top of page

Alex Marquez Menang Tipis atas Pedro Acosta di Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Cuma Selisih 0,041 Detik!

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 2 menit yang lalu
  • 3 menit membaca
Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 mencatatkan finis paling ketat sejak format Sprint Race diperkenalkan di MotoGP (Foto@Instagram@motogp).

Alex Marquez, sukses memenangkan Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 (16/5/2026) (Foto@Instagram@motogp).
Alex Marquez, sukses memenangkan Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 (16/5/2026) (Foto@Instagram@motogp).

OTOPLUS-ONLINE I Pebalap Gresini Ducati, Alex Marquez, sukses memenangkan Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 usai terlibat duel sengit melawan Pedro Acosta di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5/2026).


Alex finis terdepan dengan margin super tipis hanya 0,041 detik atas rider KTM tersebut. Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 mencatatkan finis paling ketat sejak format Sprint Race diperkenalkan di MotoGP.


Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 mencatatkan finis paling ketat sejak format Sprint Race diperkenalkan di MotoGP (Foto@Instagram@motogp).
Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 mencatatkan finis paling ketat sejak format Sprint Race diperkenalkan di MotoGP (Foto@Instagram@motogp).

Balapan berlangsung panas sejak awal. Acosta yang start dari pole position langsung memimpin lomba, tetapi Alex perlahan menemukan ritme dan mengambil alih posisi terdepan pada lap keempat. Meski sempat membuka jarak, Alex kembali mendapat tekanan besar dari Acosta pada lap-lap akhir.


Menariknya, banyak pihak langsung teringat duel legendaris Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo di Catalunya 2009, ketika Rossi melakukan overtake dramatis di tikungan terakhir. Namun Alex mengaku tidak terlalu khawatir skenario serupa akan terjadi kepadanya.


Alex mengaku tak terpengaruh duel legendaris Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo di Catalunya 2009 (Foto@Instagram@alexmarquez73).
Alex mengaku tak terpengaruh duel legendaris Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo di Catalunya 2009 (Foto@Instagram@alexmarquez73).

ā€œSaya memang mendengar ada motor sangat dekat di belakang dalam dua lap terakhir,ā€ ujar Alex Marquez.


ā€œDi lap terakhir saya bilang ke diri sendiri, saya hanya perlu mengerem sedalam mungkin dan menutup semua celah di area yang memungkinkan untuk menyalip, termasuk tikungan terakhir,ā€ lanjutnya.


Pebalap asal Spanyol itu juga merasa karakter MotoGP modern membuat overtake di tikungan terakhir jauh lebih sulit dibanding era sebelumnya.


ā€œDengan motor sekarang dan perangkat aerodinamika yang ada, cukup sulit melakukan overtake bersih di tikungan terakhir. Sekarang semua rider mengerem sangat dalam,ā€ jelas Alex.


Meski menang, Alex ternyata belum sepenuhnya puas dengan performa motornya. Ia mengaku mengalami masalah pada bagian depan Ducati GP26 miliknya, terutama saat memasuki fase akhir balapan.


Alex mengaku mengalami masalah pada bagian depan Ducati GP26 miliknya (Foto@Instagram@gresiniracing).
Alex mengaku mengalami masalah pada bagian depan Ducati GP26 miliknya (Foto@Instagram@gresiniracing).

ā€œSaya terlalu banyak menggunakan ban depan dan motor tidak mau berbelok seperti yang saya inginkan,ā€ katanya.


Bahkan Alex secara terbuka menyebut Pedro Acosta tetap menjadi favorit kuat untuk balapan utama hari Minggu.


ā€œKalau melihat feeling yang saya punya sekarang, favorit untuk besok jelas Pedro, karena dia mengakhiri sprint dengan kondisi ban depan yang sangat bagus,ā€ ungkap Alex.


Bahkan Pedro Acosta sendiri mengatakan, hanya kurang ā€œsatu lap sajaā€ ia bisa merebut kemenangan dari Alex.


Pedro Acosta yakinĀ kalau saja ada satu lap tambahan, ia akan memenangkan race (Foto@Instagram@37pedroacosta).
Pedro Acosta yakinĀ kalau saja ada satu lap tambahan, ia akan memenangkan race (Foto@Instagram@37pedroacosta).

ā€œSaya rasa kalau ada satu lap tambahan, mungkin hasilnya bisa berbeda,ā€ ujar Acosta usai balapan.


Rider KTM itu mengatakan dirinya mulai menemukan ritme terbaik justru pada lap-lap akhir ketika ban depan Alex mulai mengalami penurunan performa.


ā€œSaya mulai bisa mendekat di akhir karena feeling motor makin bagus,ā€ kata Acosta.


Meski gagal menang hanya dengan selisih 0,041 detik, Acosta tetap puas dengan performanya sepanjang sprint race di Barcelona.


Acosta semakin yakin Ā KTM mampu menantang Ducati dalam perebutan kemenangan MotoGP 2026 (Foto@Instagram@37pedroacosta).
Acosta semakin yakin Ā KTM mampu menantang Ducati dalam perebutan kemenangan MotoGP 2026 (Foto@Instagram@37pedroacosta).

ā€œKami melakukan pekerjaan luar biasa sepanjang akhir pekan. Motor bekerja sangat baik dan kami sangat kompetitif,ā€ jelasnya.


Acosta juga mengisyaratkan bahwa dirinya kini semakin percaya diri KTM mampu menantang Ducati dalam perebutan kemenangan MotoGP 2026.


ā€œKami semakin dekat. Itu yang paling penting,ā€ ujar pebalap Spanyol tersebut.


Pembalap Top 9 Sprint Race Catalunya 2026 (Foto@Instagram@motogp).
Pembalap Top 9 Sprint Race Catalunya 2026 (Foto@Instagram@motogp).

Sementara itu, hasil Sprint Race Catalunya menjadi akhir pekan yang sulit bagi Aprilia. Jorge Martin kembali mengalami crash, setelah terjatuh pada lap ketiga ketika sedang berada di depan Marco Bezzecchi.


Sementara Bezzecchi sendiri hanya finis di posisi kesembilan. Hasil itu membuat rider Aprilia tersebut tetap membawa pulang satu poin penting meski tampil kurang kompetitif usai mengalami crash saat kualifikasi.


Situasi itu membuat persaingan klasemen dunia berubah cukup signifikan. Bezzecchi memang hanya menambah satu poin (129 poin), tetapi karena Martin nol poin (127 poin), pembalap Italia itu kini memperlebar jarak menjadi dua angka di puncak klasemen sementara MotoGP 2026.


Kemenangan sprint ini juga sangat penting bagi Alex Marquez karena membuatnya naik ke posisi ketujuh klasemen (67 poin), dan melewati sang kakak, Marc Marquez, yang absen di Catalunya akibat operasi cedera kaki dan bahu.


Di sisi lain, Pedro Acosta menjadi salah satu pembalap paling diuntungkan akhir pekan ini. Tambahan sembilan poin dari finis kedua membuat rider KTM itu naik ke posisi ketiga klasemen (92 poin), dan kini mulai serius masuk perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.


Teks: Indramawan

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page