top of page

Marc Marquez Bicara Ambisi, Peluang Lampaui Rekor Agostini dan Rossi di Era Baru MotoGP 2027

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 1 hari yang lalu
  • 3 menit membaca
Marc Marquez punya ambisi pribadi sebagai prioritas utama di puncak kariernya bersama Ducati di era baru MotoGP 2027.

Kontrak bersama Ducati hingga 2028 memberi peluang besar pada Marquez untuk melampaui rekor Giacomo Agostini dan Valentino Rossi.
Kontrak bersama Ducati hingga 2028 memberi peluang besar pada Marquez untuk melampaui rekor Giacomo Agostini dan Valentino Rossi.

OTOPLUS-ONLINE I Memasuki era regulasi baru bermesin 850 cc pada 2027, Marc Marquez yang didukung tim kuat Ducati Lenovo Team berpeluang menyamai rekor delapan kali juara dunia di kelas utama milik Giacomo Agostini, sekaligus mendekati catatan 89 kemenangan Valentino Rossi. Namun, di tengah peluang tersebut, Marquez justru menempatkan satu ambisi pribadi sebagai prioritas utama!


Marc Marquez memastikan masa depannya bersama Ducati Lenovo Team hingga akhir musim MotoGP 2028. Perpanjangan kontrak dua tahun itu membuat rider Spanyol tersebut menjadi salah satu fondasi Ducati saat kejuaraan memasuki era baru pada 2027, ketika mesin 1.000 cc digantikan 850 cc.


Marquez hanya terpaut 14 kemenangan dari rekor 89 kemenangan kelas utama MotoGP yang dipegang Valentino Rossi.
Marquez hanya terpaut 14 kemenangan dari rekor 89 kemenangan kelas utama MotoGP yang dipegang Valentino Rossi.

Kontrak tersebut membuka peluang besar bagi Marquez untuk terus memburu catatan bersejarah. Ia hanya membutuhkan satu gelar kelas utama lagi untuk menyamai rekor titel delapan kali juara dunia milik Giacomo Agostini. Selain itu, Marquez juga berjarak 14 kemenangan dari rekor 89 kemenangan kelas utama yang dipegang Valentino Rossi.


Namun, ambisi terbesar Marquez ternyata bukan semata mengejar dua catatan tersebut.


ā€œAmbisi terbesar saya adalah menikmati gairah saya pada tahun-tahun terakhir karier,ā€ kata Marquez kepada Crash.net.



Rider berusia 33 tahun itu menjelaskan, tidak sedikit atlet yang mengakhiri karier dengan rasa kecewa hingga kehilangan kecintaan terhadap olahraga yang membesarkan mereka. Cedera, tekanan, dan hasil buruk bisa menjadi penyebabnya. Marquez tidak ingin mengakhiri perjalanannya dengan cara seperti itu.


ā€œSaya tidak tahu apakah ini akan menjadi kontrak terakhir saya atau tidak, tetapi saya ingin mengingat tahun-tahun terakhir karier saya dengan cara yang baik,ā€ ujarnya.


Sempat alami periode sulit, kini Marc Marquez kembali temukan performa terbaiknya bersama Ducati.
Sempat alami periode sulit, kini Marc Marquez kembali temukan performa terbaiknya bersama Ducati.

Pernyataan itu terasa relevan mengingat perjalanan Marquez dalam beberapa tahun terakhir. Ia pernah melewati masa panjang pemulihan cedera lengan kanan, operasi berulang, hingga periode sulit sebelum kembali menemukan performa terbaiknya bersama Ducati.


Karena itu, kontrak hingga 2028 tidak hanya memberinya kesempatan mengejar rekor Agostini dan Rossi, tetapi juga ruang untuk menikmati kembali balapan di level tertinggi.



Meski menempatkan kesenangan membalap sebagai ambisi utama, Marquez tetap tidak mengendurkan target kompetitifnya. Ia menegaskan tetap ingin tampil maksimal dan mendorong diri hingga 100 persen. Baginya, menikmati MotoGP tidak berarti mengurangi keinginan untuk menang.


Matc Marquez akan menghadapi tantangan berikutnya di era baru MotoGP 2027 yang sarat perubahan regulasi.
Matc Marquez akan menghadapi tantangan berikutnya di era baru MotoGP 2027 yang sarat perubahan regulasi.

Tantangan berikutnya akan datang pada 2027. Regulasi baru akan memperkenalkan mesin 850 cc, mengurangi perangkat aerodinamika, larangan ride-height device, serta mengganti pemasok ban menjadi Pirelli. Perubahan tersebut akan membuat seluruh pabrikan memulai proyek dengan basis teknis yang berbeda.



Marquez tidak melihat era baru itu sebagai ancaman. Dalam wawancara dengan Motorsport.com pada Maret 2026, ia memperkirakan kecepatan puncak motor memang akan turun dengan mesin lebih kecil. Namun, catatan waktu putaran belum tentu melambat karena pabrikan akan terus menemukan solusi untuk menjaga performa motor.


Pandangan itu menunjukkan Marquez memahami bahwa era 850 cc akan menjadi ujian adaptasi, bukan sekadar soal kapasitas mesin. Ducati juga akan menghadapi tantangan baru karena beberapa area yang selama ini menjadi kekuatannya, seperti aero dan ride-height device, akan dibatasi.



Meski begitu, keputusan Ducati memperpanjang kontrak Marquez hingga 2028 menegaskan keyakinan pabrikan Italia tersebut pada kemampuannya memimpin pengembangan motor generasi baru.


Marc Marquez jadi harapan Ducati dalam pengembangan motor 850cc bersama Pedro Acosta.
Marc Marquez jadi harapan Ducati dalam pengembangan motor 850cc bersama Pedro Acosta.

Sementara itu El PaĆ­s menyebut Marquez akan tetap menjadi figur utama proyek Ducati pada dua musim pertama era 850 cc. Perannya akan semakin menarik karena mulai 2027 ia dijadwalkan satu garasi dengan Pedro Acosta. Ducati pun memiliki kombinasi antara pengalaman Marquez dan kecepatan generasi baru yang dibawa Acosta.


Duet itu dapat menjadi modal besar Ducati, tetapi juga membuka persaingan internal yang menarik. Acosta pernah menyebut kesempatan menjadi rekan setim Marquez sebagai tantangan terbesar dalam kariernya. Di sisi lain, Marquez menilai rider muda Spanyol tersebut sebagai salah satu pembalap tercepat dan paling menjanjikan di grid.


Bagi Marquez, MotoGP 2027 bukan hanya tentang melanjutkan dominasi Ducati atau mengejar rekor Agostini dan Rossi. Era 850 cc akan menjadi panggung untuk membuktikan bahwa ia masih mampu beradaptasi, memimpin proyek baru, dan tetap menikmati gairah membalap yang telah membentuk kariernya.


Teks: Indramawan

Foto: @marcmarquez93

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page