top of page

Kelangkaan BBM di Bali, YLPK Desak Pertamina Transparan dan Perketat Pengawasan SPBU

Gambar penulis: Editor
Editor
42 menit yang lalu
2 menit membaca
YLPK Bali menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah dan Pertamina terkait kelangkaan BBM di Bali.

Antrean panjang di SPBU Pertamina 54.801.55 yang ada di Jl. Glogor Carik No. 9AB, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali terjadi dari malam hingga keesokan paginya (12-13/10/2026).
Antrean panjang di SPBU Pertamina 54.801.55 yang ada di Jl. Glogor Carik No. 9AB, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali terjadi dari malam hingga keesokan paginya (12-13/10/2026).

OTOPLUS-ONLINE I Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali yang memicu antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mendapat sorotan Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali (YLPK Bali).


Melalui akun Instagram @ylpk_bali (13/10/2026) hari ini, YLPK Bali mendesak pemerintah dan Pertamina segera memulihkan pasokan BBM, terutama Pertalite, sekaligus memastikan konsumen memperoleh pelayanan yang layak.


YLPK Bali menyampaikan lima tuntutan, yakni memastikan pasokan BBM kembali normal, membuka informasi penyebab kelangkaan dan jadwal distribusi, memperketat pengawasan untuk mencegah penimbunan, mengatur antrean SPBU, serta menyediakan kanal pengaduan bagi masyarakat.


Lembaga tersebut juga mengingatkan bahwa penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dikenai sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Pertamina Percepat Distribusi BBM


Gubernur Bali, Wayan Koster memperkirakan kondisi dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari.
Gubernur Bali, Wayan Koster memperkirakan kondisi dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari.

Mengutip ANTARA pada Selasa (13/10/2026), Pertamina Patra Niaga membuka penyaluran BBM selama 24 jam setelah kapal tanker MT Klasogun yang membawa Pertalite dan Biosolar tiba di Pelabuhan Benoa.


Pertamina juga menjadwalkan kedatangan kapal secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober melalui Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Karangasem. Total tambahan pasokan yang direncanakan mencapai 26.200 kiloliter.


ANTARA turut melaporkan konsumsi Pertalite di Bali rata-rata mencapai sekitar 2.200 kiloliter per hari.



Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan stok BBM di depo Manggis dan Sanggaran tersedia. Namun, menurutnya, distribusi menuju SPBU terhambat kemacetan, sementara pengisian secara bersamaan membuat stok di SPBU lebih cepat habis.


Koster memperkirakan kondisi dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari.


Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya juga telah memanggil Pertamina Patra Niaga dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) untuk meminta penjelasan dan mempercepat penanganan distribusi.


Teks: Indramawan

Foto: Titiek S.

logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page