Tragis! Jorge Martin Menangkan MotoGP Prancis 2026 dan Bawa Aprilia Sapu Bersih Podium, Tapi Terancam PHK
- Editor

- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Aprilia disebut telah memilih Francesco Bagnaia sebagai pengganti Martin untuk proyek MotoGP 2027.

OTOPLUS-ONLINE I Istilah “PHK” dalam konteks ini tentu bukan pemutusan hubungan kerja seperti karyawan pada umumnya, melainkan ancaman pemutusan hubungan kontrak sebagai pembalap tim pabrikan Aprilia di MotoGP.
Ironisnya, situasi tersebut justru menghampiri Jorge Martin saat dirinya sedang berada di puncak performa bersama Aprilia usai menjuarai MotoGP Prancis 2026, dan membawa tim asal Noale itu mencetak podium sapu bersih bersejarah 1-2-3 di sirkuit Le Mans.
Martin tampil luar biasa sepanjang akhir pekan di Le Mans. Setelah memenangi Sprint Race pada Sabtu (09/05) dari posisi start kedelapan, pebalap asal Spanyol itu kembali tampil heroik pada balapan utama hari Minggu. Namun kali ini jalannya jauh lebih sulit.
Saat lampu start padam, Martin tertahan di posisi ketujuh pada lap pembuka, sementara rekan setimnya sendiri, Marco Bezzecchi, langsung memimpin jalannya lomba.
Martin perlahan mulai bangkit dengan menyalip satu demi satu rival di depannya. Momentum penting datang ketika Francesco Bagnaia terjatuh saat sedang bertarung di barisan depan.
Setelah itu Martin berhasil melewati Pedro Acosta untuk naik ke posisi kedua sebelum memangkas jarak dengan Bezzecchi yang mulai kesulitan menjaga grip ban belakang.

Dengan beberapa lap tersisa, Martin akhirnya sukses melakukan overtake penentu dan mengamankan kemenangan dramatis.
Martin finis pertama dengan keunggulan 0,477 detik atas Bezzecchi di posisi kedua. Sementara posisi ketiga diamankan Ai Ogura yang melengkapi pesta besar Aprilia di sirkuit bersejarah Prancis ini.
Kemenangan itu terasa sangat emosional bagi Martin. Sebab Le Mans merupakan sirkuit yang sama tempat dirinya sempat ingin meninggalkan Aprilia setahun lalu ketika dihantam cedera dan tekanan mental.

“Bukan hanya fisik, sisi mental juga sangat berat buat saya musim lalu,” ujar Martin dikutip dari Crash.net.
“Saya ingat berada di sini dan mengatakan kepada Massimo bahwa saya ingin pergi. Karena saat itu saya merasa itu pilihan terbaik.”
Kala itu CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memilih mempertahankan Martin di tengah situasi sulit. Keputusan tersebut kini terbayar lunas setelah Martin berhasil membawa Aprilia mencetak sejarah.
Namun ironi besar justru muncul di tengah euforia tersebut. Meski tampil gemilang dan kembali masuk perebutan gelar dunia MotoGP 2026, Martin dikabarkan tetap bakal kehilangan kursinya di Aprilia untuk musim 2027.
Menurut sejumlah laporan paddock MotoGP, Aprilia disebut telah memilih Bagnaia sebagai pengganti Martin untuk proyek MotoGP 2027. Sementara Martin sendiri dikabarkan sudah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Yamaha Motor Company.

Situasi tersebut membuat kisah Martin di Le Mans terasa seperti drama penuh ironi. Dari pembalap yang sempat ingin hengkang karena frustrasi, menjadi pahlawan yang mengantar Aprilia mencetak sejarah, namun tetap terancam kehilangan tempatnya di tim.

Berikut hasil MotoGP Prancis 2026:
Jorge Martin (Aprilia)
Marco Bezzecchi (Aprilia)
Ai Ogura (Aprilia)
Pedro Acosta (KTM)
Fabio Di Giannantonio (Ducati VR46)
Maverick Vinales (KTM)
Brad Binder (KTM)
Fabio Quartararo (Yamaha)
Alex Marquez (Ducati Gresini)
Enea Bastianini (Tech3 KTM)
Teks: Indramawan
Foto: Instagram




Komentar