• Editor

Bloody Mary: Bagger Italiano Jawara Kontes

"Ada seribu lagu, tapi semua nadanya sama. Ini yang membuat kami ingin mainkan melodi sendiri!" (Aldo Lanciano - American Dreams Garage)

Bloody Mary adalah visi ekstrem Aldo Lanciano, owner dari salah satu custom garage terkemuka di dunia, American Dreams yang ada di Brianza, Lissone, tak jauh dari Milan, Italia. Aldo mengaku bosan dengan tampilan baggers yang begitu-begitu saja. "Ada seribu lagu, tapi semua nadanya sama. Ini yang membuat kami ingin mainkan melodi sendiri!"

Begitu Aldo mengekspresikan proyek terbarunya, sebuah motor penjelajah berkualitas high-end, yang menggabungkan stlye, elegance dan power bernama Bloody Mary!

Tahun 2019 lalu, Bloody Mary banyak memenangkan penghargaan Best of Show di ajang Battle of the Bagger yang digelar oleh Full Throttle Magazine, Juara 1 Bagger Pro Jury 'Govip', Best of Show 'International Cabbage Patch Jury' dan juga People's Choice Baddest Bagger, dan masih banyak lagi.

Apa keistimewaannya? Onno Wieringa, special contributor untuk OTOPLUS-ONLINE mengulasnya secara lengkap untuk Anda!


Rangka Custom & Pelek 'Split Circle'

Yang dipikirkan pertama kali untuk membangun Bloody Mary adalah custom frame yang dilengkapi dengan suspensi udara atau air suspension. Ajrutan model ini memungkinkan tongkrongan motor ambles menyentuh aspal, atau naik sehingga aman saat riding, hanya dengan memainkan tombol.

Tentu saja bukan teknologi yang sudah jamak itu yang ingin dibanggakan Aldo. Dengan dibantu kedua putranya, Angelo dan Andrea, dalam proyek ini Aldo ingin sesuatu yang lebih. "Teknologi harus dikedepankan dalam pembuatan desain rangka yang menggunakan suspensi udara dan special neck ini," kata Angelo.

Dijelaskannya, mereka tak ingin ada komponen atau built-in spacer untuk mengubah sudut kepala komstir, sehingga pelek depan ukuran super lebar bisa terpasang. "Justru kami melakukan cara terbalik. Desain rangka ini kami awali dulu dari pelek depan 32 inci," tunjuk Angelo.

Dari roda ini kemudian flow desain ditentukan. Perhatikan saja down-tube rangka yang didesain seperti melingkar mengelilingi roda depan, dengan jarak yang aman. Lirik juga desain rumah lampu depan yang dibuat mengikuti sepatbor dan roda depan. "Dari desain tangki bahan bakar yang dibuat rendah menyatu dengan rangka itu, kita bisa lihat roda depan terkesan makin tinggi dan lebar," sahut Andrea.

Pelek depan dokar yang lebar jadi ciri khas bagger pada motor ini memang perlu dibahas secara detail. Sebab yang menarik dari pelek ini bukan hanya ukurannya yang melar sampai 32 inci. Tapi justru desainnya yang terdiri dari 6 potongan. Ya, pelek 'Split Circle' ini dipamerkan oleh Jonich Wheels di Verona tahun 2017. Kelebihan desain seperti ini selain menawarkan bobot ringan, juga tingkat kekakuan dan fleksibelitas, sehingga mudah dipasangkan dengan ban. Ini yang jadi masalah terbesar pada pelek-pelek ukuran super lebar seperti ini.


Bodywork, Metalwork, & Paintwork

Daya tarik Bloody Mary juga ada pada permainan metalwork. Seperti tangki bahan bakar dari lembar pelat yang membungkus rangka, sehingga terkesan menyatu. Ini berkat keterampilan seniman sekaligus metalworker Passione Metallo, yang sudah sangat dikenal di jagat custom roda dua maupun empat.

Perhatikan juga kotak bagasi yang jadi ciri bagger. Hanya saja, pada Bloody Mary, bagasi ini berubah menjadi 'arsenal'. Ya, sound system ekstrem dan semua perangkat elektronik moderen tertanam di situ. Mulai cruise control hingga hi-fi dan perangkat lain.

Tak kalah menariknya adalah paintwork karya Lorenzo 'DOX' Dossena, seniman sejati dan pakar dalam hal custom painting yang kali ini memakai teknik grafis berbeda. Melalui permainan 3 layer dan warna candy serta pernis yang dibuat secara spesial, sehingga motif tengkorak cyborg baru akan terlihat ketika terkena sinar ultraviolet. "Gambar tengkorak memang sering ditemukan di motor-motor gaya old school karena memang tampilannya yang klasik. Untuk itulah kali ini saya munculkan tampilan Cyborg demi memberikan sentuhan futuristik," tunjuk Dox.


Mesin 1.687 cc Dengan Turbo

Bloody Mary mengusung mesin kapasitas gambot 103-inch atau setara 1.687 cc, yang sudah dipasangi Garrett Turbo. Yang menarik, kalau kebanyakan builder memilih turbo kit ukuran kecil atau kompak agar motor terlihat ramping, namun Aldo lagi-lagi punya pemikiran terbalik. Dia justru ingin menonjolkan aspek mekanis pada mesin, sehingga turbo kita dibiarkan terlihat utuh, namun tetap bersih. Bahkan komponen kecil sistem turbo dicat warna mencolok merah!

Terima kasih kepada tim American Dreams (Angelo dan istrinya, Sara yang berpose dengan sangat cantik, Andrea dan tentu saja Aldo.) Grazie!


Naskah & Foto: Onno “Berserk” Wieringa (madnessphotography.nl) for OTOPLUS-ONLINE


American Dreams

Via della Betulla 11, 20851 Lissone, Italy

angelolanciano@icloud.com

www.vallistore.com Facebook: American Dreams Italy Motorcycle

© 2021 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.