YRFI NTB Gelar “Pray for Sade” di Maxi Day Mataram 2026, Bawa Semangat Kepedulian ke Masyarakat Korban Kebakaran
- Editor

- 21 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) NTB hadir memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Adat Sade, Lombok Tengah, yang baru saja dilanda musibah kebakaran.

OTOPLUS-ONLINE I Di tengah semarak Maxi Day Mataram 2026, Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) NTB membawa misi yang lebih dari sekadar riding dan berkumpul bersama komunitas. Lewat program “Pray for Sade”, YRFI NTB hadir memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Adat Sade, Lombok Tengah, yang baru saja dilanda musibah kebakaran.
Kebakaran yang terjadi pada 22 Agustus 2026 tersebut melanda kawasan permukiman rumah adat di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Peristiwa ini menyebabkan ratusan bangunan di kawasan tersebut terdampak, termasuk rumah adat dan ruang usaha masyarakat.
Situasi tersebut membuat rangkaian Maxi Day Mataram 2026 memiliki cerita berbeda. Bagi YRFI NTB, perjalanan bersama komunitas bukan hanya tentang menikmati sensasi berkendara, tetapi juga menjadi momentum untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan.
Melalui “Pray for Sade”, YRFI NTB ingin menunjukkan bahwa komunitas otomotif dapat mengambil peran di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan yang selama ini tumbuh melalui aktivitas berkendara kemudian diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial.



“Bagi kami, kegiatan komunitas bukan hanya tentang berkendara dan berkumpul, tetapi juga bagaimana kita bisa hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar kita. Melalui program Pray for Sade ini, kami bersama YRFI NTB ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian juga menjadi bagian penting dari perjalanan bersama komunitas,” ujar Verdhy Govianto, Branch Manager Area NTB PT Roda Sakti Surya Megah.
Desa Sade dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan dan budaya masyarakat lokal. Desa yang berada di Lombok tersebut dikenal sebagai salah satu kawasan yang masih mempertahankan berbagai tradisi dan karakter budaya masyarakat Sasak.
Kehadiran YRFI NTB melalui “Pray for Sade” diharapkan dapat memperluas makna kegiatan komunitas. Selain menciptakan pengalaman berkendara dan interaksi antarpengguna Yamaha, aktivitas seperti ini juga menjadi sarana untuk membangun kepedulian serta memberikan dampak positif bagi lingkungan tempat komunitas beraktivitas.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang ingin dibawa dalam Maxi Day Mataram 2026, bahwa perjalanan komunitas tidak berhenti ketika roda motor berhenti berputar. Ada kebersamaan dan kepedulian yang turut menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
“Maxi Day bukan hanya tentang perjalanan dengan motor, tetapi juga tentang perjalanan bersama-bersama komunitas, bersama masyarakat,” tutup Verdhy Govianto.
Teks: Indramawan
Foto: Yamaha STSJ




Komentar