• Editor

Driving Impression BMW X5 xDRIVE40i xLINE (Bagian 1): The Intimidating Boss


  • The All New BMW X5 dengan kode bodi G05.

Inilah generasi ke-4 dari keluarga BMW X5, julukannya The Boss. X5 generasi pertama (E53) diperkenalkan tahun 1999, produksinya digantikan generasi kedua (E70) pada tahun 2006 dan diteruskan generasi ketiga (F15) di 2013.  


The All New BMW X5 berkode bodi G05 ini dirakit secara Completely Knock Down di BMW Production Network 2, Gaya Motor, Sunter dan dipasarkan dengan harga Rp 1,49 Milyar (off the road).

  • Lubang pengisian bahan bakar mengadopsi part yang sama dengan milik varian xDRIVE45e bermesin plug-in hybrid, di xDRIVE45e. Tampak dari desain lubang di sisi kiri digunakan sebagai battery recharge plug,

Saat ini BMW Indonesia hanya melansir satu varian saja yakni xDRIVE40i xLINE untuk pasar Tanah Air. Di pasar global BMW memiliki 3 line up X5 G05 lain yaitu xDRIVE 30d (diesel), xDRIVE50i (bensin V8) dan varian bermesin plug in hybrid xDRIVE45e.


Eksterior Intimidatif

  • Moncong depan dengan dominasi gril one piece double kidney khas BMW berukuran masif.

The All New BMW X5 mengusung bahasa desain terbaru BMW dengan gril double kidney khas BMW yang berukuran raksasa yang mendominasi apron depan. Dipadu dengan dimensinya yang besar, sosok X5 jadi terlihat intimidatif di jalanan, membuat mobil di sekitarnya terlihat kerdil.


Gril one-piece berbentuk hexagonal tersebut tak hanya sebagai identitas generasi BMW terbaru tapi juga berfungsi untuk mengoptimalkan segi aerodinamika lantaran dilengkapi dengan bilah-bilah vertikal adaptif yang oleh BMW dinamakan Air Curtain.


Bilah ini dapat bergerak menutup dan membuka menyesuaikan kebutuhan mesin. Ketika mesin membutuhkan pasokan udara lebih, bilah akan membuka ada saat sirkulasi udara belum diperlukan, bilah akan menutup sekaligus meningkatkan aspek aerodinamika.

  • X5 dengan headlight berteknologi Adaptive LED, Laserlight dan Selective Beam.

Gril raksasa tersebut diapit sepasang headlight berteknologi Adaptive LED dengan BMW Laserlight yang memiliki fitur Selective Beam. Dengan fitur Adaptive LED, intensitas cahaya akan berubah menyesuaikan kegelapan.

  • Intensitas cahayanya dapat berubah menyesuaikan tingkat kegelapan, teknologi Laserlight akan membantu jangkauan pencahayaan hingga 600 meter.

Kemampuannya disempurnakan dengan teknologi BMW Laserlight yang akan menambah jangkauan pencahayaan hingga 600 meter. Laserlight baru akan menyala saat melaju dengan kecepatan lebih dari 140 km/jam. Sementara fitur Selective Beam akan mengubah sudut pencahayaan agar tidak menyilaukan pengemudi dari arah berlawanan.

  • Varian xLINE dibubuhi lapisan alumunium satinated, nampak pada area Air Breather dan running board. Sementara bingkai jendela samping dilapis pearl chrome.

Pada bagian samping, lekuk fender besar berpadu garis bahu yang kokoh plus roof rails alumunium satinised look jadi ciri DNA SUV khas X Series. Aksen Air Breather di fender depan memberi aksen sporty dan jenjang. Adanya running board di setiap sisi membantu memberikan pijakan bagi penumpang untuk masuk ke kabinnya meski penampangnya tidak terlalu lebar. Tapi karena belum terbiasa, beberapa kali OTOPLUS-ONLINE justru terantuk baik saat turun atau naik.

  • Body cladding yang menyatu dengan diffuser dan exhaust port alias lubang knalpot.

Buritannya diimbuhi body cladding yang menyatu dengan diffuser dan exhaust port. Kombinasi itu menghadirkan aura SUV kekar yang sporty.

  • Pintu bagasi terbagi menjadi dua bagian, seluruh kabin dilapis material karpet lembut tak terkecuali bagasi.

Kami suka desain pintu belakang yang terbagi menjadi dua bagian. Tak perlu membuka kedua bagian pintu jika hanya akan meletakkan belanjaan atau tas berukuran kecil. Cukup buka pintu bagasi sisi atas saja.

  • Lampu belakang LED bar 3 dimensi.

  • Pelek alloy berukuran 18 x 8,5 inci dibalut ban Bridgestone Alenza RFT (Run Flat Tyre) berukuran 255/55 R18.

Untuk memudahkan membuka atau menutup pintu bagasi BMW melengkapi dengan fitur Comfort access system. Hanya dengan mengayunkan kaki ke bawah bumper belakang dan kedua bagian pintu bagasi akan membuka.

  • Dari belakang The All New X5 terlihat tangguh & modern.

Pintu bagasi juga dapat dibuka lewat tombol yang ada di dasbor atau kunci. Canggihnya dengan sistem suspensi udara yang tersemat, ketinggian mobil dapat diturunkan hingga 40 mm sehingga akan memudahkan ketika ingin memasukkan barang ke ruang bagasi.  Untuk menurunkan ketinggian tekan tombol yang ada di tepi sisi kanan dari pintu bagian bawah.

Kabin Lega, Lembut & Mewah

  • Kesan mewah tak hanya terlihat dari desain tapi juga perpaduan dan kualitas material kabinnya.

Kesan mewah akan menyambut saat masuk ke kabin X5. Joknya berbalut material kulit Vernasca yang lembut. Untuk penumpang depan, BMW menanam jok model Sport Seat dengan electric adjuster plus memory. Kontur busanya tidak seempuk jok BMW 730Li M Sport namun tidak sekeras jok BMW 330i M Sport yang pernah kami coba.

  • Seluruh jok dibalut kulit Vernasca. Jok penumpang depan model Sport seat dengan electric adjuster dan memory seat.

Dibandingkan Peugeot 3008 SUV Allure Plus (https://www.otoplus-online.com/post/jajal-peugeot-3008-allure-plus-4-penuh-fitur-canggih), dasbor BMW harus diakui kalah futuristik. Namun dari terlihat kalau BMW mengedepankan aspek fungsional pada desain dasbor seperti terlihat dari masih adanya tombol fisikal seperti tombol untuk mengoperasikan sistem AC atau head unit juga penempatan klasterisasi instrument dan  tombol-tombol menurut fungsinya untuk memudahkan pengemudi mengoperasikannya (intuitif).

  • Panoramic glass roof.

Perpaduan material yang digunakan khususnya di area dasbor juga istimewa seperti lingkar setir berlapis kulit yang terasa pas saat digenggam dan tidak licin ketika dipegang. Memegangnya saja sudah membuat antusiasme mengemudi membuncah.

  • Ambient light punya 11 pilihan kombinasi warna menciptakan atmosfir spesifik sesuai  karakter dan mood pemilik.

Permukaan dasbornya berlapis kombinasi panel soft touch ber-stitching, panel kayu poplar grain berwarna anthracite-brown dengan permukan berpori yang dibiarkan sengaja terpapar, aksen alumunium satinised dan panel piano black. Tombol dan tuas kontrol yang tersebar di kabin bukanlah plastik seperti umumnya melainkan alumunium yang terasa solid saat disentuh/dipegang.

  • Welcome Light Carpet akan menyambut sebelum memasuki kabin X5.

Berkat dimensi permukaan jok yang lebar dan sudut sandaran yang ergonomis plus leg room yang lega, duduk di jok baris kedua tetap terasa nyaman meski tidak dapat disetel maju-mundur atau sudut rebah sandarannya. 

  • Kaca dengan spesifikasi accoustic glass, kaca mengapit rongga hampa udara, efektif membuat kabin lebih senyap.

Menunjang kenyamanan penumpang di baris kedua, disediakan sepasang monitor 8 inci, slot CD, USB dan HDMI juga control AC yang terpisah dari penumpang depan. Untuk menjaga privasi penumpang baris kedua, kaca mulai baris kedua dan belakang sudah menggunakan kaca tinted hitam, khusus di baris kedua diimbuhi tirai yang dioperasikan manual dengan menariknya ke atas.

  • Untuk kategori SUV, posisi duduk dan kenyamanan saat berada di jok belakang tergolong istimewa.

Melirik ke atas, kesan lega dan bebas langsung terasa ketika tirai panoramic glass roof yang memanjang dari baris pertama sampai baris kedua tersingkap.  Di area headline alias plafon BMW melapis permukaannya dengan material berona anthracite. Aura interior bisa disesuaikan dengan mood dan karakter pemilik berkat ambience light yang punya 11 pilihan kombinasi warna. Cool!

  • Sandaran jok belakang dapat direbahkan dengan menarik tuas di bagasi.

Sentuhan brilian juga banyak dijumpai di area bagasi. Dimulai dari membuka pintu bagasi yang menganut model split gate dimana pintu bagasi terpisah menjadi dua bagian. Memaksimalkan fungsi bagasi, BMW menanam beberapa hook sebagai pengait barang belanjaan atau pengikat barang bawaan. Di balik lantai bagasi tersedia kompartemen untuk menyimpan barang, toolkit bahkan parcel shelf. Lantai bagasi mudah dibuka karena dibekali penyangga gas. Sangat fungsional.

  • Tercipta ruang bagasi selega.

  • Di versi 7-seater (tidak dihadirkan di Indonesia), kompartemen penyimpanan ini merupakan. ruang untuk jok belakang saat tidak digunakan.

  • Bagasinya dibekali electric rolling cover agar tidak terekspos dari luar.

  • Cup holder di konsol depan, dibekali pendingin dan pemanas, jempol.

  • Ruang penyimpanan dengan slot USB di bawah arm rest depan, bisa digunakan untuk mengisi daya ulang baterei tablet.

  • Arm rest belakang sekaligus sebagai tempat penyimpanan rahasia dan foldable cup holder.

OTOPLUS-ONLINE tak mendapati material plastik murah di kabinnya. Panel plastik tipis scratchy umumnya jamak dipakai pada bagian panel bawah doortrim atau dinding bagasi. Di X5, panel-panel interior  berlapis panel soft touch dan karpet beludru lembut seperti di bagian bawah center console. Apa saja teknologi dan bagaimana impresi The Boss? Nantikan kelanjutan artikelnya di bagian kedua.


Teks & foto : Nugroho Sakri Yunarto

S U B S C R I B E

© 2019 - 2020 otoplus-online