Jorge Martin Gunakan Insting untuk Juarai Sprint Race MotoGP Le Mans 2026, Marc Marquez Terlempar dan Bakal Operasi
- Editor

- 19 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Start dari P8 Sprint Race MotoGP Le Mans 2026, Jorge Martin langsung merangsek ke depan.

OTOPLUS-ONLINE I Jorge Martin tampil sensasional pada Sprint Race MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Sabtu (9/5/2026). Rider Aprilia itu sukses merangsek dari posisi kedelapan hingga merebut kemenangan, sementara Marc Marquez justru mengalami kecelakaan fatal yang memperparah situasinya musim ini.
Martin langsung tampil agresif sejak lampu start padam. Dalam beberapa tikungan pertama, ia berhasil melesat ke depan lewat manuver luar biasa di chicane pertama Le Mans, termasuk overtake berani terhadap rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Dalam keterangannya usai balapan, Jorge Martin mengaku kemenangan di Sprint Race Le Mans lahir dari insting dan determinasi sejak start.

Pebalap Aprilia itu menyebut dirinya langsung memanfaatkan setiap celah yang terlihat pada lap pertama hingga akhirnya mampu menyodok dari posisi kedelapan ke urutan terdepan.
āSaya hanya melewati celah yang saya lihat,ā ujar Martin.
Martin juga menjelaskan bahwa manuver agresifnya terhadap Marco Bezzecchi terjadi secara spontan berdasarkan insting saat balapan berlangsung.
āKetika saya melihat Marco, saya langsung mengambil sisi luar dan itu berhasil,ā kata Martin. āSaya hanya bereaksi secara alami,ā ujar Martin seperti dikutip Crash.net.

Pebalap Aprilia tersebut kemudian menjaga ritme dengan sangat konsisten hingga finis pertama setelah memimpin seluruh 13 lap Sprint Race.
Francesco Bagnaia finis kedua untuk Ducati Lenovo Team, sedangkan Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga.
Meski gagal meraih kemenangan, Francesco Bagnaia tampil jauh lebih kompetitif dibanding beberapa seri sebelumnya. Juara dunia MotoGP dua kali itu bahkan mengaku mulai kembali menemukan feeling terbaiknya dengan Ducati Desmosedici GP.

āDi tes Jerez saya mulai merasa lebih baik, dan di sini perasaan itu kembali muncul. Jadi saya senang,ā ujar Bagnaia.
Bagnaia menyebut motor Ducati kini terasa lebih mudah dikendalikan, terutama saat pengereman dan manajemen ban. Menurutnya, progres di Le Mans menjadi sinyal positif setelah awal musim MotoGP 2026 yang cukup sulit bagi Ducati Lenovo Team.

āMemang kami masih kehilangan sesuatu, tapi ini langkah maju. Sekarang saya bisa mendorong motor dan mengontrol ban dengan lebih baik,ā lanjut Bagnaia.
Sementara itu, Sprint Race Le Mans justru berubah menjadi mimpi buruk bagi Marc Marquez. Rider Ducati tersebut mengalami highside keras di penghujung balapan. Marquez sempat terlempar cukup tinggi sebelum motornya menghantam gravel trap.

Yang mengejutkan, Marquez mengungkap bahwa dirinya sebenarnya sudah dijadwalkan menjalani operasi bahu bahkan sebelum kecelakaan di Le Mans terjadi. Cedera lama yang berasal dari musim lalu ternyata belum benar-benar pulih dan disebut mengganggu performanya sepanjang MotoGP 2026.
āSetelah Jerez, saya sadar ada sesuatu yang tidak beres,ā kata Marquez sambil menambahkan ada baut dari operasi sebelumnya yang bergeser dan mengenai saraf di area bahu. Kini, operasi bahu dan cedera kaki kemungkinan akan dilakukan bersamaan dalam waktu dekat.
Kemenangan di Le Mans membuat Jorge Martin semakin dekat dengan puncak klasemen MotoGP 2026. Aprilia juga terlihat makin kompetitif musim ini dan mulai menjadi ancaman serius bagi dominasi Ducati.
Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026 ā Le Mans
Jorge Martin (Aprilia Racing)
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) +1,107 detik
Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +2,786 detik
Pedro Acosta (KTM)
Fabio Quartararo (Yamaha)
Joan Mir (Honda)
Ai Ogura (Aprilia)
Alex Marquez (Gresini Ducati)
Diogo Moreira (Honda)
Teks: Indramawan




Komentar