top of page

Strategi Kia Bersaing di Indonesia: Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis E-GMP dan Global Plan S

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 3 menit yang lalu
  • 2 menit membaca
Strategi elektrifikasi Kia diarahkan untuk menghadirkan kendaraan listrik yang tak hanya berorientasi pada teknologi, tapi juga relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, termasuk pada segmen kendaraan keluarga seperti MPV.

OTOPLUS ONLINE I Kia Sales Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV Ecosystem) di Indonesia sebagai bagian dari strategi elektrifikasi jangka panjang.


Upaya ini tidak hanya berfokus pada kehadiran produk kendaraan listrik, tapi juga ditopang oleh fondasi teknologi global melalui Electric-Global Modular Platform (E-GMP), serta arah transformasi bisnis Kia secara global yang tertuang dalam strategi Plan S.


Pendekatan tersebut dirancang agar elektrifikasi dapat tumbuh secara bertahap, sehat, dan relevan dengan kebutuhan pasar nasional.


ā€œIndonesia merupakan pasar yang penting bagi Kia. Dalam menghadirkan kendaraan listrik, kami ingin memastikan bahwa kesiapan teknologi, kualitas produk, dan pengalaman kepemilikan berjalan seiring, sehingga pertumbuhan elektrifikasi dapat berkembang secara sehat dan relevan dengan pasar Indonesia,ā€ ujar Bayu Riyanto, Managing Director Kia Sales Indonesia.


Fondasi Teknologi Global E-GMP


E-GMP adalah sistem pertama di dunia yang memungkinkan pengisian daya baterai mobil listrik tanpa hambatan pada tegangan 400V atau 800V tanpa memerlukan peralatan tambahan atau penyesuaian manual.
E-GMP adalah sistem pertama di dunia yang memungkinkan pengisian daya baterai mobil listrik tanpa hambatan pada tegangan 400V atau 800V tanpa memerlukan peralatan tambahan atau penyesuaian manual.

Kesiapan teknologi Kia berangkat dari Electric-Global Modular Platform (E-GMP), platform khusus kendaraan listrik berbasis baterai yang menjadi fondasi pengembangan lini EV Kia secara global.


Platform ini dirancang untuk mendukung efisiensi sistem penggerak, performa berkendara, serta fleksibilitas pengembangan berbagai segmen kendaraan.


Kia E-GMP mentransformasi pengalaman berkendara listrik dengan baterai berkapasitas besar, menghilangkan kekhawatiran tentang jarak tempuh dengan menawarkan jangkauan luar biasa hingga 310 mil (hampir 500 kilometer)Ā dengan sekali pengisian daya.
Kia E-GMP mentransformasi pengalaman berkendara listrik dengan baterai berkapasitas besar, menghilangkan kekhawatiran tentang jarak tempuh dengan menawarkan jangkauan luar biasa hingga 310 mil (hampir 500 kilometer)Ā dengan sekali pengisian daya.

Melalui E-GMP, penempatan baterai dan komponen utama kendaraan listrik dioptimalkan untuk menghasilkan distribusi bobot yang lebih seimbang. Hal tersebut berdampak pada peningkatan stabilitas dan kenyamanan berkendara.


Fondasi teknologi ini memungkinkan Kia mengembangkan kendaraan listrik secara komprehensif di tingkat global dan mengadaptasikannya sesuai karakter serta kesiapan masing-masing pasar, termasuk Indonesia.


Plan S sebagai Arah Global Elektrifikasi


Han-woo Park, Presiden dan CEO Kia Motors: Strategi Plan S menekankan pada 'pergeseran' proaktif dan inovatif Kia dari sistem bisnis yang berfokus pada kendaraan bermesin pembakaran internal menuju sistem yang berpusat pada kendaraan listrik dan solusi mobilitas yang disesuaikan.
Han-woo Park, Presiden dan CEO Kia Motors: Strategi Plan S menekankan pada 'pergeseran' proaktif dan inovatif Kia dari sistem bisnis yang berfokus pada kendaraan bermesin pembakaran internal menuju sistem yang berpusat pada kendaraan listrik dan solusi mobilitas yang disesuaikan.

Di sisi lain, strategi elektrifikasi Kia secara global bertumpu pada Plan S, sebuah kerangka transformasi bisnis yang menempatkan elektrifikasi dan solusi mobilitas masa depan sebagai fokus utama.


Melalui Plan S, Kia memperkuat portofolio kendaraan listriknya sekaligus berinvestasi pada pengembangan teknologi EV untuk mendukung transisi industri otomotif menuju era elektrifikasi.


Kerangka global tersebut diterjemahkan secara adaptif di Indonesia dengan mempertimbangkan kesiapan pasar, karakter konsumen, dan perkembangan ekosistem otomotif nasional.


Pendekatan ini memastikan kendaraan listrik Kia tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.


Bangun EV Ecosystem Secara Bertahap


ā€œKami melihat elektrifikasi sebagai perjalanan jangka panjang. Kia berada pada posisi yang siap secara teknologi dan strategi global untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,ā€ tutup Bayu Riyanto.
ā€œKami melihat elektrifikasi sebagai perjalanan jangka panjang. Kia berada pada posisi yang siap secara teknologi dan strategi global untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,ā€ tutup Bayu Riyanto.

Pengembangan EV Ecosystem Kia di Indonesia dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan fokus pada kesiapan teknologi, kualitas produk, serta kemampuan pasar dalam mengadopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan.


Ke depan, Kia Sales Indonesia akan terus memantau perkembangan ekosistem kendaraan listrik nasional dan menyesuaikan langkah strategisnya secara berkelanjutan.


Teks: Indramawan

Foto: Kia Indonesia, Kia Global

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page