Haka Auto Resmikan Denza Haka Bukit Darmo dan Perluas Jaringan BYD dan Denza di Jawa Timur
- Editor

- 37 menit yang lalu
- 3 menit membaca
Haka Auto resmikan Denza Haka Bukit Darmo sekaligus empat dealer BYD di Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi untuk perluas akses kendaraan elektrifikasi di Jawa Timur.

OTOPLUS-ONLINE | PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mempercepat ekspansi bisnis kendaraan elektrifikasi di Jawa Timur dengan meresmikan Denza Haka Bukit Darmo di Surabaya sekaligus empat dealer BYD baru, masing-masing BYD Haka Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi (26/8/2026).
Peresmian Denza Haka Bukit Darmo yang berada di Jalan Bukit Darmo Golf E 94ā96, Surabaya ini menjadi bagian dari strategi Haka Auto memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi, sekaligus layanan purnajual, fasilitas pengisian daya, suku cadang dan berbagai kebutuhan kepemilikan kendaraan listrik.
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, mengatakan perluasan jaringan tersebut tidak sekadar menambah jumlah outlet, tetapi merupakan langkah membangun ekosistem mobilitas elektrifikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, potensi pasar Jawa Timur tidak hanya berada di Surabaya.
Pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan mobilitas di berbagai daerah turut mendorong meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik. Karena itu, Haka Auto berupaya menghadirkan jaringan penjualan dan layanan hingga ke kota-kota strategis di Jawa Timur.
Perkuat Segmen Premium Lewat Denza

Denza Haka Bukit Darmo sekaligus memperkuat penetrasi Haka Auto di segmen kendaraan elektrifikasi premium.
Salah satu produk andalannya adalah Denza D9, MPV premium yang menawarkan perpaduan kemewahan, kenyamanan, ruang kabin luas, performa elektrifikasi dan teknologi pintar.
Kehadiran outlet Denza di Surabaya diharapkan memberikan alternatif baru bagi konsumen Jawa Timur yang menginginkan kendaraan premium dengan teknologi elektrifikasi.
Di sisi lain, empat dealer BYD baru memperluas jangkauan produk BYD di berbagai segmen.
Lineup BYD Semakin Beragam
Haka Auto melihat kelengkapan produk menjadi salah satu faktor penting dalam menjangkau konsumen dengan kebutuhan berbeda.
Di kelas SUV listrik, BYD Sealion 7 mengandalkan desain coupe-SUV, teknologi Blade Battery, pengisian cepat DC hingga 150 kW dan teknologi Cell-to-Body (CTB) yang mengintegrasikan baterai dengan struktur bodi.
Sementara BYD Atto 3 tetap menjadi pilihan di segmen SUV listrik, sedangkan BYD M6 EV menyasar kebutuhan keluarga melalui kabin luas dan karakter mobil listrik yang praktis.
Untuk konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau, BYD Atto 1 menunjukkan penerimaan pasar yang kuat.
Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, model ini mencatat distribusi 4.233 unit pada Juli 2026, menjadi mobil listrik dengan distribusi tertinggi pada bulan tersebut sekaligus menempati peringkat kedua dari seluruh model kendaraan yang didistribusikan secara nasional.
Selain kendaraan listrik murni, BYD M6 DM menawarkan teknologi plug-in hybrid yang menggabungkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik dengan fleksibilitas mesin pembakaran internal.
Model ini mencatat distribusi 1.437 unit pada Juli 2026 berdasarkan data GAIKINDO.
Hariyadi menilai keberagaman produk BYD dan Denza membuat konsumen dapat memilih kendaraan berdasarkan kebutuhan, mulai dari Atto 1 yang lebih terjangkau, SUV Atto 3 dan Sealion 7, M6 EV untuk keluarga, M6 DM dengan fleksibilitas plug-in hybrid, hingga Denza D9 di kelas premium.
Jaringan Diperluas, Edukasi Elektrifikasi Diperkuat

Operation Central Area General Manager Haka Auto, Chitra Ortho Prayundityo (Ndandit), mengatakan perkembangan permintaan di jaringan Denza Haka dan BYD Haka menunjukkan konsumen Jawa Timur semakin memahami keunggulan kendaraan elektrifikasi.
Menurutnya, kebutuhan konsumen sangat beragam, mulai dari kendaraan kompak, mobil keluarga, SUV berperforma tinggi hingga kendaraan premium.
Kelengkapan produk BYD dan Denza dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut.
Dengan tambahan lima jaringan baru, Haka Auto tidak hanya menargetkan pertumbuhan penjualan, tetapi juga ingin memperluas edukasi mengenai kendaraan listrik dan elektrifikasi.
Konsumen diharapkan semakin mudah mendapatkan informasi, melakukan test drive, membeli kendaraan, memperoleh layanan purnajual, perawatan, suku cadang hingga akses pengisian daya.
Haka Auto saat ini mengoperasikan empat outlet Denza dan 20 outlet BYD di berbagai kota di Indonesia. Perusahaan juga menyiapkan sejumlah jaringan baru yang akan diperkenalkan pada semester kedua 2026, termasuk di Bandung, Cikampek, Yogyakarta, Tegal, Pati, Surabaya, Makassar, Palopo dan Samarinda.
Ekspansi tersebut menegaskan ambisi Haka Auto untuk menjadikan jaringan dealer bukan sekadar pusat penjualan, tetapi bagian dari ekosistem mobilitas elektrifikasi yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
āPertumbuhan Haka Auto tidak hanya diukur dari jumlah dealer, tetapi dari kontribusinya dalam membuat kendaraan elektrifikasi semakin mudah diakses, dipahami dan digunakan masyarakat,ā ujar Ndandit.
Teks: Indramawan
Foto: Indramawan, Istimewa




Komentar