• Editor

Hino Rilis Medium Duty Truck Ranger FLX 260 JW (8×2) Bebas ODOL

“Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) ini merupakan bentuk dukungan Hino kepada Pemerintah, dalam program zero ODOL (Over Dimension Over Loading)..." (Santiko Wardoyo, COO - Director HMSI).

Jajaran direksi HMSI foto bersama Medium Duty Truck Hino Ranger FLX 260 JW (8×2)


OTOPLUS-ONLINE I Sebagai salah satu wujud kepedulian Hino terhadap permasalahan regulasi Over Dimension Over Loading (ODOL) yang terus menjadi sorotan berbagai pihak, terutama Pemerintah, maka PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan produk terbaru satu unit Medium Duty Truck (MDT), Hino Ranger FLX 260 JW (8×2). Bertempat di Hino Total Support Centre, Jatake, Tangerang, Selasa (6/4).


“Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) ini merupakan bentuk dukungan Hino kepada Pemerintah, dalam program zero ODOL. Karena truk ini memiliki pembagian beban merata, ke seluruh sumbu roda yang ada. Sehingga mengurangi berat hanya pada satu titik tumpuan tertentu ke jalan,” ungkap Santiko Wardoyo, COO - Director HMSI.

Medium Duty Truck Hino Ranger FLX 260 JW (8×2)


Secara dimensi, Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) memiliki bodi ekstra panjang hingga 9.7 meter. Yaitu memiliki panjang 11.950 mm, dengan wheelbase 1.850 + 3.880 + 1.350 milimeter, dan GVW 32 ton.


Sehingga mampu membawa muatan yang maksimal secara lebih stabil, dan kuat. Karena pendistribusian beban lebih merata. Selain itu, dengan memiliki 4 (empat) sumbu roda, truk ini merupakan solusi bagi pebisnis untuk memaksimalkan keuntungan namun tetap sesuai dengan regulasi ODOL.


Santiko menambahkan, Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) ditujukan untuk pasar logistik atau kargo, karena dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional dengan kapasitas volume dan muatan lebih besar. Sehingga pengiriman barang dapat dimaksimalkan dengan sekali pengiriman.


Truk Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) juga dilengkapi Full Air Brake System agar kendaraan dapat mengerem dengan maksimal. Lalu Rear Camera untuk membantu pengemudi melihat kondisi di bagian belakang kendaraan, sehingga lebih aman ketika akan parkir atau mundur. Serta Side Under Mirror untuk membantu melihat di bagian yang tidak terjangkau, atau blind spot.

Mohammad Rosyid, Product Planning Division HMSI menjelaskan kelebihan Hino Ranger FLX 260 JW (8x2), di antaranya wheelbase lebih panjang sehingga bebas ODOL (atas), kaca tengah merupakan Rear Camera, dan kursi pengemudi memiliki air suspensi (bawah)


Menariknya lagi, seperti dijelaskan Mohammad Rosyid, Product Planning Division HMSI, bagi pengemudinya, untuk mengurangi kelelahan ketika berkendara, Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) telah dilengkapi Seat Air Suspension. Dimana kursi pengemudi dengan suspensi udara, yang meningkatkan kenyamanan bagi pengendaranya.


Fitur Hino Connect

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia fokus dalam pembangunan infrastruktur. Sejumlah ruas jalan tol di tanah air yang mencapai ribuan kilometer, saat ini sudah beroperasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Sehingga sangat mendukung efisiensi logistik.


Untuk itu, Hino meluncurkan MDT Hino Ranger FLX 260 JW (8x2) untuk mendukung ekosistem logistik barang yang sedang dikembangkan, agar berjalan dengan lancar. MDT terbaru Hino ini turut juga dilengkapi fitur Hino Connect, yakni Telematics System, untuk membantu kinerja operasional bisnis pelanggan. Mulai dari melihat lokasi kendaraan melalui GPS, catatan kendaraan ketika beroperasi, serta service reminder dan vehicle rule.


“Efisiensi logistik dan ekosistem yang terintegrasi sangat dibutuhkan, untuk Indonesia dapat terus bersaing dengan negara lain. Sebagai market leader MDT di Indonesia, Hino turut membantu memperlancar arus logistik, dengan produk yang terbaik, atau biasa kami sebut best fit product,” ucap Masato Uchida, President Director HMSI.


Santiko kembali mengatakan, Hino memasang harga retail hanya sasis Rp930 Juta off the road untuk Hino Ranger FLX 260 JW (8x2). “Target kami 100 unit terjual sampai akhir tahun 2021. Sementara fitur Hino Connect, awal bebas berlangganan selama 5 tahun. Dimulai dari tahun 2020. Setelah itu masing-masing pelanggan bayar biaya berlangganan,” terangnya.


Sebanyak 4.734 pelanggan Hino sudah menggunakan fitur Hino Connect. Untuk truk Hino VIN 2020 sebanyak 98% telah menggunakan Hino Connect. “Kebanyakan armada dari pemerintahan tidak menggunakan Hino Connect. Ada juga beberapa perusahaan, armadanya tidak menggunakan Hino Connect. Karena mereka sudah punya provider sendiri,” pungkas Santiko.


Teks: Setiawan AS

Foto: HMSI