top of page

Stellantis Ungkap Model Leapmotor yang Berpeluang Masuk Indonesia

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 1 hari yang lalu
  • 2 menit membaca
Stellantis memberi sinyal awal model Leapmotor yang berpotensi dipasarkan di Indonesia melalui kerja sama global Leapmotor International dan dukungan mitra lokal Indomobil.

Leapmotor International menyiapkan model kendaraan listrik Leapmotor yang diprioritaskan untuk ekspansi di luar China.
Leapmotor International menyiapkan model kendaraan listrik Leapmotor yang diprioritaskan untuk ekspansi di luar China.

OTOPLUS ONLINE I Stellantis mulai memberi gambaran arah produk Leapmotor untuk pasar internasional, termasuk Indonesia. Melalui strategi global Leapmotor International, grup otomotif tersebut menyiapkan model kendaraan listrik Leapmotor yang diprioritaskan untuk ekspansi di luar China.


Meski belum ada pengumuman peluncuran resmi di Indonesia, portofolio global Stellantis menjadi indikator awal model yang diproyeksikan berpeluang masuk ke Tanah Air.




Stellantis merupakan grup otomotif global yang menaungi berbagai merek seperti Citroƫn dan Jeep, serta menjadikan elektrifikasi sebagai fokus utama pertumbuhan jangka panjang.


Pabrik Leapmotor di Jinhua, Provinsi Zhejiang, China — fasilitas ini merupakan pusat produksi utama kendaraan dan komponen Leapmotor.
Pabrik Leapmotor di Jinhua, Provinsi Zhejiang, China — fasilitas ini merupakan pusat produksi utama kendaraan dan komponen Leapmotor.

Pada 26 Oktober 2023, Stellantis mengumumkan investasi sekitar €1,5 miliar untuk mengambil sekitar 20 persen saham di Leapmotor.


Bersamaan dengan itu, dibentuk Leapmotor International, joint venture yang dikendalikan Stellantis untuk menangani ekspor, penjualan, dan pengembangan bisnis Leapmotor di luar China.


Kompleks pabrik besar Leapmotor di Jinhua, Zhejiang, China.
Kompleks pabrik besar Leapmotor di Jinhua, Zhejiang, China.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Stellantis mulai memasarkan dua model Leapmotor untuk pasar global. Pada 30 September 2024, Leapmotor International membuka pemesanan di Eropa untuk Leapmotor T03 dan Leapmotor C10.



T03 diposisikan sebagai mobil listrik kompak untuk mobilitas perkotaan, sementara C10 merupakan SUV listrik menengah dengan kabin lebih luas dan jangkauan berkendara lebih panjang. Kedua model ini menjadi portofolio awal Leapmotor di luar China.


Leapmotor masuk ke pasar Singapura dengan All-Electric C10 SUV pada 29 Oktober 2025.
Leapmotor masuk ke pasar Singapura dengan All-Electric C10 SUV pada 29 Oktober 2025.

Karena telah dipilih sebagai produk global pertama oleh Stellantis, T03 dan C10 kerap dipandang sebagai kandidat paling realistis untuk dipertimbangkan di pasar baru, termasuk Asia Tenggara.


Namun hingga kini, Stellantis belum mengonfirmasi secara spesifik model Leapmotor yang akan diluncurkan di Indonesia.


Dari sisi lokal, peluang kehadiran Leapmotor di Indonesia diperkuat oleh kerja sama Stellantis dengan Indomobil Sukses Internasional.


Melalui entitas Stellantis Brand House, Indomobil secara terbuka menyatakan tengah menyiapkan ekspansi kendaraan listrik, termasuk Leapmotor, sebagai bagian dari strategi bisnis jangka menengah.


Pernyataan tersebut disampaikan menjelang, dan dalam rangkaian komunikasi menuju Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, saat Stellantis Brand House bersama Indomobil memaparkan strategi ekspansi kendaraan listrik di Indonesia.


Kesimpulan


Jajaran model Leapmotor di Shanghai Auto Show 2025.
Jajaran model Leapmotor di Shanghai Auto Show 2025.

Belum ada pengumuman resmi mengenai model Leapmotor untuk Indonesia.


Namun, berdasarkan strategi global Stellantis, portofolio internasional Leapmotor, serta sinyal kerja sama dengan Indomobil, Leapmotor T03 dan C10 diproyeksikan menjadi kandidat awal yang berpeluang masuk ke pasar Indonesia.


Seluruh rencana tersebut masih berada pada tahap persiapan dan menunggu konfirmasi resmi lebih lanjut.


Teks: Indramawan

Foto: Media Stellantis

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page