top of page

XPENG G9L Segera Debut Global di Paris Motor Show dan Siap Masuk 64 Pasar Dunia, Termasuk Indonesia?

Gambar penulis: Editor
Editor
33 menit yang lalu
2 menit membaca
XPENG telah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi pertamanya di luar China untuk X9 mulai 2025, apakah berikutnya G9L?

Informasi terbaru dari XPENG Global melalui unggahan media sosialnya hari ini (30/9) kembali menegaskan XPENG G9L segera menjalani debut global di Paris Motor Show pada 12 Oktober 2026 dan  akan dipasarkan ke 64 negara dan wilayah.
Informasi terbaru dari XPENG Global melalui unggahan media sosialnya hari ini (30/9) kembali menegaskan XPENG G9L segera menjalani debut global di Paris Motor Show pada 12 Oktober 2026 dan akan dipasarkan ke 64 negara dan wilayah.

OTOPLUS-ONLINE I XPENG G9L segera menjalani debut global di Paris Motor Show pada 12 Oktober 2026. SUV ini merupakan versi baru dari XPENG G9, tetapi bukan sekadar penyegaran tampilan. XPENG mengembangkan G9L dengan dimensi lebih besar, pilihan teknologi penggerak baru, serta generasi terbaru teknologi kecerdasan buatan.


Dalam pengumuman resminya, XPENG menyebut G9L sebagai Next-Gen AI Flagship SUV. Model ini akan dipasarkan ke 64 negara dan wilayah setelah peluncuran globalnya di Paris.


Lantas, apakah Indonesia termasuk salah satu dari 64 pasar tersebut?


Sampai saat ini, XPENG belum merinci daftar negara dan wilayah yang akan mendapatkan G9L. Karena itu, Indonesia belum dapat disebut sebagai salah satu pasar G9L berdasarkan informasi resmi yang tersedia.


Meski demikian, Indonesia memiliki hubungan strategis dengan XPENG. Perusahaan telah menjadikan Tanah Air sebagai basis produksi pertamanya di luar China. Produksi lokal dimulai dengan X9 pada 2025, sementara XPENG juga telah memproduksi G6 secara lokal.


Perbedaan G9 dan G9L



Perbedaan G9L dengan G9 terlihat dari dimensinya. XPENG G9 yang saat ini dipasarkan secara global memiliki panjang 4.891 mm dan wheelbase 2.998 mm. Sementara G9L membentang hingga 5.120 mm dengan wheelbase 3.100 mm.


Artinya, G9L bertambah 229 mm lebih panjang dengan wheelbase 102 mm lebih panjang dibandingkan G9.



Perubahan lainnya terdapat pada pilihan powertrain. G9L akan tersedia dalam konfigurasi BEV dan REEV, sedangkan G9 yang saat ini dipasarkan XPENG merupakan SUV listrik berbasis baterai.



Dari sisi teknologi, G9L juga membawa VLA 2.0 serta Turing AI Chip. XPENG menyebut chip tersebut juga digunakan dalam pengembangan robot humanoid IRON.



XPENG bahkan mengklaim G9L telah menjalani 192 pengujian tabrak berdasarkan protokol Euro NCAP, ANCAP, C-NCAP dan CIASI. Pengujian jalan dilakukan selama tiga tahun di 26 negara dan wilayah dengan jarak kumulatif lebih dari 6,74 juta km.


Dengan demikian, G9L lebih tepat disebut versi baru dari G9 dengan perubahan menyeluruh, bukan sekadar G9 facelift. Kini pertanyaan berikutnya tinggal menunggu kepastian: apakah SUV flagship baru XPENG ini juga akan dibawa ke Indonesia?


Teks: Indramawan

Sumber: XPENG Global

logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page