. Pangeran Diponegoro No.87, Yogyakarta.

Ngabuburit menikmati indahnya Kota Yogyakarta di sore hari menjelang berbuka puasa.

Dalam agenda Buko Cakil, para peserta melakukan 'Ngabuburit', jalan-jalan sambil menunggu waktu berbuka puasa, seraya membagikan sedekah takjil kepada masyarakat umum.


Pada kesempatan yang sama juga diserahkan donasi untuk penyandang disabilitas yang diwakili Sri Lestari, pegiat roda dua yang konsisten menebar inspirasi, dengan berkendara ke berbagai wilayah di Indonesia, memperjuangkan hak penyandang disabilitas.

Talkshow Sri Lestari, rider penyandang Disabilitas menghadiri perhelatan Buko Cakil 2019.

“Buko Cakil 2019 dihelat untuk ke-3 kalinya, sebagai ajang tahunan mempertemukan seluruh komunitas roda dua di Yogyakarta. Sebagai wujud semangat kebersamaan, serta mengajak masyarakat motoris peduli sesama,” ungkap Yayak, Queen Lekha Choppers, salah satu inisiator Buko Cakil.


Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan ruang 'guyub' penggemar roda dua Yogyakarta, dengan berbagai kegiatan positif seperti city riding, talkshow, sedekah takjil, pengajian dan donasi bagi yang membutuhkan.


Adapun prinsip yang selalu dinomorsatukan dalam Buko Cakil selama ini, yaitu selalu berkendara dengan sopan di jalan, tanpa harus arogan, dan tetap menghormati pengguna jalan lainnya.


Sekaligus berbudaya dalam perilaku berlalu lintas, serta menjunjung tinggi nilai kearifan lokal, dan menghargai budaya sosial bermasyarakat yang sangat erat dengan citra Yogyakarta.


Acara yang sepenuhnya diselenggarakan gabungan komunitas pengguna roda dua Yogyakarta ini turut didukung PT. Pegadaian (Persero), The Gade Coffee & Gold, Hotel Pesonna Tugu Yogyakarta, Astra Motor Yogyakarta dan Eiger Indonesia.


Naskah: Wave

Foto: Queen Lekha Choppers for OTOPLUS-ONLINE