• Editor

Ini Komentar Konsumen di Sidoarjo Setelah Jajal All New Honda PCX 160

MPM Honda Jatim gelar All New Honda PCX Riding Experience di 6 kota di Jawa Timur selama periode Maret 2021.

OTOPLUS-ONLINE I Untuk memperkenalkan lebih dekat All New Honda PCX 160 sebagai pengganti PCX 150 yang stop produksi atau diskontinyu dari pasaran, maka PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) selaku distributor sepeda motor Honda untuk wilayah Jatim dan NTT menggelar All New Honda PCX Riding Experience di 6 Kota di Jawa Timur.

Pada kegiatan ini, konsumen berkesempatan melakukan test ride untuk mengetahui seperti apa generasi terbaru big scooter gacoan Honda yang mengusung perubahan menyeluruh pada mesin, rangka, dengan segala fitur yang melengkapinya ini.

"Setelah Surabaya dan Malang, kini kami hadirkan model terbaru skutik premium All New Honda PCX untuk konsumen setia Honda yang menyenangi sensasi berkendara nyaman dengan teknologi tinggi di kota-kota lainnya di Jatim," kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim mengomentari kegiatan yang diadakan setiap minggu pada periode Maret 2021 ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah dan Satgas COVID-19.

Selain itu ada penawaran spesial untuk pembelian Honda PCX, hemat hingga Rp4,5 juta pada program Besar Motornya, Besar Untungnya selama periode 4 - 31 Maret 2021, berlaku di wilayah Banyuwangi, Jember , Situbondo, dan Bondowoso.

Nah pada kegiatan PCX Riding Experience yang digelar di Dorkas Cafe, Sidoarjo (13/03) kemarin, OTOPLUS-ONLINE tertarik untuk mengetahui, seperti apa komentar konsumen setelah menjajal PCX 160 ini.

Muhammad Khairul Azkahfi (Pandaan)

Apa latar belakang Anda ikut PCX Riding Experience ini?

Kebetulan saya lagi ke Surabaya, terus ada pesan WA dari komunitas Honda PCX Chapter Indonesia (HPCI) Sidoarjo, kalau sekarang ada test ride PCX 160 untuk konsumen. Saya jadi pengin coba karena kebetulan saya pakai PCX 150 yang lama.


Apa yang Anda rasakan setelah mencobanya?

Setelah saya coba, tarikannya memang beda.


Bagaimana dengan riding position?

Riding position hampir sama dengan PCX 150 yang lama.


Bagaimana dengan handling?

Dengan postur tinggi badang saya yang 170 cm, handling terasa enak. Lebih gesit ketika saya coba putar balik terasa lebih ringan, lebih lincah. Posisi kaki juga enak.


Apa kekurangan dari PCX 160 menurut Anda?

Saya lebih suka dengan lampu depan PCX yang lama, kayak ada alisnya. Tapi dalam hal performa jelas lebih enak PCX160. Kalau PCX lama biasanya ada problem terasa deg deg deg... Tapi yang ini enggak terasa lagi.

Anissa Harvinia (25 tahun - Sidoarjo)

Apa latar belakang Anda ikut PCX Riding Experience ini?

Saya tertarik nyoba karena suka modelnya. Sebenarnya ini motor impian, dan kebetulan saya lagi cari motor yang gede... big scooter seperti ini karena selain lagi booming juga enak buat keluar boncangan sama suami dan anak.


Apa yang Anda rasakan ketika nyobain PCX 160 ini? Terasa berat?

Kalau aku tadi coba sendirian sih enggak terasa berat. Enak... Cuma masih bingung sama kunci otomatisnya.


Sebelumnya sudah pernah coba motor gede seperti ini?

Pernah. Kebetulan saya sering pinjam motor sejenis sama PCX ini tapi merek lain. Kebetulan temen-temen yang kerja di cafe-cafe di sini banyak yang punya.


Bagaimana Anda membandingkan kedua motor tersebut?

Rasanya lebih berat ketimbang PCX 160 ini. Mungkin karena bagian belakangnya gede, jadi terasa lebih berat. Apalagi kalau dipakai jalan pelan. Beloknya juga susah. Tapi tadi coba motor ini mau belok, ngebut rasanya kayak bawa motor biasa.


Kalau larinya bagaimana?

Saya lebih suka ini karena lebih enteng, halus, nggak terlalu berat. Buat orang biasa yang baru bisa nyetir juga oke nggak terlalu susah.


Kalau yang nggak disuka dari PCX 160 ini?

Naikannya enak tapi harganya juga 'enak'. Ha ha ha....

Muhammad. Daniel Ardianyah (21 Tahun - Sidoarjo)

Apa latar belakang Anda ikut PCX Riding Experience ini?

Saya sebenarnya sudah lama pengin beli PCX. Tapi karena tahun 2020 lalu ada rumor kalau mau ada PCX 160 yang akan keluar, maka saya tunda dulu.


Sudah pernah coba big scooter seperti PCX 160 ini?

Dulu saya pernah pinjam PCX built up punya teman.


Setelah dibandingkan, apa yang dirasakan?

Jauh banget. Posisi berkendara beda banget. Lebih nyaman yang baru. Jok terasa empuk, terus pijakan kaki juga enak, setang pas enggak terlalu ke bawah. Cocok buat postur saya, 175 cm.


Apa lagi yang Anda suka?

Saya suka desainnya, terutama lampu belakang. Modelnya moderen banget, minimalis. Terus ada charger, keyless...


Kalau mesinnya?

Tarikannya ringan banget. Mungkin kalau RPM lebih tinggi bisa lebih anteng lagi larinya. Saya tadi cuma coba 20 - 30 Km/jam karena lokasinya terbatas. Cuma sempat rasakan akselerasi yang ringan.


Kalau kekurangan PCX 160 yang Anda rasakan?

CVT mungkin. Ada terasa getaran seperti deg deg deg gitu kayak PCX lama, Dulu saya punya Vario 150 juga gitu.


Dengan segala kelebihan dan kekurangan PCX 160, Anda berencana beli?

Insya Alllah saya beli,,,, karena saya sekeluarga pakainya motor Honda,

Apa Komentar OTOPLUS-ONLINE?

Hasil obrolan dengan salah satu konsumen Honda, Muhammad. Daniel Ardianyah, seorang mahasiswa semester 6 asal Sidoarjo ini membuat OTOPLUS-ONLINE penasaran, apa benar tarikan yang diiringi dengan bunyi deg deg deg yang konon jadi 'penyakit' PCX 150 lama dan bahkan ADV 150 ini masih ada pada PCX 160?


Untuk itu OTOPLUS-ONLINE memanfaatkan acara PCX Riding Experience yang digelar di Dorkas Cafe, Sidoarjo (13/03) kemarin untuk sekedar mendapatkan impresi berkendara PCX 160 ini.


Karena keterbatasan lokasi tes ride yang ternyata banyak dipenuhi cafe dan tempat hang-out ini membuat OTOPLUS-ONLINE hanya melakukan tes akselerasi, sekaligus mencari tahu, apa benar sensasi yang dirasakan M. Daniel ini benar?


Untuk itu, OTOPLUS-ONLINE menunggu sesaat sampai tidak ada kendaraan lain yang masuk ke jalan sepanjang kurang lebih 50 meter yang agak sepi dibanding setelahnya (penuh dengan lalu lalang kendaraan parkir dan orang menyeberang jalan).


Setelah sepi, OTOPLUS-ONLINE yang sudah bersiap di atas jok pun, langsung buka gas dengan cara dirunut pelan-pelan hingga kecepatan terus bertambah menyentuh kecepatan 40 Km/jam sebelum harus tutup gas dan tarik rem depan dan belakang dengan smooth, karena di depan sudah terlihat mobil yang hendak parkir. Tidak terasa gejala seperti yang dirasakan Daniel.


Pada putaran berikutnya, OTOPLUS-ONLINE coba lebih agresif lagi. Kali ini dari posisi diam (0 Km/jam) langsung buka gas dalam-dalam dan terus puntir ke atas. Wow sensasinya luar biasa! Tubuh terasa terdorong ke belakang hingga mencapai kecepatan 60 Km/jam pada jarak sekitar 40 meteran. Juga tidak terasa gejala yang dirasakan Daniel.


Sayang saat itu tidak ada bagian technical MPM Honda Jatim yang mendampingi test ride ini, untuk menjelaskan, kira-kira apa yang dirasakan Daniel ini. Hanya saja ketika OTOPLUS-ONLINE cross check dengan reporter dari salah satu media lain yang juga ikut meliput dan menjajal PCX 160 ini, didapat hasil yang sama. Tidak ada getaran atau suara deg deg deg yang dikeluhkan Daniel.


Teks: Indramawan

Foto: Indramawan, Hendra Sonie, MPM Honda Jatim