Gaspol ke Dunia Kerja! Yamaha STSJ Dorong Pengembangan Talenta Digital SMK di Lomba Kompetensi Siswa Jatim 2026
- Editor

- 12 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Yamaha STSJ terlibat aktif dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen XXXIV Provinsi Jawa Timur 2026 yang digelar di Surabaya pada 9 April 2026.

OTOPLUS ONLINE I PT Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan talenta muda dengan terlibat aktif dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen XXXIV Provinsi Jawa Timur 2026 yang digelar di Surabaya pada 9 April 2026.
Ajang ini merupakan kompetisi berjenjang bagi siswa SMK, mulai dari tingkat daerah hingga nasional, bahkan menjadi pintu menuju kompetisi global seperti WorldSkills.
Tahun ini, LKS Jawa Timur menghadirkan 47 cabang lomba, salah satunya Digital Marketing yang diikuti oleh 63 siswa dari 63 SMK perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Timur. Yamaha STSJ sendiri telah dua tahun berturut-turut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari kontribusinya terhadap penguatan pendidikan vokasi.

Kompetisi Digital Marketing dirancang menyerupai praktik di industri. Pada hari pertama, peserta menghadapi sesi roleplay dengan 24 skenario berbeda, di mana juri berperan sebagai pelanggan. Sesi ini menguji kemampuan komunikasi, pelayanan, hingga pemecahan masalah.

Hari kedua berfokus pada produksi konten digital dan aktivitas livestream. Peserta diwajibkan membuat konten carousel hingga tujuh slide serta video berdurasi maksimal satu menit yang dinilai berdasarkan performa konten.
Selain itu, peserta juga menjalankan siaran langsung selama dua jam menggunakan akun baru yang dibangun dari awal. Penilaian mencakup keseluruhan proses, mulai dari pembuatan teaser, pelaksanaan live, hingga capaian penjualan, traffic, serta evaluasi berbasis data.




Deputy Director Sales & Marketing Yamaha STSJ, Rifany Widjaja, menyatakan bahwa keterlibatan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja digital.
Senada, perwakilan juri dari Komunitas Sales Indonesia, Achmad Madani, menekankan bahwa sistem penilaian telah mengacu pada standar industri, menuntut peserta mampu berpikir strategis dan berbasis data.
Melalui dukungan berkelanjutan ini, Yamaha STSJ berharap dapat melahirkan talenta digital yang kompeten dan siap bersaing di tingkat lebih luas.
Teks: Indramawan
Foto: Yamaha STSJ




Komentar