Pasca Mudik Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh Pada Kendaraan
- Editor

- 3 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Beberapa komponen utama kendaraan perlu menjadi perhatian setelah perjalanan mudik.

OTOPLUS ONLINE I Musim mudik lebaran 2026 diwarnai berita kemacetan parah.
Di Bali, para pemudik terjebak dalam antrian hingga 45 kilometer demi dapat menyeberang ke pulau Jawa.
Di tol Trans Jawa khususnya di ruas tol Cipali, para pemudik harus rela berjalan merayap sejauh 20 kilometer lebih.
Kondisi-kondisi seperti itu sangat menyiksa kendaraan.
Sejumlah komponen bekerja ekstra lantaran kendaraan berada dalam kondisi mesin stasioner untuk waktu yang lama.
Siksaan kemacetan dan kepadatan itu pada ujungnya berpotensi menyebabkan penurunan performa pada kendaraan.
āPerjalanan mudik membuat berbagai komponen kendaraan mengalami beban kerja yang lebih tinggi. Tanpa pemeriksaan, potensi penurunan performa hingga kerusakan bisa terjadi tanpa disadari,ā ujar Rafii Sinurat, Head of Aftersales Astra Peugeot.
Sayangnya, sebagian besar pemilik kendaraan abai soal ini. Banyak juga pengendara langsung kembali menggunakan mobilnya untuk aktivitas harian tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh terlebih dahulu.
Dengan pemeriksaan menyeluruh dapat membantu mendeteksi dini potensi masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
Pemeriksaan kendaraan pasca mudik pantang diabaikan, jadikan ritual itu sebagai bagian dari perawatan berkala.
Beberapa komponen utama yang perlu menjadi perhatian setelah perjalanan mudik yaitu:
Oli Mesin dan Cairan Kendaraan

Perjalanan panjang membuat oli bekerja lebih keras.
Pemilik kendaraan disarankan memeriksa volume dan kualitas oli, serta memastikan kondisi cairan radiator dan minyak rem tetap dalam batas optimal.
Sistem Pengereman

Kondisi stop and go selama perjalanan mudik membuat sistem rem bekerja lebih intens.
Pemeriksaan kampas rem, cakram, serta respons pedal menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan.
Ban

Ban menjadi komponen yang paling terdampak selama perjalanan jauh.
Pastikan tekanan angin sesuai, serta tidak terdapat keausan berlebih, retak, atau benjolan pada ban.
Suspensi dan Kaki-kaki

Beban penuh dan kondisi jalan yang beragam dapat memengaruhi kestabilan kendaraan.
Jika muncul bunyi atau getaran, segera lakukan pengecekan lebih lanjut.
Sistem Pendingin Mesin
Risiko overheat meningkat selama perjalanan jauh.
Oleh karena itu, pemeriksaan radiator, kipas pendingin, dan slang sangat dianjurkan.
Filter Udara dan Kabin
Debu selama perjalanan dapat menumpuk pada filter udara dan kabin, yang berdampak pada performa mesin serta kenyamanan di dalam kendaraan.
Aki (Baterai)
Penggunaan kendaraan secara intens dapat memengaruhi daya tahan aki.
Pemeriksaan tegangan dan kondisi terminal penting untuk menjaga sistem kelistrikan tetap stabil.
Bijaknya, lakukan aksi cerdas dengan melakukan cek aktual mobil usai mudik.
Salah satunya periksa di bengkel resmi menjadi langkah yang tepat.
Langkah ini untuk memastikan seluruh komponen diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi berpengalaman.
āDengan pemeriksaan tepat dan menyeluruh, kendaraan akan tetap prima dan siap digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari,ā pungkas Rafii.
Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto




Komentar