Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 Sukses Wadahi Keinginan Para Pecinta Drag Bike: Terima Kasih Pak!

Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026. Digelar di Jalan Sikatan, tepat di depan Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (24/10/2026) malam.

OTOPLUS-ONLINE I Keinginan para pecinta drag bike untuk merasakan balapan di jalan raya tengah kota (street race) akhirnya mendapat wadah melalui Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026. Digelar di Jalan Sikatan, tepat di depan Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (24/10/2026) malam, event ini menjadi upaya kepolisian mengakomodasi minat komunitas sekaligus menekan balap liar di Kota Pahlawan.
Dalam sambutan yang disampaikan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto menyampaikan pesan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan yang berhalangan hadir bahwa pihak Kepolisian berkomitmen untuk menyediakan ruang bagi anak muda yang memiliki hobi dan passion di dunia balap.

“Kita kasih ruang pada malam hari ini, dengan harapan tentunya tidak ada lagi balapan liar yang dilaksanakan di wilayah Kota Surabaya,” ujar Wakapolrestabes, menyampaikan pesan Kapolrestabes yang berhalangan hadir.
Ia juga mengingatkan bahwa jalan raya harus tetap menjadi ruang yang aman bagi semua pengguna jalan. Karena itu, penyelenggaraan balap terorganisasi harus mengutamakan keselamatan, ketertiban, dan pengamanan.




Kepolisian berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pembalap untuk menyalurkan hobi, tetapi juga membuka kesempatan bagi lahirnya bibit-bibit unggul di bidang balap motor. Acara turut diramaikan kontes motor, komunitas otomotif, dan hiburan musik DJ Performance.
Komitmen tersebut mendapat respons positif dari Maulana dari AE Indonesia selaku race organizer. Menurutnya, penyelenggaraan event di depan Mapolrestabes Surabaya merupakan bentuk keseriusan Kapolrestabes dalam memenuhi keinginan komunitas yang menginginkan balapan di jalan raya.

“Alhamdulillah meriah. Ini gagasan Pak Kapolrestabes Surabaya untuk memberi wadah teman-teman komunitas dan mereka yang senang drag bike,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di Jalan Sikatan berangkat dari keinginan peserta. Pengalaman penyelenggaraan kegiatan sebelumnya di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) dinilai belum seramai yang diharapkan komunitas.
“Ini sebagai bentuk janji beliau kepada anak-anak yang suka drag. Harapannya, ke depan sudah tidak ada lagi balap liar atau setidaknya berkurang,” katanya.
700 Starter, 25 Kelas Balap

Menurut estimasi Maulana, event perdana Kapolrestabes Surabaya Cup di lokasi tersebut diikuti sekitar 700 starter, dengan kurang lebih 300 pembalap yang terlibat. Perlombaan terbagi dalam sekitar 25 kelas, termasuk tiga kelas ekshibisi. Jumlah penonton diperkirakan mencapai 2.000 orang, sementara akses menonton dibuka gratis.

Selain drag bike, acara juga menghadirkan kontes modifikasi dan meet-up komunitas yang diikuti sekitar 100 peserta terdaftar.
Kelas motor standar dan touring style mendapat perhatian khusus. Pada kategori tersebut, penyelenggara menekankan kelengkapan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan, termasuk kewajiban memasang spion serta larangan penggunaan knalpot brong.




Komunitas motor listrik juga mendapat kesempatan tampil melalui kelas ekshibisi. Maulana menyebut kategori ini belum dimasukkan dalam kejuaraan resmi karena regulasi dan standardisasi spesifikasi motor listrik masih perlu dikaji.
“Kalau tren positif, mungkin ke depan kita akan serius menggodok regulasi motor listrik,” jelasnya.
Kondisi Lintasan Masih Jadi Catatan

Di balik antusiasme peserta dan penonton, kondisi aspal lintasan menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Maulana mengakui Jalan Sikatan merupakan jalan umum, bukan sirkuit yang dirancang khusus untuk balap.
Menurutnya, tim telah melakukan perbaikan selama sekitar satu minggu, termasuk mendatangkan delapan truk material aspal untuk membenahi sejumlah titik sebelum lomba berlangsung.
“Kalau bicara layak untuk sirkuit pada umumnya, kayaknya memang belum, karena ini jakan umum, bukan sirkuit,” ungkapnya.
Ia berharap upaya perbaikan dapat berlanjut melalui koordinasi dengan pemerintah kota dan dinas terkait.
Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 pun membawa harapan baru bagi komunitas drag bike Surabaya. Antusiasme yang terlihat menjadi modal untuk penyelenggaraan berikutnya, sementara peningkatan kualitas lintasan dan konsistensi aspek keselamatan tetap menjadi hal penting agar ruang balap yang disediakan benar-benar dapat dimanfaatkan secara aman dan berkelanjutan.
Teks dan Foto: Indramawan



