top of page

Marak Penipuan Digital Jelang Lebaran BRI Minta Nasabah Waspada File APK

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 16 Mar
  • 2 menit membaca
BRI mengimbau nasabah agar tidak mengklik, mengunduh, atau memasang aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.

Modus penipuan digital yang marak terjadi adalah penyebaran file berformat .APK dari sumber yang tidak dikenal.
Modus penipuan digital yang marak terjadi adalah penyebaran file berformat .APK dari sumber yang tidak dikenal.

OTOPLUS ONLINE I Menjelang periode libur Lebaran ketika aktivitas komunikasi dan transaksi digital meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital.


Salah satu yang belakangan marak terjadi adalah penyebaran file berformat .APK dari sumber yang tidak dikenal.


Modus ini biasanya diawali dengan pesan melalui WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu.


Pesan tersebut sering disertai narasi meyakinkan dan lampiran file APK yang disebut sebagai undangan digital, dokumen perpajakan, hingga resi pengiriman paket.


File tersebut dikemas seolah-olah merupakan informasi penting sehingga mendorong penerima untuk segera mengunduhnya.


Padahal, ketika file diunduh dan dipasang di perangkat, aplikasi tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya atau malware.


Program ini berpotensi mencuri data pribadi, memantau aktivitas pengguna, bahkan mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pemiliknya.


Kondisi ini dapat membuka peluang penyalahgunaan akses layanan keuangan yang tersimpan di ponsel.


Direktur Information Technology PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.


ā€œPerseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,ā€ ujarnya.


Apabila ditemukan aktivitas mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI di 1500017 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Apabila ditemukan aktivitas mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI di 1500017 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

BRI mengimbau nasabah agar tidak mengklik, mengunduh, atau memasang aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.


Pesan mencurigakan yang bernada mendesak, menawarkan hadiah, meminta verifikasi data, atau menyertakan file dari nomor tak dikenal sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditindaklanjuti.


Selain itu, nasabah juga disarankan mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) untuk memperkuat perlindungan akses layanan digital.


Jika terlanjur mengunduh file APK mencurigakan, pengguna disarankan segera mematikan koneksi internet, menghapus aplikasi tersebut, lalu mengganti username, PIN, dan password akun yang terhubung dengan perangkat.


Apabila ditemukan aktivitas mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI di 1500017 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.


Teks: Indramawan

Foto: BRI

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page