Astra Dorong Desa Kemiren Banyuwangi Jaga Budaya Osing dan Kembangkan Ekonomi Warga
- Editor

- 15 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Sejak 2024, Astra bersama warga dan penggerak lokal kembangkan potensi Desa Kemiren di Banyuwangi, Jawa Timur melalui program Desa Sejahtera Astra.

OTOPLUS-ONLINE I Astra mendorong pengembangan Desa Kemiren di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan menjadikan pelestarian budaya Osing sebagai fondasi untuk memperluas peluang ekonomi warga. Melalui program Desa Sejahtera Astra, penguatan dilakukan pada sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan agar tradisi lokal tetap terjaga sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat desa.
Desa Kemiren merupakan salah satu kawasan tempat masyarakat Osing, suku asli Banyuwangi, mempertahankan tradisi secara turun-temurun. Suara lesung, rumah berarsitektur khas Osing, upacara Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, musik tradisional, hingga kuliner lokal menjadi identitas yang kini turut menopang aktivitas wisata berbasis masyarakat.

Sejak 2024, Astra bersama warga dan penggerak lokal mengembangkan potensi desa melalui program Desa Sejahtera Astra. Pendampingan tersebut telah menjangkau sekitar 300 warga, termasuk pelaku usaha dan pengelola wisata.
Saat ini, Desa Kemiren memiliki 50 homestay dengan total 92 kamar. Ada pula 40 pelaku usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan kopi, serta 40 anggota Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis. Aktivitas wisata tersebut ikut meningkatkan rata-rata pendapatan anggota Pokdarwis sebesar 33 persen, dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan pengembangan desa dilakukan dengan menghubungkan pelestarian budaya dan kebutuhan masyarakat.

“Desa Sejahtera Astra Kemiren menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan masyarakat dapat berjalan beriringan,” ujar Boy. Ia menambahkan, penguatan di empat bidang diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Pada bidang kesehatan, program mencakup penguatan layanan Posyandu, sarana kesehatan dasar, serta edukasi kesehatan ibu dan anak. Di bidang pendidikan, dukungan diberikan kepada PAUD melalui sarana belajar, alat permainan edukatif, dan pengenalan budaya Osing kepada generasi muda.
Pengelolaan lingkungan turut diperkuat melalui pemilahan sampah, pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik, pengembangan biogas, serta pembentukan kelompok sadar lingkungan. Sementara pada sektor kewirausahaan, pendampingan mencakup pengembangan homestay, UMKM, fasilitas wisata, dan kapasitas Pokdarwis.
Upaya tersebut melengkapi sejumlah pengakuan yang telah diraih Desa Kemiren, antara lain Wonderful Indonesia Impact, Anugerah Desa Wisata Indonesia, ASEAN Tourism Award 2025, serta keterpilihan dalam The Best Tourism Village Upgrade Program 2025.
Di Banyuwangi, pembinaan juga dilakukan terhadap kelompok tani buah Naga di Desa Sumbermulyo. Produksi kelompok tani binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra meningkat dari 316 ton pada 2021 menjadi 595 ton pada 2025, dengan omzet naik dari Rp1,9 miliar menjadi Rp11,9 miliar. Produk buah naga segar dan olahan mereka kini dipasarkan di dalam negeri hingga diekspor ke Singapura dan Hong Kong.
Teks: Indramawan
Foto: Astra




Komentar