top of page

Festival Vokasi Satu Hati 2026: Ajang Adu Skill Calon Mekanik Andal dari SMK Binaan Honda

Gambar penulis: Editor
Editor
2 menit yang lalu
3 menit membaca
MPM Honda Jatim bersama AHM menggelar Festival Vokasi Satu Hati 2026 pada 27–30 Oktober 2026.

Festival Vokasi Satu Hati diadakan sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di bidang otomotif.
Festival Vokasi Satu Hati diadakan sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di bidang otomotif.

OTOPLUS-ONLINE I Siapa bilang anak SMK cuma jago teori? Di MPM Learning Centre, Sedati, Sidoarjo, para siswa dan guru SMK binaan Honda unjuk kebolehan lewat Festival Vokasi Satu Hati 2026. Acara ini digelar PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, bersama PT Astra Honda Motor (AHM). Kegiatan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026 sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di bidang otomotif.


Tahun ini melibatkan 100 siswa dan 100 guru dari 100 SMK binaan Honda di Jawa Timur dan NTT.
Tahun ini melibatkan 100 siswa dan 100 guru dari 100 SMK binaan Honda di Jawa Timur dan NTT.

Festival ini diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, regional, hingga nasional. Tahun ini, sebanyak 100 siswa dan 100 guru pembimbing dari 100 SMK binaan Honda di Jawa Timur dan NTT ikut seleksi regional. Jumlahnya memang jumbo, tapi tujuannya jelas: menguji sekaligus jadi wadah buat mereka mengasah, meninjau, dan menilai sejauh mana keterampilan serta kompetensi yang dimiliki.


Hari pertama merupakan pelaksanaan ujian teori dan praktik meja.
Hari pertama merupakan pelaksanaan ujian teori dan praktik meja.

Babak final regional kategori siswa berlangsung pada 27–28 Oktober 2026. Di hari pertama, semua peserta langsung digeber dengan ujian teori dan praktik meja. Setelah itu, 20 siswa terbaik lanjut ke hari kedua dengan tantangan lebih seru: troubleshooting, perawatan berkala sepeda motor Honda, dan customer handling. Jadi bukan cuma jago bongkar pasang mesin, tapi juga harus luwes melayani konsumen.


Nggak cuma siswa, para guru juga ikut turun gelanggang. Seleksi kategori guru digelar pada 29–30 Oktober 2026 dengan pola serupa: hari pertama teori dan praktik meja, lalu 16 guru terbaik melaju ke hari kedua. Bedanya, para guru masih harus melewati sesi praktik mengajar. Di sini mereka dinilai soal cara menyampaikan materi supaya gampang dicerna siswa, sehingga proses belajar jadi lebih mudah dan cepat.


Soal materi ujian, secara garis besar memang mirip dari tahun ke tahun. Tapi tenang, isinya selalu di-update mengikuti perkembangan teknologi sepeda motor terkini yang ada di pasaran dan dibutuhkan konsumen. Ketika ditanya apakah teknologi itu termasuk perangkat elektrik, jawabannya tegas: semuanya. Persiapan pun terus dilakukan, karena yang disiapkan bukan sekadar layanan purna jual, tapi juga edukasi teknologi ini bagi masyarakat luas.


Menurut pihak MPM, ajang ini juga jadi bukti betapa tingginya kualitas yang bisa dihasilkan sekolah kejuruan. Mereka tidak hanya mampu memenuhi standar industri, tapi juga menorehkan berbagai prestasi, yang tentu membanggakan bagi siswa maupun sekolahnya. Lewat program TPSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor) yang berlanjut sampai tingkat nasional, Honda ingin memastikan para siswa ini benar-benar siap terjun ke dunia industri.


M. Bondan Priyoadi, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim.
M. Bondan Priyoadi, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim.

M. Bondan Priyoadi, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, menyampaikan harapannya. “Festival Vokasi Satu Hati menjadi kesempatan bagi siswa dan guru SMK binaan Honda untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas kompetensi sesuai kebutuhan industri. Kami berharap kompetisi ini dapat mendorong budaya belajar yang berkelanjutan, meningkatkan keterampilan teknis, serta memperkuat kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa lewat semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim ingin terus berkontribusi menyiapkan SDM vokasi yang unggul dan berdaya saing.




Festival ini juga jadi wujud komitmen MPM Honda Jatim bersama AHM dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Lewat pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK binaan Honda diharapkan terus naik. Ujungnya, lahir lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif.


Para pemenang yang akan bertanding di tingkat nasional.
Para pemenang yang akan bertanding di tingkat nasional.

Dari sekian banyak peserta, ini dia nama-nama yang berhasil naik podium di babak final regional kategori siswa. Juara 1 diraih Miko Ravael Ananda Pratama dari SMK Islam 1 Blitar, disusul Dicki Ramadhani dari SMK Negeri 1 Badegan sebagai Juara 2, dan Rikki Arwana dari SMK Negeri 1 Geger di posisi Juara 3. Untuk Harapan 1 sampai 3, berturut-turut ditempati Mohammad Rizki Ramadhani (SMK Negeri 1 Jenangan), Anom Ahmad Wirasmoro Hamam (SMK Negeri 1 Mejayan), dan Muhammad Alfino Rizki Andrianto (SMK Negeri 1 Gempol).


Di kategori guru, Agus Darmawan dari SMK Turen sukses merebut Juara 1. Posisi Juara 2 ditempati Bayu Dadang Prakoso dari SMK Negeri 1 Jenangan, dan Juara 3 diraih Anang ABD Rozak dari SMK Negeri 1 Baureno. Tahun ini MPM bertekad mempertahankan prestasi juara pertama untuk kategori guru, serta juara satu dan dua untuk kategori siswa. Nantinya, empat siswa terbaik dan satu guru akan dipilih untuk mewakili Jawa Timur dan NTT. Selamat untuk para pemenang, dan semoga makin banyak bibit mekanik andal lahir dari bangku SMK!


Teks dan Foto : Nugroho Sakri Yunarto

logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page