• Editor

Isu Kendaraan Listrik Bakal Matikan Industri Pelumas Tak Kuatirkan Federal Oil

Lebih Kuatirkan Pemalsuan Produk.
Kendaraan listrik tak lagi butuhkan pelumas. Bagaimana nasib industri pelumas?

Pemakaian kendaraan listrik yang semakin ngetren cepat atau lambat bakal 'membunuh' industri pelumas. Sebab kendaraan ramah lingkungan ini tak lagi menggunakan pelumas.


Namun demikian, Federal Oil mengaku tidak terlalu merisaukan hal itu. "Kami sebagai pemain di ranah pelumas tak menutup mata dengan kenyataan tersebut. Tapi kami pun tidak menjadikannya sebagai 'beban' saat ini," ujar Ivan Ally selaku perwakilan manajemen Federal Oil pada acara buka puasa bersama sejumlah media di Yesterday Backyard, Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan (28 Mei 2019) lalu.


Ivan beralasan, para produsen sepeda motor dan mobil masih tetap seperti apa adanya sekarang ini. Ditambahkan oleh Ivan, keputusan raksasa perminyakan dunia, Exxon Oil mengakuisisi Federal Karyatama (Federal Oil) menjadi bukti lain, bahwa optimisme di bisnis pelumas masih tinggi.


"Exxon Oil dengan produk Exxon Mobil-nya bukanlah perusahaan kecil. Lingkupnya tentu sudah level dunia. Indonesia mungkin hanya sebagian kecil dari bisnis mereka di mancanegara. Mereka kan tentu tidak akan berinvestasi sekadar setahun-dua tahun. Artinya permasalahan kendaraan listrik bisa disikapi dari fakta-fakta tersebut," tandas Ivan sambil menambahkan,

salah satu pertimbangan Exxon Mobil mengakuisisi Federal Karyatama sejak Juni 2018 adalah karena cukup besarnya market share Federal Oil di Indonesia, dan luasnya jaringan distribusi dan pemasaran pelumas Federal.


Justru menurut Ivan Ally, Federal Oil lebih memikirkan isu pemalsuan produk sebagai salah satu konsentrasi penting saat ini. Bahkan Federal Oil benar-benar tak pandang bulu dalam menyikapi masalah ini.


"Belum lama terungkap pemalsuan produk kami di Bengkulu dan Padang. Tentunya kami proses secara hukum, karena sangat merugikan. Memang Sumatera termasuk wilayah yang berisiko tinggi dalam hal pemalsuan produk kami. Walaupun sempat juga kami temui di wilayah Pangandaran, Jawa Barat," terang Alvin Dwiyanto, perwakilan manajemen Federal Oil yang mendampingi Ivan Ally.


Sementara Ivan menambahkan, permasalahan pemalsuan produk ini sebenarnya masalah klasik, yang sudah ada sejak lama. Tetapi terasa kian marak belakangan ini, dan si pelaku semakin 'canggih'.


Tetapi setelah diakuisisi Exxon Oil, apakah risiko pemalsuan semakin kecil? "Ya tidak jaminan juga. Dan tidak jaminan juga produk Exxon seperti Mobil Oil akan aman dari pemalsuan. Kebetulan Federal Oil sudah lebih lama dikenal masyarakat. Sehingga menarik minat si pelaku untuk memalsukannya," ucap Ivan.


"Kami pun setiap tahun selalu melakukan improvisasi selama ini. Dalam hal mengubah kemasan agar tak mudah lagi dipalsukan. Tapi ya itu tadi, pelakunya saat ini semakin canggih," tambah Alvin.


Hal terbaru yang dilakukan Federal Oil dalam menghindari pemalsuan produk adalah memberikan barcode pada botol kemasan pelumasnya. Dengan harapan dapat meminimalisir, syukur-syukur dapat menghilangkan tindak pemalsuan.


Naskah & Foto: Wave