Jorge Martin Menangkan Sprint Race MotoGP Silverstone 2026, Aprilia Kuasai Podium
- Editor

- 13 jam yang lalu
- 2 menit membaca
Martin selesaikan Sprint 10 lap dengan waktu 19 menit 49,066 detik unggul 1,530 detik atas Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia, dan Marco Bezzecchi dengan selisih 3,974 detik.

OTOPLUS-ONLINE I Jorge Martin tampil dominan pada Sprint MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8/2026). Pembalap Aprilia Racing itu memimpin balapan sejak start hingga finis dan membawa Aprilia mencetak sejarah dengan menyapu bersih tiga posisi podium.
Martin menyelesaikan Sprint 10 lap dengan waktu 19 menit 49,066 detik. Ia unggul 1,530 detik atas Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia, sedangkan Marco Bezzecchi finis ketiga dengan selisih 3,974 detik.
Bagi Martin, kemenangan ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar tambahan poin. Ia mengaku akhirnya kembali menemukan feeling dan kecepatan yang sempat hilang dalam beberapa seri terakhir.
āYang paling penting bagi saya bukan hasilnya, tetapi mendapatkan feeling yang luar biasa lagi dan kembali memiliki kecepatan,ā ujar Martin seperti dikutip Crash.net.
āKami sudah keluar sedikit dari lubang (masalah) yang kami alami, dan ini tentu memberikan banyak motivasi.ā
Meski demikian, Martin mengingatkan bahwa kemenangan di Silverstone belum berarti seluruh persoalan sudah selesai. Ia ingin membuktikan konsistensi performanya pada seri-seri berikutnya.
Menariknya, kemenangan Martin juga tidak datang tanpa masalah. Ia mengaku mulai mengalami tyre graining (mengelupas) pada ban belakang sejak lap keempat.
āSaya berada dalam masalah besar setelah empat lap,ā ungkapnya.
Martin kemudian mengubah cara membuka gas untuk menjaga grip ban. Ia menghindari membuka throttle hingga penuh dan menunggu sampai grip kembali tersedia.
Situasi berbeda dialami Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo tersebut justru terpuruk hingga posisi kesembilan setelah mengalami masalah serius pada ban belakang.
Marquez mengatakan persoalan mulai muncul sejak lap keempat dan merupakan masalah yang belum pernah ia alami sebelumnya di Silverstone. Graining membuat grip belakang turun drastis sehingga ritmenya merosot tajam.
Dari posisi keenam, Marquez terus kehilangan tempat hingga finis kesembilan, terpaut 13,965 detik dari Martin. Bahkan, ketika berusaha mempertahankan posisi, bagian belakang motornya bergerak hebat hingga memicu airbag pada wearpack-nya.
Hasil Sprint ini membuat Martin semakin nyaman di puncak klasemen. Keunggulannya atas Ogura melebar menjadi 17 poin, sementara Marquez kini tertinggal 29 poin.

Dengan Aprilia menguasai tiga posisi teratas, Sprint Silverstone menjadi sinyal kuat bahwa Martin dan Aprilia mulai menemukan kembali performa terbaiknya. Namun, balapan utama Minggu akan menjadi ujian sebenarnya, terutama dalam menghadapi jarak balap yang lebih panjang dan karakter ban medium.
Teks: Indramawan
Foto: @motogp




Komentar