• Editor

Setelah Habis Terbakar, Museum Motor di Austria Ini Siap Dibangun Lagi

Wawancara eksklusif OnnoWieringa (special contributor OTOPLUS-ONLINE) bersama dengan Atilla Scheiber, salah seorang pemilik Top Mountain Crosspoint Motorcyle Museum.

OTOPLUS-ONLINE I Beberapa waktu lalu telah banyak dikabarkan, hanya gara-gara korsleting pada TV-monitor, museum sepeda motor bersejarah yang ada di Austria, TOP Mountain Crosspoint terbakar habis hingga rata dengan tanah.

Tak kurang dari 300 motor koleksi museum ini habis dilahap si jago merah. Padahal butuh 15 tahun untuk mengumpulkan penghuni museum ini. Hanya ada satu bagian museum saja yang bisa diselamatkan dari kobaran api, yakni booth Indian Motorcycles. Benar-benar kehilangan yang amat besar bagi sejarah dunia sepeda motor kita.

Masih beruntung tidak ada korban dalam insiden itu. Termasuk bagian cable-car dan restauran di TOP Mountain Crosspoint selamat dari petaka itu.

Pengurus museum ini menyampaikan terima ksih kepada para relawan dari brigade Pemadam Kebakaran Ötztal dan petugas kepolisian yang telah bekerja keras selama proses evakuasi.

Sekarang ini, mereka bekerja keras membersihkan lokasi dan berencana membangun kembali bangunan TOP Mountain Motorcycle Museum ini sesegera mungkin, dan lebih spectakular lagi seperti yang dijanjikan.

Sebagai penggemar motor, saya pun sempat meneteskan air mata ketika mendengar berita kebakaran itu terjadi. Sebuah berita yang sangat menyedihkan, Sulit sekali membayangkan museum motor paling indah di Eropa itu terbakar. Saya sangat shock, sama halnya dengan semua orang pecinta motor di seluruh dunia.

Dan beberapa minggu setelah insiden kebakaran itu terjadi, saya berkesempatan bertemu dengan Atilla Scheiber, yang bersama dengan saudara kembarnya, Alban Scheiber, menjadi pemilik museum yang ada di Timmelsjoch Mountain di Tyrol, Austria tersebut. Di tengah kehilangan yang sangat besar ini, Atilla masih sempat mengucapkan terima kasih kepada saya atas kesediaan melakukan interview ini.


Kami tahu, Anda sedang mengalami masa yang teramat sulit saat ini. Bisa Anda jelaskan, apa yang ada dalam pikiran Anda ketika tiba di museum malam itu (saat kebakaran terjadi)?

"Saya sangat terkejut... saya tidak percaya dengan apa yang terjadi. Baru sekarang setelah beberapa minggu kemudian saya baru bisa mulai menyadari apa yang telah terjadi. Ternyata, kita telah kehilangan segalanya.…

Bayangkan, 15 tahun lamanya kami mengumpulkan motor-motor itu. Mengelilingi dunia mencari motor. Semua pekerjaan sulit itu. Semua tawar-menawar yang alot itu. Dan kemudian ini terjadi. Semua hilang hanya dalam 3 jam saja…"


Berapa banyak motor yang terbakar?

"Dua ratus delapan puluh motor. Kami punya 110 merek motor yang dipamerkan, seperti Brough Superior, Flying Merkel, Clement, MV Augusta, Ducati’, Pope, Thor, berbagai macam model Harley-Davidsons seperti Panheads, Knuckleheads dan lain-lain. Juga sesuatu yang membanggakan , berbagai macam motor balap paling langka .... Semua hilang..."


Apakah Anda mendapat bantuan, atau dukungan?

"Ya. Ada banyak orang dan perusahaan yang menawarkan bantuan dan dukungan, Juga pribadi, dan klub motor yang ingin membantu kami. Kami bisa, tentu saja, mengasuransikan semuanya. Tapi nyatanya, tidak semua kami asuransikan. Namun pihak asuransi saat ini sangat membantu dan kooperatif ."


Bagaimana rencana ke depan?

"Ya, kami sudah membuat perencanaan untuk membuat museum baru, di tempat yang sama."


Layout dan setup yang sama?

“Ya, tapi lebih besar lagi. Juga kami akan munculkan sensasi pengalaman motor yang sesungguhnya. Kami berencana tak hanya memamerkan koleksi motor-motor vintage yang cantik, tapi juga mencoba membuatnya lebih menyenangkan dan menarik orang umum untuk datang. Bukan hanya penggemar motor. Museum baru nanti juga lebih dipenuhi bangunan beton, hanya sedikit saja memakai kayu. Bagian depan harusnya sudah siap akhir tahun ini. Baru setelah itu kami bisa konsentrasi pada interior. Kami harus kembali keliling dunia untuk mencari motor lawas lagi. Mungkin bisa juga kami membeli koleksi museum motor. Atau mungkin ada juga museum yang mau meminjamkan koleksinya kepada kami".


Terima kasih Atilla, kami semua doakan Anda, saudaraAnda, Alban, dan keluarga Scheiber juga seluruh kru Top Mountain Crosspoint Motorcyle Museum yang terbaik! Apa yang bisa kami, dan pembaca kami serta pecinta motor lakukan untuk membantu museum ini?

"Mungkin bisa diawali dengan mendaftar untuk mendapatkan newsletter dari kami, dan tentu saja, datang kemari setelah museum ini dibuka kembali!"


Info: www.crosspoint.tirol

Timmelsjochstrasse 8

6456 Hochgurgl Austria

Web: www.crosspoint.tirol


Teks: Onno “Berserk” Wieringa

Foto: Onno “Berserk” Wieringa, Alexander Maria Lohman, Remko, dan Daan

Editor: Indramawan