top of page

Defender Vertex Resmi Hadir di Indonesia, Apa Istimewanya?

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 9 jam yang lalu
  • 3 menit membaca
Defender Vertex menjadi spesifikasi baru dalam keluarga Defender yang menawarkan karakter “tough luxury” dengan desain lebih tangguh dan premium.

Defender Vertex yang diperkenalkan pada 21 Agustus 2026 memadukan kemewahan dengan karakter tangguh, sekaligus mempertahankan kemampuan off-road sebagai identitas Defender.
Defender Vertex yang diperkenalkan pada 21 Agustus 2026 memadukan kemewahan dengan karakter tangguh, sekaligus mempertahankan kemampuan off-road sebagai identitas Defender.

OTOPLUS-ONLINE | Defender memperkenalkan Defender Vertex di Indonesia sebagai spesifikasi baru yang menawarkan interpretasi berbeda terhadap konsep “tough luxury”.


Diperkenalkan pada 21 Agustus 2026, Vertex memadukan kemewahan dengan karakter tangguh, sekaligus mempertahankan kemampuan off-road yang menjadi identitas Defender.


Dalam keterangannya, Mark Cameron, Defender Brand Director, mengatakan, pembaruan terbaru pada Defender menghadirkan penyegaran desain sekaligus memberikan lebih banyak pilihan personalisasi bagi pelanggan kami, tanpa mengorbankan ketangguhan maupun kemampuan off-road yang menjadi identitas Defender.


"Melalui Defender Vertex dan Extended Exterior Pack, kami memperkenalkan karakter baru yang semakin memperluas daya tarik Defender, baik bagi pelanggan setia maupun konsumen baru," ujarnya.


Lantas, apa sebenarnya Defender Vertex?


Land Rover membagi keluarga Defender berdasarkan karakter masing-masing.


Defender OCTA
Defender OCTA

Defender OCTA diposisikan untuk petualangan ekstrem sebagai Defender paling bertenaga yang pernah dibuat. Sementara Defender 130 menawarkan ruang untuk berbagi petualangan.


Beralih ke Defender 110, model ini hadir dengan kemampuan membawa lebih banyak perlengkapan untuk menjelajah berbagai medan, sementara Defender 90 merepresentasikan wujud Defender dalam bentuknya yang paling murni.


Jadi perlu diketahui, Vertex hadir bukan sebagai model Defender yang berdiri sendiri. Bukan pula pengganti Defender X.


Dari atas: Defender Vertex 90, Defender Vertex 110, dan Defender Vertex 130.
Dari atas: Defender Vertex 90, Defender Vertex 110, dan Defender Vertex 130.

Vertex merupakan spesifikasi baru yang melengkapi jajaran Defender, tersedia untuk tiga model bodi, yakni Defender 90, Defender 110 dan Defender 130.


Jika angka 90, 110 dan 130 menunjukkan model bodi Defender, Vertex lebih menggambarkan karakter dan spesifikasi khusus yang diberikan pada kendaraan. Land Rover menempatkannya sebagai alternatif di jajaran atas Defender, berdampingan dengan Defender X.


Perbedaan Vertex dan X terutama terlihat dari pendekatan desain dan karakter visual, bukan sebagai Defender dengan performa lebih tinggi.


Vertex mengusung konsep tough luxury.
Vertex mengusung konsep tough luxury.

Vertex mengusung konsep tough luxury dengan tampilan lebih rugged, berotot dan ekspresif. Karakter ini terlihat melalui bumper depan dan belakang baru, grille berukuran lebih besar serta desain fog lamp dengan sentuhan Shadow Atlas Matte.



Identitas Vertex diperkuat spoiler belakang Gloss Black, kaliper rem depan berwarna kuning dan recovery eyes belakang dengan warna senada. Lower body cladding sewarna bodi juga memberikan kesan proporsi kendaraan lebih rendah dan memanjang.


Untuk kaki-kaki, Vertex menggunakan velg standar 22 inci Diamond Turned dengan finishing Satin Dark Grey dan aksen Carpathian Grey. Alternatifnya tersedia velg 22 inci Gloss Black dan 20 inci Satin Dark Grey.


Di kabin, Vertex menawarkan pilihan material Windsor Leather, Forged Textile dan Ultrafabrics. Fitur Three-Zone Climate Control, Cabin Air Purification Plus, Air Quality Sensor dan soket listrik menjadi perlengkapan standar Defender 90 dan 110, sedangkan Defender 130 mendapatkan Four-Zone Climate Control.


Bagian dari Penyegaran Defender


Defender X-Dynamic SE
Defender X-Dynamic SE

Kehadiran Vertex di Indonesia menjadi bagian dari penyegaran keluarga Defender. Selain Vertex, tersedia Extended Exterior Pack untuk Defender X-Dynamic SE, X-Dynamic HSE dan V8.



Defender juga memperbarui Trophy Edition dengan pilihan warna Santorini Black, menghadirkan warna eksterior Namib Orange, menawarkan Gloss Protective Film dengan teknologi self-healing, serta konfigurasi enam tempat duduk 2+2+2 pada Defender 110.



Pilihan aksesori untuk aktivitas petualangan juga diperluas, termasuk Expedition Roof Light, Tail Door Gear Carrier dan Tail Door Spoiler.


Dengan demikian, Vertex bukan sekadar paket kosmetik baru. Spesifikasi ini memberikan alternatif karakter bagi konsumen Defender yang menginginkan perpaduan kemewahan dengan tampilan lebih berani, tangguh dan berotot.


Jika X merepresentasikan sisi premium Defender, Vertex membawa interpretasi “tough luxury” yang lebih ekspresif tanpa meninggalkan kemampuan Defender menghadapi berbagai medan.


Berapa Harga Defender Vertex?



Land Rover Indonesia telah memasukkan Defender Vertex ke dalam jajaran model 27MY di situs resminya. Namun, hingga artikel ini ditulis, harga resmi Vertex untuk pasar Indonesia belum dicantumkan dan konsumen masih diarahkan ke opsi Keep Me Informed.


Sebagai gambaran, harga resmi di Inggris menunjukkan Defender 90 Vertex mulai £92.635, Defender 110 Vertex £98.270, sedangkan Defender 130 Vertex £104.440.


Dengan asumsi kurs sekitar £1 = Rp24.137, nilainya setara masing-masing sekitar Rp2,24 miliar, Rp2,37 miliar dan Rp2,52 miliar.


Angka tersebut merupakan konversi langsung dan bukan indikasi harga jual Indonesia, karena belum memperhitungkan pajak, bea masuk, biaya distribusi maupun penyesuaian spesifikasi pasar lokal.


Teks: Indramawan

Foto: Land Rover Indonesia



SEO Title: Defender Vertex Resmi Hadir di Indonesia, Apa Itu Vertex?


Meta Description: Defender Vertex resmi diperkenalkan di Indonesia sebagai spesifikasi baru yang menggabungkan kemewahan dan ketangguhan pada Defender 90, 110 dan 130.


Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page