Founder NMAA Indonesia Ungkap Alasan Kenapa iCAR V23 Mudah Dimodifikasi Plug and Play
- Editor

- 20 jam yang lalu
- 3 menit membaca
Dengan filosofi Space Magician dan >20 titik modular, SUV listrik iCAR V23 siap dimodifikasi plug and play, aman, dan fungsional.

OTOPLUS ONLINE I Hasil kolaborasi iCAR Indonesia bersama National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Indonesia di IIMS 2026 mengungkap hal menarik.
Pada kolaborasi ini, NMAA dipercaya untuk memodifikasi mobil listrik terbaru iCAR V23 dengan konsep plug-and-play. Dan hasilnya, iCAR V23 sangat mudah dimodifikasi tanpa harus melakukan perombakan apapun. Semuanya tinggal pasang sebagaimana konsep plug and play. Pengunjung IIMS 2026 dapat melihat langsung iCAR V23 hasil kolaborasi ini di Booth iCAR, Hall C3.

Andre Mulyadi, selaku Founder NMAA Indonesia dan Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI Pusat mengungkap, ada lebih dari 20 titik modular yang memungkinkan pengguna melakukan personalisasi atau modifikasi tanpa mengubah struktur utama kendaraan.
iCAR Indonesia menampilkan sejumlah unit V23 OG dan Pro Edition hasil kolaborasi bersama National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Indonesia.
Pada kesempatan ini, Andre Mulyadi, selaku Founder NMAA dan Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik IMI Pusat mengungkap, iCAR V23 dari awal produksinya di pabrik, telah dirancang dengan platform yang memudahkan modifikasi.
Menurutnya, ada lebih dari 20 titik modular yang memungkinkan pengguna melakukan personalisasi atau modifikasi tanpa mengubah struktur utama kendaraan.
Pendekatan ini menjadi pembeda, terutama di segmen kendaraan listrik yang umumnya memiliki keterbatasan dalam modifikasi akibat integrasi struktur dan sistem baterai.
Apalagi konsep modifikasi yang diusung iCAR V23 OG adalah plug-and-play.
Artinya, berbagai komponen aftermarket dapat dipasang melalui titik modular yang sudah disediakan pabrikan, tanpa perlu pemotongan rangka, pengelasan ulang, atau modifikasi struktural yang berisiko terhadap keamanan dan garansi kendaraan.
Dari sisi brand, filosofi tersebut selaras dengan positioning global iCAR yang menempatkan V23 sebagai kendaraan yang dapat ādibentukā sesuai karakter penggunanya.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa fleksibilitas bukan sekadar aksesori tambahan, melainkan bagian dari strategi desain produk yang menganut filosofi Space Magician.
Hal ini sebagaimana diungkap Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia.
āSejak awal, iCAR V23 dikembangkan sebagai kendaraan yang memberikan kebebasan berekspresi bagi penggunanya. Melalui kolaborasi dengan NMAA, kami ingin menunjukkan bahwa V23 sangat terbuka untuk personalisasi, sekaligus tetap mengedepankan kemudahan, keamanan, dan fungsionalitas lewat konsep plug-and-play,ā ujar Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia.
Modifikasi plug and play pada iCAR V23 OG meliputi pemasangan roof box berkapasitas 360 liter, velg 17x7 ET35, ban A/T G015 ukuran 245/65 R17, serta special design decals.
Tampak pada iCAR V23 OG. Unit tersebut dibekali roof box berkapasitas 360 liter, velg 17x7 ET35, ban A/T G015 ukuran 245/65 R17, serta special design decals yang memperkuat karakter visualnya.
Seluruh komponen dirancang agar mudah diaplikasikan dan tetap selaras dengan desain V23, tanpa mengubah struktur utama kendaraan, sehingga tetap fungsional, aman, dan relevan untuk kebutuhan harian maupun gaya hidup petualang, sebagaimana konsep modifikasi yang diusung.
Andre Mulyadi menambahkan, āRancang bangun V23 membuka ruang kreativitas luas bagi modifikator lokal. Ini membuktikan bahwa EV juga bisa menjadi kanvas ekspresi yang aman dan fungsional bagi industri kreatif otomotif di Indonesia.ā
Selain dirancang sebagai platform ramah modifikasi dengan lebih dari 20 titik modular, unit V23 OG dan Pro Edition menegaskan fleksibilitas V23 untuk berbagai gaya hidup, dari petualang hingga urban premium.
Teks: Indramawan
Foto: iCAR Indonesia








Komentar