top of page

Lampu Indikator  Driver Display Menyala Bukan Berarti Malfungsi

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 3 hari yang lalu
  • 2 menit membaca

Kemunculan indikator ini mungkin akan memicu kekhawatiran lantaran sekilas mirip lampu check engine yang bergambar mesin.

OTOPLUS ONLINE I Lampu-lampu pada driver display atau instrument panel punya makna masing-masing.


Kecuali hi-beam, park brake, sein, bahan bakar,  temperatur mesin yang umum ada belasan lampu indikator lain yang mungkin jarang kalian dicermati. 



Salah satunya lampu indikator bergambar kunci pas. Ada yang berwarna merah, ada yang oranye. Indikator ini kini diadopsi mobil-mobil keluaran terbaru.


Bagi sebagian pengguna, terutama yang belum terbiasa, kemunculan indikator ini mungkin akan memicu kekhawatiran lantaran sekilas mirip dengan lampu check engine yang bergambar mesin.


Padahal, lampu tersebut fungsinya sebagai pengingat jadwal perawatan rutin, bukan menandakan terjadinya malfungsi pada system kendaraan.


“Pada mobil-mobil modern, lampu indikator perawatan wajib ada, keberadaannya dipisahkan dari indikator check engine. Keduanya memiliki fungsi berbeda dan tidak bisa disamakan. Lampu check engine akan menyala jika terdapat gangguan pada sistem mesin, sementara lampu indikator perawatan mesin berfungsi sebagai pengingat servis berkala dan disertai notifikasi di layar monitor,” jelas Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cabang Surabaya.


Lampu indikator perawatan mesin akan aktif berdasarkan jarak tempuh kendaraan.


Pada SUV Peugeot, perawatan rutin direkomendasikan setiap 10.000 kilometer. Ketika jarak tersebut tercapai, lampu indikator akan menyala hingga dinonaktifkan secara manual oleh teknisi saat servis dilakukan.


Perawatan berkala ini meliputi berbagai pemeriksaan penting sesuai standar pabrikan, seperti penggantian oli mesin dan filter oli, pemeriksaan sistem pengereman, kondisi cairan kendaraan, filter udara, serta pemeriksaan umum komponen pendukung lainnya guna menjaga performa, efisiensi, dan keandalan kendaraan tetap optimal.


“Lampu indikator perawatan mesin dengan simbol kunci pas dan tulisan Service menandakan bahwa jadwal servis rutin telah tiba. Ini bukan kondisi darurat, jadi pengemudi tidak perlu panik, namun juga tidak disarankan untuk menundanya. Karena itu, Peugeot memberikan tiga jenis peringatan agar konsumen lebih peduli terhadap kesehatan kendaraan dan mencegah masalah di kemudian hari,” tambah Mohan.



Secara umum, terdapat tiga tingkat peringatan pada lampu indikator perawatan mesin Peugeot:


  1. Peringatan pertama: Lampu indikator menyala sementara dan disertai pesan di layar monitor kendaraan. Kondisi ini umumnya menandakan kendaraan telah mendekati jadwal servis berkala. Pengemudi disarankan memperhatikan notifikasi yang muncul dan merencanakan kunjungan ke bengkel resmi.


  2. Peringatan kedua: Lampu indikator menyala terus dan disertai pesan peringatan di layar. Hal ini mengindikasikan perlunya pemeriksaan lebih lanjut, sehingga pemilik kendaraan disarankan segera berkonsultasi dengan teknisi di bengkel resmi Peugeot.


  3. Peringatan ketiga: Lampu indikator menyala terus setelah sempat berkedip. Artinya, kendaraan telah melewati batas waktu perawatan rutin dan perlu segera dilakukan servis periodical maintenance di bengkel resmi Peugeot.


Setelah servis dilakukan, teknisi bengkel resmi akan melakukan penyetelan ulang (reset) lampu indikator perawatan sesuai prosedur pabrikan.


Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa lampu indikator perawatan mesin bukan sekadar notifikasi, melainkan sinyal penting dari kendaraan.


Dengan meresponsnya secara tepat, kenyamanan, keamanan, serta performa kendaraan dapat terjaga dalam jangka panjang.


Untuk memastikan indikator tersebut ditangani sesuai standar pabrikan, Peugeot menyarankan pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan dan servis berkala di bengkel resmi Astra Peugeot yang didukung teknisi tersertifikasi serta peralatan khusus sesuai spesifikasi kendaraan.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page