Honda Diam-Diam Patenkan Desain Airblade 160 di India, Ada Apa?
- Editor

- 5 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Jika Honda bersiap membawa Airblade 160 ke India, bukan tidak mungkin masuk ke pasar negara Asia lainnya, termasuk Indonesia.

OTOPLUS-ONLINE I Kemunculan desain paten Honda Airblade di India langsung memicu spekulasi baru di segmen skutik sporty. Pasalnya, model yang digadang-gadang sebagai Airblade 160 itu disebut berpotensi menjadi lawan serius Yamaha Aerox 155 dan Hero Xoom 160.
Honda sendiri memang belum buka suara soal peluncurannya. Namun langkah “diam-diam” mendaftarkan desain motor ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Honda sedang menyiapkan senjata baru untuk pasar skutik premium.
Informasi ini mencuat setelah media otomotif India, BikeWale, mengungkap bahwa Honda telah mematenkan desain Airblade di negara tersebut.
Untuk diketahui, Honda Airblade selama ini dikenal sebagai skutik sporty premium Honda yang populer di Vietnam. Karena itu, saat desain motor ini dipatenkan di India, banyak pihak menilai Honda sedang menyiapkan langkah baru untuk masuk ke segmen skutik sporty premium di negara tersebut.
Sebagai tambahan, secara global, Honda Airblade juga sudah dipasarkan di beberapa negara Asia, dan tersedia dalam pilihan mesin 125 cc serta 160 cc.
Namun untuk pasar India, banyak pihak meyakini Honda lebih berpotensi menghadirkan varian Airblade 160 karena dinilai lebih cocok menghadapi persaingan di kelas skutik performa tinggi.
Bila benar diluncurkan, Airblade 160 bakal masuk ke arena yang saat ini diisi Yamaha Aerox 155 dan Hero Xoom 160 di India. Menariknya, Airblade punya modal cukup kuat dari sisi desain maupun performa.
Berdasarkan spesifikasi global, Honda Airblade 160 dibekali mesin 157 cc satu silinder berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga sekitar 14,7 bhp dan torsi 14,8 Nm.
Tenaga tersebut dikombinasikan dengan bobot yang relatif ringan, yakni sekitar 113 kg, sehingga berpotensi menawarkan akselerasi responsif dan handling lincah.
Tak hanya itu, fitur yang dibawa juga tergolong modern untuk kelasnya. Mulai dari pencahayaan full LED, panel instrumen LCD, smart key, hingga rem ABS single-channel sudah tersedia pada model globalnya.
Salah satu detail menarik dari desain Airblade adalah penggunaan dek tengah model spine yang membuat tampilannya lebih sporty dibanding skutik dek rata konvensional.
Selain menunjang tampilan agresif, desain tersebut juga memberi kesan motor yang lebih siap untuk penggunaan dinamis.
Meski begitu, perlu dicatat bahwa pendaftaran desain paten belum tentu menjadi tanda pasti peluncuran dalam waktu dekat. Produsen otomotif kerap melakukan registrasi desain hanya untuk melindungi hak kekayaan intelektual di pasar tertentu.
Namun jika Honda benar-benar membawa Airblade 160 ke India, bukan tidak mungkin model ini nantinya juga berpotensi masuk ke pasar negara Asia lainnya, termasuk Indonesia.
Terlebih, tren skutik sporty premium saat ini terus berkembang dan semakin diminati konsumen muda.
Teks: Indramawan
Foto: BikeWale








Komentar