top of page

Haval Jolion Ultra HEV Satu-Satunya Model Asal China dalam 10 Besar Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 20 menit yang lalu
  • 2 menit membaca

GWM tawarkan kombinasi fitur teknologi, performa, dan desain modern dengan harga sedikit lebih rendah dibanding rival utamanya.

Dengan banderol sekitar Rp400 jutaan, Haval Jolion Ultra HEV bukan mobil hybrid termurah di pasar. Namun tetap berada di bawah beberapa SUV hybrid populer dari Jepang.
Dengan banderol sekitar Rp400 jutaan, Haval Jolion Ultra HEV bukan mobil hybrid termurah di pasar. Namun tetap berada di bawah beberapa SUV hybrid populer dari Jepang.

OTOPLUS ONLINE I Di tengah dominasi merek Jepang dalam pasar mobil hybrid Indonesia, Haval Jolion Ultra HEV muncul sebagai satu-satunya model asal China yang berhasil menembus daftar 10 besar penjualan mobil hybrid berdasarkan data GAIKINDO pada Mei 2025.


Meski volumenya masih relatif kecil dibanding model Jepang, kehadiran Jolion menunjukkan bahwa pabrikan China mulai mencoba mengambil peran dalam pasar elektrifikasi yang berkembang di Indonesia.



Menariknya, strategi yang diambil oleh Great Wall Motor (GWM) tidak sepenuhnya bertumpu pada harga murah.


Dengan banderol sekitar Rp400 jutaan, Jolion memang bukan mobil hybrid termurah di pasar.


Posisi tersebut masih ditempati model seperti Suzuki XL7 Hybrid dan Suzuki Ertiga Hybrid, yang berada di kisaran Rp270–310 jutaan.


Namun harga Jolion tetap berada di bawah beberapa SUV hybrid populer dari Jepang, seperti Toyota Yaris Cross Hybrid maupun Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.



Dengan posisi tersebut, pendekatan yang diambil GWM lebih mengarah pada value positioning - menawarkan kombinasi fitur teknologi, performa, dan desain modern dengan harga yang sedikit lebih rendah dibanding rival utamanya.


Di sisi lain, Jolion bermain di segmen yang tidak mudah.


Pasar SUV hybrid di kisaran Rp400 jutaan bisa dibilang merupakan salah satu wilayah paling kompetitif di industri otomotif Indonesia.


Pada rentang harga ini, konsumen biasanya dihadapkan pada pilihan dari merek yang sudah lama memiliki reputasi kuat, terutama pabrikan Jepang yang telah menguasai pasar hybrid selama bertahun-tahun.


Selain itu, faktor kepercayaan merek masih menjadi pertimbangan penting bagi konsumen Indonesia ketika memilih teknologi baru seperti hybrid.


Dalam konteks ini, kehadiran Jolion menjadi bagian dari upaya Great Wall Motor untuk memperkenalkan teknologi hybrid mereka sekaligus membangun kepercayaan pasar terhadap merek otomotif China.


Meski penjualannya belum besar, keberadaan Haval Jolion Ultra HEV di daftar 10 besar hybrid terlaris menunjukkan bahwa persaingan di segmen ini mulai berubah.


Jika sebelumnya pasar hybrid hampir sepenuhnya dikuasai oleh pabrikan Jepang, kini mulai muncul pemain baru yang mencoba menawarkan alternatif berbeda bagi konsumen Indonesia.


Teks: Indramawan

Foto: GWM

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page