top of page

Suzuki Perkenalkan e SKY, Kei Car Pertama Seharga Kisaran Rp200 Jutaan

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 2 jam yang lalu
  • 2 menit membaca
Suzuki e SKY dirancang agar pengguna mobil bensin bisa beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan karakter praktis sebuah kei car.
Suzuki Motor Corporation resmi memperkenalkan e SKY pada 24 Agustus 2026 melalui situs resminya.
Suzuki Motor Corporation resmi memperkenalkan e SKY pada 24 Agustus 2026 melalui situs resminya.

OTOPLUS-ONLINE I Suzuki akhirnya membuka informasi awal mengenai e SKY, mobil listrik berformat kei car yang menjadi EV penumpang pertama Suzuki. Mengusung konsep “Easy to Switch”, e SKY dirancang agar pengguna mobil bensin bisa beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan karakter praktis sebuah kei car.


Suzuki Motor Corporation resmi memperkenalkan informasi awal e SKY pada 24 Agustus 2026 melalui situs resminya. Mobil listrik ini dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur (antara September hingga November) 2026.



Suzuki menyebut e SKY dikembangkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti perjalanan ke kantor atau sekolah, berbelanja hingga mengantar keluarga.


Secara dimensi, e SKY memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.625 mm dengan wheelbase 2.460 mm. Bobotnya sekitar 1.030 kg, sementara radius putarnya hanya 4,4 meter sehingga tetap mudah diajak bermanuver di jalan perkotaan yang sempit.



Menariknya, e SKY mengandalkan baterai LFP berkapasitas 26 kWh yang dipadukan motor listrik bertenaga 47 kW atau sekitar 64 PS dengan torsi maksimum 133 Nm.



Kombinasi tersebut membuat e SKY diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 km dalam sekali pengisian. Konsumsi listriknya juga sangat efisien, sekitar 97 Wh/km atau setara 10,3 km/kWh.



Untuk menunjang penggunaan harian, Suzuki membekali e SKY dengan platform khusus EV HEARTECT e. Baterai ditempatkan di bawah lantai untuk menghasilkan pusat gravitasi rendah sekaligus membantu stabilitas berkendara.


Ada pula fitur Easy Drive Pedal yang memungkinkan pengemudi mengatur akselerasi dan deselerasi menggunakan pedal akselerator.



Di kabin, salah satu fitur menariknya adalah layar 10,1 inci yang menjadi pertama kalinya digunakan Suzuki pada kei car di Jepang. Sistem navigasinya juga mengadopsi teknologi “connected navigation” yang dapat mempertimbangkan kondisi baterai ketika menentukan rute.


Sistem pemanas menggunakan direct heat pump dan pemanas elektrik untuk membantu menekan konsumsi energi.



e SKY juga menawarkan fungsi V2L, sehingga energi dari baterai mobil dapat digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat eksternal. Suzuki menilai fitur tersebut dapat berguna bukan hanya saat bepergian, tetapi juga ketika terjadi kondisi darurat.


Kisaran Harga Suzuki e SKY



Lantas berapa harganya? Harga Suzuki e SKY memang belum diumumkan. Namun, Chief Engineer Suzuki, Tomoyuki Tsuhata, menyebut konsep harga yang ‘mudah dijangkau’.



Media Jepang pun kemudian menilai, jika dibandingkan dengan BYD Racco dan Nissan Sakura, e SKY perlu dibanderol di bawah 2 juta yen (atau sekitar Rp222.698.600) tanpa subsidi agar sesuai dengan konsep tersebut (Sumber: Response.jp).


Teks: Indramawan

Foto: Suzuki Motor Corporation

 
 
 

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page