top of page

Marco Bezzecchi Menangkan MotoGP Brasil 2026 yang Digelar Penuh Kekacauan

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 6 hari yang lalu
  • 2 menit membaca
Jelang start, jumlah lap MotoGP Brasil 2026 dipangkas dari 31 menjadi 23 akibat kerusakan lintasan.

Pada MotoGP Brasil 2026, Marco Bezzecchi sekaligus membuat pencapaian bersejarah bersama Aprilia dengan meraih kemenangan keempat berturut-turut. mulai Portimao dan Valencia musim 2025 lalu, dan berlanjut ke Buriram dan Goiania pada musim 2026 ini.
Pada MotoGP Brasil 2026, Marco Bezzecchi sekaligus membuat pencapaian bersejarah bersama Aprilia dengan meraih kemenangan keempat berturut-turut. mulai Portimao dan Valencia musim 2025 lalu, dan berlanjut ke Buriram dan Goiania pada musim 2026 ini.

OTOPLUS ONLINE I Marco Bezzecchi mencatat pencapaian bersejarah bersama Aprilia dengan meraih kemenangan keempat berturut-turut setelah mendominasi MotoGP Brasil 2026 di Goiânia pada Senin 23 Maret 2026 dini hari WIB yang berlangsung dengan jarak balap dipersingkat.


Meski sempat tidak menonjol sepanjang akhir pekan, dan hanya finis keempat di Sprint, pembalap Italia itu menunjukkan peningkatan signifikan dengan menjadi yang tercepat di sesi pemanasan.


Puncaknya, Bezzecchi memimpin penuh jalannya balap sejak awal hingga finis!


Yang seru justru pertarungan pembalap di belakang Bezzecchi.


Pada lap keenam, misalnya ketika Fabio di Giannantonio menyalip Marc Marquez untuk posisi kedua.


Namun duel keduanya justru memperlambat laju, hingga membuka peluang bagi Jorge Martin untuk naik ke depan dan mengamankan posisi satu-dua bagi Aprilia hingga garis akhir.


Sementara itu, pertarungan sengit antara Di Giannantonio dan Marquez untuk status pembalap Ducati terbaik akhirnya dimenangkan oleh rider VR46 tersebut. Marquez harus puas di posisi keempat.


Menurut laporan Crash.net, balapan mengalami perubahan besar menjelang start, ketika jumlah lap dipangkas dari 31 menjadi 23 akibat kerusakan lintasan.



Situasi ini memicu perubahan strategi ban, dengan beberapa pembalap seperti Pedro Acosta dan Joan Mir beralih ke ban belakang lunak, mengikuti pendekatan yang sebelumnya hanya digunakan kubu Yamaha.


Sejumlah insiden turut mewarnai balapan. Jack Miller terjatuh pada lap kedua dalam balapan ke-200-nya, disusul kecelakaan Francesco Bagnaia dan kegagalan finis kedua berturut-turut bagi Joan Mir.



Brad Binder juga tidak menyelesaikan lomba, sementara Acosta harus rela kehilangan puncak klasemen usai finis ketujuh.


Di sisi lain, pembalap tuan rumah Diogo Moreira berhasil mengamankan poin di posisi ke-13.


Fabio Quartararo yang sebelumnya tampil kuat di Sprint justru terlempar dari zona poin, dengan Alex Rins menjadi wakil Yamaha terbaik di posisi ke-14.



Seri ini juga menandai kembalinya MotoGP ke Brasil sejak 2004, tanpa sesi tes sebelumnya dan dengan suplai ban tambahan dari Michelin.


Teks: Indramawan

Foto: Instagram@motogp

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page