top of page

Armada Komersial Indonesia Masuk Era AI: Geotab Tawarkan Efisiensi dan Kendali Penuh Operasional

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 4 hari yang lalu
  • 3 menit membaca
Geotab kenalkan teknologi telematika berbasis AI di Geotab Connect 2026 menjanjikan efisiensi biaya, peningkatan keselamatan, serta kendali operasional lebih presisi bagi armada komersial.

Geotab memperkenalkan generasi terbaru roadmap telematika berbasis AI untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia di Geotab Connect 2026 di Las Vegas, 10–12 Februari 2026.
Geotab memperkenalkan generasi terbaru roadmap telematika berbasis AI untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia di Geotab Connect 2026 di Las Vegas, 10–12 Februari 2026.

OTOPLUS ONLINE I Transformasi digital kini benar-benar menyentuh sektor armada komersial di Indonesia. Bukan lagi sekadar pelacakan GPS, pengelolaan kendaraan operasional kini masuk ke fase berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengolah data menjadi keputusan strategis.


Hal ini ditegaskan oleh Geotab dalam ajang Geotab Connect 2026 di Las Vegas, 10–12 Februari 2026. Perusahaan teknologi asal Kanada yang berdiri sejak 2000 ini memperkenalkan generasi terbaru roadmap telematika berbasis AI untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.


Sebagai salah satu pemain global terbesar di bidang telematika dan manajemen armada, Geotab saat ini mengelola lebih dari 5 juta kendaraan terhubung di dunia dengan sekitar 100.000 pelanggan.


Geotab mengelola lebih dari 5 juta kendaraan terhubung di dunia dengan sekitar 100.000 pelanggan.
Geotab mengelola lebih dari 5 juta kendaraan terhubung di dunia dengan sekitar 100.000 pelanggan.

Di Indonesia, solusi Geotab telah tersedia melalui jaringan mitra lokal dan mulai digunakan oleh berbagai perusahaan logistik, transportasi, hingga sektor operasional lainnya.


Dari Sekadar Pelacak Menjadi Pusat Kendali Armada


Geotab mengubah fungsi telematika menjadi pusat kendali operasional berbasis data.
Geotab mengubah fungsi telematika menjadi pusat kendali operasional berbasis data.

Bagi perusahaan logistik, ekspedisi, transportasi karyawan, sektor tambang, perkebunan, hingga armada operasional BUMN, tantangan utama bukan hanya mengetahui posisi kendaraan — tetapi bagaimana mengendalikan efisiensi, keselamatan, dan produktivitas secara menyeluruh.


Melalui inovasi terbarunya, Geotab ingin mengubah fungsi telematika menjadi pusat kendali operasional berbasis data.


Teknologi yang diperkenalkan mencakup:

  • Sistem video keselamatan berbasis AI

  • Perangkat telematika generasi baru dengan pemrosesan data lebih cepat

  • Pelacakan aset yang tetap bekerja di area dengan keterbatasan jaringan


Dengan pendekatan ini, data kendaraan tidak lagi menjadi sekadar arsip, melainkan diolah menjadi informasi real-time untuk membantu perusahaan menekan biaya, mengurangi risiko kecelakaan, serta meningkatkan akurasi pengambilan keputusan.


Armada di Indonesia beroperasi dalam kondisi yang ekstrem seperti kemacetan lalu lintas setiap hari.
Armada di Indonesia beroperasi dalam kondisi yang ekstrem seperti kemacetan lalu lintas setiap hari.

ā€œArmada di Indonesia beroperasi dalam kondisi yang ekstrem setiap hari. Inovasi ini memastikan data kendaraan yang sudah terintegrasi dapat diubah menjadi informasi real-time yang benar-benar dapat dimanfaatkan,ā€ ujar David Brown, Associate Vice President APAC Geotab.


Efisiensi Biaya dan Kendali Penuh Operasional


Ā Geotab menawarkan pengendalian biaya operasional, peningkatan keselamatan armada, dan visibilitas di medan operasional sulit
Ā Geotab menawarkan pengendalian biaya operasional, peningkatan keselamatan armada, dan visibilitas di medan operasional sulit

Bagi konsumen di Indonesia, manfaat pengembangan ini terletak pada tiga aspek utama:


  1. Pengendalian Biaya Operasional:

    Pemantauan konsumsi bahan bakar, perilaku pengemudi, hingga jadwal perawatan kendaraan menjadi lebih presisi. Hal ini berpotensi menekan pemborosan serta mengurangi downtime akibat kerusakan tak terduga.


  2. Peningkatan Keselamatan Armada

    Sistem video berbasis AI mampu mendeteksi perilaku berkendara berisiko seperti pengereman mendadak atau kecepatan berlebih. Perusahaan dapat melakukan evaluasi dan pembinaan pengemudi secara lebih objektif.


  3. Visibilitas di Medan Operasional Sulit

Dukungan pelacakan berbasis satelit memungkinkan armada tetap terpantau di wilayah dengan keterbatasan jaringan, seperti area tambang, perkebunan, maupun rute antar kota yang menantang.


Hadirkan Perangkat Generasi Baru: GO dan GO Plus


Geotab memperkenalkan perangkat telematika generasi terbaru: GO dan GO Plus.
Geotab memperkenalkan perangkat telematika generasi terbaru: GO dan GO Plus.

Dalam peluncuran tersebut, Geotab juga memperkenalkan perangkat telematika generasi terbaru: GO dan GO Plus.


Keduanya dirancang untuk mendukung kebutuhan armada modern di Indonesia, termasuk yang tengah bertransisi menuju kendaraan listrik (EV). Perangkat ini menawarkan diagnostik kendaraan yang lebih akurat untuk pemantauan bahan bakar maupun performa baterai EV.


GO hadir dengan konektivitas Bluetooth bawaan serta perlindungan anti-manipulasi yang ditingkatkan. Sementara GO Plus dilengkapi dukungan pelacakan berbasis satelit dan hotspot Wi-Fi terintegrasi guna memastikan aliran data tetap stabil untuk kebutuhan audit operasional dan rekonstruksi insden.


Dengan arsitektur berbasis AI, perangkat ini memperkuat fondasi digital armada dan mendorong peningkatan yang terukur dalam keselamatan, kepatuhan, serta produktivitas.


Melalui pengembangan ini, pengelolaan armada komersial di Indonesia memasuki fase baru — di mana data tidak lagi sekadar informasi pendukung, tetapi menjadi tulang punggung strategi operasional.


Teks: Indramawan

Foto: Ā Geotab

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page