• Editor

Fabio Quartararo Menangkan GP Mugello dan Patahkan Dominasi Ducati

Sejak 2017 hingga 2019 (tahun 2020 GP Mugello tidak digelar karena pandemi COVID-19), secara bergantian pembalap Ducati (Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo, dan Danilo Petrucci) menang di sirkuit kebanggaan rakyat Italia ini.

OTOPLUS-ONLINE I Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) sukses menghentikan ambisi Ducati menang empat kali berturut-turut di kandang sendiri, pada gelaran seri ke-6 MotoGP 2021 yang digelar di sirkuit Mugello, Italia (Minggu, 30 Mei).


Sejak tahun 2017 hingga 2019 (tahun 2020 GP Mugello tidak digelar karena pandemi COVID-19), secara bergantian pembalap Ducati (Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo, dan Danilo Petrucci) menang di sirkuit kebanggaan rakyat Italia ini.

Francesco Bagnaia berharap bisa duel dengan Quartararo, namun sayang terjatuh saat pimpin balap


Dan sejatinya, peluang Ducati untuk kembali menang cukup besar di sini, karena di deret barisan depan ada dua pembalapnya, yakni Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), dan Johann Zarco (Pramac Racing).


Terbukti ketika start, meski Yamaha untuk kali pertama menggunakan front holeshot device (alat untuk mencegah roda depan terangkat) mengikuti pabrikan yang lain, namun Bagnaia berhasil mencuri posisi terdepan dari Quartararo sebagai pole sitter atau pembalap yang start terdepan sebagai hasil kualifikasi sehari sebelumnya.


Namun apes, pembalap rising star pabrikan Ducati ini terjatuh saat memimpin balap, tepatnya di lap kedua. Namun demikian, Quartararo belum bisa bernafas lega, Zarco dengan mengandalkan power mesin Ducati Desmosedici yang dikenal paling kencang dalam hal top speed di trek lurus, berhasil memanfaatkan efek slipstream dan melibas Quartararo.


Namun, handling Yamaha yang lebih lincah di tikungan, memberi kesempatan bagi Quartararo untuk merebut kembali posisi di depan. Setelah aksi itu, Quartararo pelan tapi pasti berhasil menjauh dari Zarco yang mulai bermasalah dengan ban.

Quartararo menyentuh garis finish setelah tak terkejar lawan-lawannya


Atas kemenangan ini, Quartararo mampu memperjauh selisih total angka yang dikumpukannya, yakni 105 poin atau unggul 24 poin atas rival terdekatnya, Johann Zarco dengan 81 poin dalam klasemen sementara.

Johann Zarco membalap dengan motor bagian belakang rusak


Zarco sendiri sebelum balap dimulai mengalami kerusakan di bagian belakang motornya, setelah dihajar Enea Bastianini di akhir sesi warm up lap, tepatnya saat pembalap mulai menempati posisi start masing-masing.


Pertarungan sengit justru terjadi di antara pembalap yang memperebutkan posisi kedua. Zarco harus melayani serangan yang diluncurkan Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing), sementara duo Team Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins semakin mendekat.


Ketika balap tersisa 8 putaran lagi, Oliveira berhasil mengambil alih posisi kedua dari Zarco, yang juga harus mat-matian mempertahankan posisi ketiganya dari serangan Mir.


Mir yang kemudian sukses melibas Zarco terus berusaha mendekati Oliveira, sementara rekan satu timnya, Rins berhasil menggeser Zarco ke urutan 5.


Sayang Rins kehilangan kendali motornya dan terjatuh di tikungan terakhir. Ini adalah kejadian yang dialami Rins berturut-turut dalam empat kali balap terakhir.


Kejadian yang menarik adalah, meski akhirnya Oliveira berhasil menggagalkan upaya Mir merebut posisi kedua darinya, namun akhirnya dia harus turun ke posisi ketiga setelah terbukti melakukan pelanggaran melampaui track limits atau batas kecepatan di lap terakhir.


Namun kemudian, Mir juga dinyatakan melakukan pelanggaran yang sama di lap terakhir, sehingga posisi tidak berubah.

Miguel Oliveira persembahkan raihan podium yang pertama bagi KTM


Oliveira menempati urutan kedua yang merupakan raihan podium yang pertama bagi KTM, sementara Mir ada di posisi ketiga.

Joan Mir batal menggeser podium kedua dari Oliveira, setelah juga dinyatakan bersalah melampaui track limits atau batas kecepatan di lap terakhir


GP Mugello 2021 ini diwarnai kabar duka meninggalnya pembalap Moto3 asal Swiss, Jason Dupaquer akibat cedera yang dialami pasca insiden di kualifikasi Q2 pada Sabtu, 29 Mei kemarin. Untuk mengenang mendiang, sebelum balap dilakukan upacara mengheningkan cipta.



Teks: Indramawan

Foto: motogp.com