• Editor

Driving Impression DFSK Super Cab 1.3L Turbo Diesel (4 - Habis): Layak Untuk Usaha


Setelah mengupas tuntas plus-minus DFSK Super Cab 1.3L Turbo Diesel, kini giliran OTOPLUS-ONLINE memberikan kesimpulan impresi berkendara kendaraan niaga gacoan DFSK ini.

Untuk masuk ke kabinnya perlu menjinjit lantaran lantai kabin tinggi. Saat duduk di joknya terasa commanding didukung kaca depan dan samping yang besar. Posisi kemudi cukup pas mengakomodir postur tubuh, ditunjang jok pengemudi yang bisa digeser cukup jauh menyesuaikan berbagai postur pengemudi.

Panel meter cukup lengkap dan informatif untuk sebuah pick-up ringan. Namun saat kondisi sekitar mulai beranjak gelap seperti saat cuaca mendung atau beranjak senja, background dan housing hitam membuat panel meter sulit dibaca. Solusinya dengan menghidupkan lampu senja.

Ada sedikit perbedaan pengoperasian switch-switch kemudi. Letak switchnya sih jamak, kanan untuk lampu-lampu dan kiri untuk wiper. Yang berbeda switch kemudi di sisi kanan, arah putaran untuk menghidupkan lampu diputar kebalikan dengan arah jarum jam. Lalu pada switch sisi kiri, arah putaran untuk mengaktifkan wiper diputar searah jarum jam.

Sistem audio yang mengandalkan head unit single DIN lumayan jadi teman perjalanan melengkapi sistem AC-nya yang adem. Hanya letak tombol volume yang berada di sisi kiri menyulitkan saat harus mengatur ulang volume, karena sabuk pengaman model 2 titik tidak akan merenggang membiarkan tubuh kita bergeser menyetel volume head unit. Mengakalinya minta tolong penumpang (kalau ada) untuk mengatur volume radio.

Kualitas peredaman kabin di Super Cab cukup baik. Memang sih, suara ketukan mesin dieselnya saat stasioner masih terdengar namun tidak sampai mengganggu. Saat melaju, deru suara mesin terdengar tetapi juga masih dalam taraf wajar. Selain suara, selama pengetesan, panas mesin juga tidak kami rasakan masuk ke dalam kabin.

Desain bumper dengan airdam besar agaknya berperan besar pada sirkulasi hawa di ruang mesin sehingga aliran udara panas tidak sampai menyusup masuk ke dalam kabin.

Dari poin-poin tersebut bisa disimpulkan meski kodratnya sebagai mobil angkut barang, segi kenyamanan masih diperhatikan dengan keberadaan fitur-fitur tadi. Dan dengan harga Rp 162.500.000 atau hanya lebih mahal sekitar 7 juta dari Suzuki New Carry, pemimpin pasar di segmen kendaraan niaga ringan, DFSK menawarkan keunggulan pada mesin turbo diesel yang memiliki torsi lebih besar dan efisiensi bahan bakar juga kemampuan angkut lebih baik. Fitur kenyamanan kabin yang disodorkan juga tidak kalah dari New Carry, jelas DFSK Super Cab 1.3L Turbo Diesel ini punya value yang lebih sehingga layak dijadikan teman usaha.

Teks & Foto: Nugroho Sakri Yunarto