Debut Global Mercedes-Benz VLE Buka Peluang Besar Bagi MPV Premium Elektrik di Pasar Asia, Termasuk Indonesia
- Editor

- 5 jam yang lalu
- 3 menit membaca

Mercedes-Benz VLE akan diluncurkan perdana secara global pada 10 Maret 2026 di Stuttgart, Jerman.
OTOPLUS.ONLINE I Mercedes-Benz secara resmi telah menetapkan tanggal debut global untuk model terbaru Mercedes-Benz VLE (Van Luxury Electric) pada 10 Maret 2026 mendatang di markas besar mereka yang ada di Stuttgart, Jerman.
Debut Mercedes-Benz VLE ini menandai langkah penting dalam strategi global memperluas lini kendaraan listrik ke segmen MPV premium yang berkembang pesat.
,Awal Era Baru: VAN.EA Platform dan Teknologi Listrik Canggih

Menurut sumber resmi dari Mercedes-Benz, VLE akan menjadi model produksi pertama yang dibangun di atas platform modular listrik khusus Mercedes-Benz VAN.EA (Van Electric Architecture).

Platform ini dirancang untuk kendaraan listrik dari awal, yang memungkinkan efisiensi aerodinamis, tata letak interior yang fleksibel, dan dukungan teknologi tinggi seperti konfigurasi sampai delapan kursi serta kemungkinan varian penggerak roda depan atau all-wheel drive.

Teaser resmi juga mengungkapkan bahwa arsitektur listrik 800 V akan digunakan untuk mendukung pengisian cepat dan sistem elektrik generasi lanjut, yang meningkatkan daya jelajah dan kenyamanan berkendara bagi penumpang.

Mercedes-Benz menyatakan VLE menggabungkan kenyamanan mirip limousine dengan fleksibilitas MPV yang menjadikannya cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari keluarga besar hingga layanan shuttle VIP.
Penawaran konfigurasi hingga delapan penumpang menunjukkan fokus pada mobilitas kelompok dengan kenyamanan premium, pilihan yang belum banyak tersedia di segmen EV saat ini.
Potensi Pasar Asia

Pasar Asia terutama Cina merupakan pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, dengan pertumbuhan pesat dalam adopsi MPV listrik premium dan SUV listrik.
Mercedes-Benz telah menunjukkan minat kuat untuk mengambil peluang ini: konsep Vision V MPV yang menjadi dasar VLE diperkenalkan pada Auto Shanghai 2025 sebagai isyarat langsung fokus pada pasar Asia (terutama Cina) yang terus berkembang.
Mercedes juga disebutkan secara strategis akan memproduksi VLE di Cina melalui fasilitas lokal seperti Fujian Mercedes-Benz, yang berarti model ini dirancang pula untuk memenuhi kebutuhan pasar regional, bukan hanya pasar Eropa atau Amerika.
Walaupun Mercedes-Benz belum merilis detail harga atau rencana peluncuran spesifik untuk Asia, namun tren adopsi EV di Asia Tenggara menunjukkan permintaan yang meningkat untuk kendaraan listrik premium.
Banyak negara di kawasan ini, secara bertahap memperluas kebijakan EV dan infrastruktur pengisian daya untuk mendorong mobil listrik.
Sementara ini, Mercedes-Benz sudah memasarkan seri EQ (electric vehicle) di Indonesia, diperkuat dengan kolaborasi untuk pengembangan stasiun pengisian daya lokal, hal ini mencerminkan kesiapan pasar domestik terhadap EV premium di Indonesia tak lepas dari bidikan.
Potensi VLE di Indonesia juga didukung oleh minat tumbuh di segmen kendaraan keluarga besar dan layanan premium hotel, dan perjalanan eksekutif yang sering mencari solusi EV berkapasitas besar dan nyaman.

Menurut rencana resmi Mercedes-Benz, VLE bukan sekadar model baru. Ia menandai evolusi produk van listrik Mercedes-Benz, menggantikan model generasi lama seperti V-Class dan EQV sekaligus memperluas segmen ke kendaraan listrik keluarga premium dengan performa dan teknologi terbaru.
Dengan momentum peluncuran global pada 10 Maret 2026, Mercedes-Benz ingin menegaskan posisinya sebagai pelopor EV premium lintas segmen, dari sedan, SUV, hingga MPV listrik.
Debut ini juga menjadi indikator kuat bahwa Mercedes-Benz melihat potensi pertumbuhan luas di pasar Asia, termasuk Cina dan Asia Tenggara, sebagai bagian dari strategi global mereka.
Teks: Indramawan
Foto: Mercedes-Benz Group




Komentar