• Editor

Ninja ZX25-R Penopang Penjualan Kawasaki Jatim di Segmen Sport

“Di awal pandemi, untuk wilayah Jawa Timur kami masih bisa menjual hingga 100 unit Ninja ZX-25R dalam sebulan, saat ini angkanya stabil di kisaran 30-40 unit.” (Jefry Chandra - General Manager PT Surapita Unitrans)

Ninja ZX-25R yang dipasarkan dengan harga Rp 103.900.000 (standard) dan 120.900.000 (SE)


OTOPLUS-ONLINE I Pandemi Covid-19 setahun terakhir yang memaksa seluruh lapisan masyarakat mengurangi seluruh aktivitas di luar rumah menekan industri otomotif, tak terkecuali roda dua. Penjualan Kawasaki yang produk-produknya didominasi sepeda motor hobi bergenre sport, trail dan klasik ikut anjlok meski tidak separah penurunan penjualan sepeda motor reguler non hobi, seperti motor matik atau sport 150cc.

Semua warna Ninja ZX-25R saat ini ready stock, termasuk warna biru yang sebelumnya langka


“Di awal pandemi, untuk wilayah Jawa Timur kami masih bisa menjual hingga 100 unit Ninja ZX-25R dalam sebulan, saat ini angkanya stabil di kisaran 30-40 unit,” ungkap Jefry Chandra, General Manager PT Surapita Unitrans, main dealer Kawasaki wilayah Jatim, NTT dan Ambon di sela-sela kegiatan Kawasaki Media Gathering (27 Mei 2021). Raihan itu menjadikan Ninja ZX-25R yang dipasarkan dengan harga Rp 103.900.000 (standard) dan 120.900.000 (SE) ini jadi penopang penjualan Kawasaki Surapita di segmen sport.


Sementara kontributor penjualan terbesar Kawasaki masih dipegang keluarga KLX, utamanya KLX150. Selain KLX150 tipe standar Kawasaki Indonesia memiliki varian lain KLX150 yaitu KLX150L, KLX150BF dan KLX150BF SE. Ada juga KLX230 dan KLX250 untuk yang menginginkan performa lebih. Terhentinya aktivitas terabasan dan adventure diakui Jefry menyumbang penurunan penjualan KLX, “Namun kami tertolong dengan kebutuhan di segmen fleet dan instansi yang permintaannya masih konstan,” tukasnya.

Kawasaki Media Gathering kedua selama pandemi Covid-19


Peluang cukup besar sebenarnya ada di segmen moge karena segmen premium ini nampaknya nyaris tidak terdampak krisis. Buktinya, “Saat ini kami ada permintaan Kawasaki Ninja H2 yang harganya Rp 795 juta. Permintaan itu belum berani kami penuhi lantaran ada perubahan regulasi soal impor CBU sehingga menyebabkan ketidakpastian akan kapan diterima unitnya,” terang Jefry. Selain Ninja H2, Ninja ZX-6R, Z900 dan Z1000 juga diminati konsumen Jawa Timur. Konsumen moge ini bahkan rela titip DP meski belum ketahuan akan kapan unitnya diterima.


Sebagai informasi Pemerintah melalui Kementerian keuangan merilis aturan baru tentang pengeluaran barang impor berupa kendaraan bermotor dalam bentuk jadi (completely built up/CBU). CBU impor hanya dapat dikeluarkan setelah memenuhi kewajiban pabean dan pajak dalam rangka impor (PDRI). Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.202/PMK.06/2019 perubahan peraturan ini berlaku secara efektif pada 25 Februari 2020.

Teks & Foto: Nugroho Sakri Yunarto