Bentley Perkenalkan Flying Spur 2026: Mobil Sultan Secepat Supercar!
- Editor

- 3 Jun
- 2 menit membaca
Bentley Flying Spur generasi terbaru ini mampu hasilkan tenaga 680 PS dan torsi 930 Nm, untuk melesat 0-100 km/jam dalam 3,7 detik!

OTOPLUS-ONLINE I Bentley resmi memperkenalkan generasi terbaru Flying Spur 2026, sedan sultan empat pintu yang kini tampil lebih modern sekaligus lebih agresif.

Perubahan paling mencolok ada pada desain wajah baru dengan lampu depan tunggal—fitur yang terakhir kali hadir di sedan Bentley pada 1962.
Bahasa desain terbaru ini membuat Flying Spur kini lebih selaras dengan Continental GT generasi terbaru.



Grille depan dibuat menyatu dengan bumper, sementara bagian samping dan belakang mendapat permukaan bodi yang lebih bersih dan minimalis untuk menonjolkan kesan elegan modern.
Di balik tampilannya, Bentley tetap mempertahankan karakter performa tinggi lewat mesin V8 hybrid terbaru. Namun sorotan utama justru hadir dari kembalinya varian Flying Spur S yang kini menjadi model S paling bertenaga sepanjang sejarah.

Sedan ultra-mewah ini menghasilkan tenaga 680 PS dan torsi 930 Nm, mampu melesat 0-100 km/jam hanya dalam 3,7 detik.
Angka tersebut biasanya identik dengan supercar eksotis, bukan sedan mewah berukuran besar dengan kabin super nyaman.
Lewat generasi terbaru ini, Bentley bahkan menyebut Flying Spur sebagai “four-door supercar”. Sebutan tersebut terasa masuk akal mengingat performanya kini sudah berada di level mobil sport eksotis, namun tetap dibungkus kabin ultra-mewah khas Bentley.
Bentley juga membekali Flying Spur S dengan paket sasis Performance Active Chassis lengkap dengan sistem penggerak AWD aktif, torque vectoring, electronic limited-slip differential (eLSD), hingga suspensi aktif 48V Bentley Dynamic Ride untuk meningkatkan handling tanpa mengorbankan kenyamanan khas Bentley.


Nuansa sporty semakin terasa lewat detail eksterior serba gelap seperti grille hitam glossy, emblem hitam, diffuser gelap, hingga knalpot sport beraksen dark tint.


Masuk ke kabin, Bentley menawarkan lima konfigurasi jok berbeda yang seluruhnya dibuat secara handmade di pabrik Crewe, Inggris. Setiap set jok diklaim membutuhkan sekitar 12 jam pengerjaan manual.
Bentley juga memberi perhatian serius pada pengalaman audio di dalam kabin. Melalui paket Virtuoso Collection, Flying Spur terbaru dibekali sistem “Naim for Mulliner” dengan 21 speaker premium yang sebelumnya hanya tersedia pada Bentley Batur.
Sistem audio ultra-eksklusif ini dikembangkan bersama Naim dan menggunakan teknologi speaker dari Focal’s Grand Utopia, salah satu nama besar di dunia audiophile kelas atas.
Bentley mengklaim kualitas suara yang dihasilkan mampu menghadirkan detail musik dengan tingkat kejernihan dan realism ekstrem, layaknya mendengarkan konser pribadi di dalam kabin sedan mewah.

Bentley juga memperkenalkan warna baru bernama Dark Teal, kombinasi biru metalik dengan sentuhan hijau yang memberikan nuansa elegan sekaligus modern.
Soal harga, Bentley memang belum mengumumkan banderol resmi untuk pasar Indonesia. Namun menurut media otomotif Amerika, Car and Driver, Flying Spur terbaru diperkirakan dibanderol mulai US$254.850 hingga US$347.850 tergantung varian.
Jika dikonversi menggunakan kurs sekitar Rp17.800 per dolar AS, maka harga sedan sultan ini setara sekitar Rp4,5 miliar hingga Rp6,1 miliar sebelum pajak dan biaya impor Indonesia.
Artinya, ketika masuk pasar Tanah Air, bukan tidak mungkin Bentley Flying Spur terbaru bisa dijual dengan harga mendekati atau bahkan menembus belasan miliar rupiah, tergantung spesifikasi dan personalisasi yang dipilih konsumen.
Bentley Flying Spur terbaru sudah mulai bisa dipesan sekarang, dengan pengiriman pertama dijadwalkan berlangsung pada kuartal keempat 2026.
Teks: Indramawan
Foto: Bentley Media




Komentar