Agar Transmisi Otomatis Selalu Slay Perlu Flushing Periodik 40.000 km
- Editor

- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca

Peugeot SUV menggunakan transmisi otomatis 6 percepatan buatan Aisin-Seiki/ZF 6HP.
OTOPLUS ONLINE I Umumnya komponen mekanis yang bekerja terus menerus berpotensi mengalami keausan.
Salah satunya komponen dalam transmisi, khususnya transmisi otomatis.
Meski terlumasi oli, potensi keausan diiring penumpukan residu gesekan tak dapat dihindari.
Di dalam girboks, gesekan antar komponen akan menghasilkan serpihan logam halus berukuran mikron yang acap disebut gram.
Jika dibiarkan menumpuk, serpihan ini akan mengendap dan tak hanya berisiko mengganggu kinerja transmisi tapi juga dapat menurunkan respons perpindahan gigi, sampai mengurangi kenyamanan berkendara.
Pemilik kendaraan biasanya mengganti oli secara periodik sesuai anjuran buku pedoman kepemilikan kendaraan.
Namun pada kondisi dan periode tertentu, penggantian oli saja dinilai tidak cukup optimal untuk membersihkan kotoran khususnya yang mengendap di bagian internal girboks.
āPenggantian oli transmisi secara reguler terkadang belum mampu membersihkan sisa gram yang mengendap di dalam girboks. Karena itu dibutuhkan proses flushing atau pembersihan menyeluruh agar ruang kerja transmisi benar-benar bersih dan performanya kembali maksimal,ā ujar Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya.
Ia menjelaskan, proses flush transmisi otomatis menjadi salah satu perawatan penting untuk mobil bertransmisi otomatis.
Pada mobil-mobil Peugeot misalnya, proses flush transmisi disarankan dilakukan setiap kelipatan 40.000 kilometer.
Interval ini tergolong panjang karena metode flush berbeda dengan penggantian oli transmisi pada umumnya.

Pada proses ganti oli biasa, volume oli yang terganti umumnya hanya sekitar 4 liter, yakni oli yang berada di bak penampungan.
Sementara itu, flush transmisi menggunakan alat khusus yang mampu menggurah oli secara menyeluruh hingga sekitar 8 liter, termasuk oli yang tersimpan di dalam torque converter serta saluran internal girboks.
āDengan proses flush, pelumas lama yang sudah terkontaminasi benar-benar terkuras, termasuk gram yang menempel di dasar dan komponen internal girboks.
Hasilnya, transmisi bisa kembali bersih dan responsnya kembali optimal,ā jelas Mohan.
Untuk memastikan proses flush transmisi berjalan optimal dan sesuai standar pabrikan, sebaiknya pemilik kendaraan melakukan perawatan tersebut di bengkel resmi.
Astra Peugeot menggunakan peralatan khusus bernama Flush Autogearbox yang pengerjaannya dilakukan oleh teknisi tersertifikasi yang memahami karakter transmisi Peugeot secara menyeluruh.

Di jaringan bengkel resmi Astra Peugeot. Pemilik kendaraan juga dapat melakukan konsultasi terkait kondisi transmisi guna memastikan performa kendaraan tetap prima dalam jangka panjang.
Teks dan Foto : Nugroho Sakri Yunarto




Komentar