top of page

Hyundai Palisade Hybrid Calligraphy: SUV Bongsor Rasa Mobil Mewah, Plus Irit

Gambar penulis: Editor
Editor
9 jam yang lalu
4 menit membaca
Kami jajal Palisade Hybrid Calligraphy selama dua hari sejauh 315 km untuk mengetahui bagaimana rasanya setelah beralih dari mesin diesel ke tenaga hybrid.

Selain varian Smartstream G2.5T Hybrid-Calligraphy seperti unit tes kami ini, Palisade ditawarkan juga dalam pilihan Smartstream G2.5T Hybrid Signature dan Smartstream G2.5T-GDi Calligraphy AWD.
Selain varian Smartstream G2.5T Hybrid-Calligraphy seperti unit tes kami ini, Palisade ditawarkan juga dalam pilihan Smartstream G2.5T Hybrid Signature dan Smartstream G2.5T-GDi Calligraphy AWD.

OTOPLUS-ONLINE I Jujur saja, begitu melihat Hyundai Palisade generasi baru, kesan pertama kami adalah ā€œwah, gede banget!ā€. Panjangnya sekitar 5 meter, bodinya mengotak, dan grille besarnya bikin mobil ini tampil gagah.


Untuk generasi LX3 ini, Hyundai juga meninggalkan mesin diesel dan beralih ke tenaga hybrid. Pertanyaannya, bagaimana rasanya saat dipakai sehari-hari?


Untuk menjawabnya, OTOPLUS-ONLINE membawa Palisade Hybrid Calligraphy menjelajah selama dua hari dengan total jarak tes 315 km.


Ban Pirelli Scorpion MS ukuran 265/45R21 ini harganya sekitar Rp9 juta per ban.
Ban Pirelli Scorpion MS ukuran 265/45R21 ini harganya sekitar Rp9 juta per ban.

Kesan pertama muncul saat kami melihat mobilnya dari dekat. Desainnya tegas dan modern, dengan grille besar dan lampu LED futuristis beranimasi. Pelek 21 inci (21x8) khas varian Calligraphy bikin tampilannya makin kokoh.


Menurut kami, penampilannya cukup premium untuk menyaingi SUV besar asal Amerika.


Hari pertama kami habiskan di dalam kota Surabaya yang padat dan panas, dengan suhu rata-rata 31 derajat Celcius. Hari kedua kami ajak keluar kota lewat rute Surabaya-Pandaan, lalu menanjak ke jalanan berliku di sekitar Tretes dan Trawas.


Dasbornya didominasi sepasang layar LCD TFT 12,3 inci.
Dasbornya didominasi sepasang layar LCD TFT 12,3 inci.

Masuk ke kabin, suasananya langsung terasa mewah. Ruangnya lega, dan ada dual curved display 12,3 inci yang kelihatan canggih. Mobil ini juga punya fitur unik seperti pemindai sidik jari untuk menyalakan mobil atau memuat profil pengemudi. Rasanya seperti masuk ke lounge berjalan.


Jok pengemudi dengan setelan elektrik 18 arah, bingung gak tuh?
Jok pengemudi dengan setelan elektrik 18 arah, bingung gak tuh?

Kursi pengemudi jadi salah satu bintang. Pengaturan elektriknya sampai 18 arah, dilengkapi fungsi pijat Ergo Motion dan mode relaksasi. Di tengah kemacetan Surabaya, fitur pijat ini lumayan menolong. Lampu merah yang biasanya bikin emosi jadi terasa seperti sesi spa singkat.


Total output 329 DK dengan torsi 460 Nm memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 8 detik. Impresif untuk sebuah SUV berbobot kotor 2,85 ton!
Total output 329 DK dengan torsi 460 Nm memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 8 detik. Impresif untuk sebuah SUV berbobot kotor 2,85 ton!

Urusan performa, Palisade ini dibekali mesin 2.500 cc 4-silinder turbo yang dipadukan motor listrik. Tenaga gabungannya sekitar 329 dk dengan torsi 460 Nm. Motor listriknya sendiri menyumbang sekitar 53 dk dan torsi 264 Nm, dengan baterai lithium-ion 1,65 kWh. Angkanya besar untuk SUV tiga baris, dan terasa saat pedal gas diinjak.


Varian 2WD mengandalkan roda depan sebagai penggerak.
Varian 2WD mengandalkan roda depan sebagai penggerak.

Di dalam kota, bantuan motor listrik terasa jelas. Saat start dari lampu merah atau berjalan merayap, mobil bergerak halus dan responsif, tanpa kesan ā€œberatā€ yang biasa muncul pada SUV bongsor.


Menurut data yang kami pegang, konsumsi BBM di dalam kota sekitar 15,3 km/liter. Untuk mobil sebesar ini, angka tersebut tergolong irit. Dompet kami cukup lega, apalagi kemacetan Surabaya biasanya paling menguras bensin.


Oktan minimal yang direkomendasikan RON 91 dan aman menenggak biofuel dengan kandungan etanol maksimal 10%.
Oktan minimal yang direkomendasikan RON 91 dan aman menenggak biofuel dengan kandungan etanol maksimal 10%.

Pindah ke jalan tol Surabaya-Pandaan, karakter Palisade berubah jadi cruiser santai. Konsumsi BBM di jalan tol sekitar 16,2 km/liter. Dengan tangki 72 liter, secara teori mobil ini bisa menempuh 1.100-1.200 km sekali isi penuh.


Itu artinya perjalanan Surabaya-Jakarta bisa ditempuh tanpa pikir panjang soal SPBU. Hyundai SmartSense (ADAS) seperti adaptive cruise control dan lane keeping assist juga bikin perjalanan jauh jadi lebih santai.


Sistem audio Bose 14 spiker dengan amplifier eksternal dan teknologi CenterPoint 360.
Sistem audio Bose 14 spiker dengan amplifier eksternal dan teknologi CenterPoint 360.

Kabin mobil ini cukup senyap untuk jalan tol, dan sistem audio Bose-nya terasa enak buat memutar playlist favorit. Namun, kami mencatat satu hal. Meski kaca sudah double glass, suara mesin kadang masih masuk ke kabin saat bekerja keras. Hal ini sedikit mengurangi kehalusan khas mobil hybrid.


Column Type Shift-By-Wire seperti yang ada di Ioniq 5.
Column Type Shift-By-Wire seperti yang ada di Ioniq 5.

Transmisinya memakai otomatis konvensional 6-percepatan, bukan transmisi khusus hybrid seperti kebanyakan rivalnya. Dalam pemakaian, perpindahan giginya terasa responsif dan tenaga datang instan berkat bantuan motor listrik.


Mungkin secara teknis kurang ā€œkekinianā€, tapi saat dikendarai kami tidak merasa itu masalah besar. Bagi pengendara yang tidak terlalu peduli teori, hasil akhirnya tetap menyenangkan.


Ingat, dimensi panjang dan lebarnya tidak selalu bisa diakomodasi jalan di daerah pegunungan yang umumnya tidak terlalu lebar.
Ingat, dimensi panjang dan lebarnya tidak selalu bisa diakomodasi jalan di daerah pegunungan yang umumnya tidak terlalu lebar.

Tantangan sebenarnya datang saat kami masuk rute berliku di sekitar Tretes dan Trawas. Tenaga besar sangat berguna di tanjakan, dan mobil naik tanpa terlihat kesulitan.


Hanya saja, dimensi bodi yang panjang bikin Palisade terasa sedikit limbung saat bermanuver di tikungan. Mobil ini tetap terkontrol dengan baik, tapi kita jelas sedang membawa SUV 5 meter.


Ban 265/45R21 yang berprofil tipis juga bikin kita perlu waspada di jalan yang kurang mulus.


Jok baris kedua dibekali pengaturan elektrik 6 arah untuk fleksibilitas posisi duduk,
Jok baris kedua dibekali pengaturan elektrik 6 arah untuk fleksibilitas posisi duduk,

Bagaimana dengan penumpang belakang? Baris kedua memakai captain seat elektrik yang dibalut kulit Nappa dengan pemanas dan ventilasi, dilengkapi fungsi Dynamic Body Care.


Penumpang jelas dimanja, bahkan ada panoramic sunroof ganda yang bikin kabin terasa makin lapang. Sayangnya, pengoperasian sunroof masih terpusat di bagian depan, jadi penumpang belakang tidak bisa mengaturnya sendiri.


Kapasitas bagasi dapat dimaksimalkan hingga 2.081 liter dengan melipat jok baris kedua rata lantai.
Kapasitas bagasi dapat dimaksimalkan hingga 2.081 liter dengan melipat jok baris kedua rata lantai.

Soal kepraktisan, bagasinya fleksibel. Kapasitasnya 300 liter saat tiga baris terpakai, 712 liter kalau jok baris ketiga dilipat, dan sampai 2.081 liter kalau baris kedua ikut dilipat.


Pelipatan jok cukup dengan memencet tombol di dinding bagasi. Praktis banget buat keluarga yang hobi bawa barang banyak.


Ada juga kompartemen sterilisasi UV-C di konsol tengah untuk barang kecil seperti ponsel atau kacamata.


Surround view monitor didukung 4 buah kamera.
Surround view monitor didukung 4 buah kamera.

Untuk kenyamanan parkir, Surround View Monitor (SVM)/kamera 360 derajat dan sensor parkir sangat membantu di mobil sebesar ini. Tampilan blind spot yang muncul di panel instrumen juga bikin pindah lajur jadi lebih tenang.


Meski begitu, kami mencatat beberapa hal lain. Pengaturan setir masih manual, padahal harganya sudah kelas atas. Selain itu, sempat ada catatan recall global terkait perangkat lunak kursi elektrik pada varian tertentu, walau pembaruannya bisa dilakukan lewat OTA.


Meski sudah beralih jadi hybrid, kecepatan maksimalnya masih tembus 210 km/jam!
Meski sudah beralih jadi hybrid, kecepatan maksimalnya masih tembus 210 km/jam!

Terakhir, soal harga. Palisade Hybrid Calligraphy dibanderol sekitar Rp1,3 miliar hingga mendekati Rp1,4 miliar OTR, jelas bukan angka kecil. Tapi untuk paket lengkap berupa performa bertenaga, BBM irit, dan kabin semewah ini, Palisade punya daya tarik kuat. Cocok untuk kamu yang butuh SUV keluarga dengan rasa mobil mewah, dan siap menerima sedikit catatan seperti suara mesin dan bodi yang agak limbung.


Teks dan Foto: Nugroho Sakri Yunarto

logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page