Kawasaki Teryx4 H2: Mainan Brutal Bertenaga 253 PS Seharga Rp1,2 Miliar Kini Hadir di Indonesia!
- Editor

- 31 menit yang lalu
- 3 menit membaca
Teryx4 H2 hadir sebagai interpretasi ekstrem Kawasaki terhadap dunia off-road performa tinggi.

OTOPLUS-ONLINE I PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) kembali membuat gebrakan di segmen kendaraan rekreasi premium Tanah Air lewat peluncuran Kawasaki Teryx4 H2 di Jakarta Fair 2026 (11/6).

Mengusung konsep “Built Beyond Belief”, kendaraan kategori side-by-side hypersport ini hadir sebagai interpretasi ekstrem Kawasaki terhadap dunia off-road performa tinggi.
Mesin Kawasaki Ninja H2 Supercharged

Berbeda dengan mayoritas kendaraan side-by-side yang umumnya memakai mesin dua silinder, Teryx4 H2 justru mengusung mesin 4-silinder segaris 999 cc DOHC 16 katup berpendingin cairan.




Basis mesin ini berasal dari keluarga mesin supercharged Kawasaki Ninja H2 yang terkenal sebagai salah satu jantung mekanis paling buas buatan Kawasaki.
Namun untuk kebutuhan kendaraan side-by-side, Kawasaki melakukan sejumlah penyesuaian karakter tenaga agar lebih optimal digunakan di medan off-road ekstrem dengan fokus pada torsi besar dan respons instan di berbagai putaran mesin.
Mesin tersebut kemudian dipadukan dengan teknologi Kawasaki Supercharger yang dikembangkan langsung oleh Kawasaki Heavy Industries.

Teknologi induksi paksa ini diklaim mampu menghadirkan akselerasi brutal tanpa gejala turbo lag, sekaligus menjadi bukti transfer teknologi lintas divisi Kawasaki, termasuk pengalaman mereka di sektor roda dua performa tinggi hingga kedirgantaraan.
Hasilnya benar-benar buas! Mesin supercharged tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum hingga 253 PS pada 9.000 rpm dengan torsi puncak mencapai 198,3 Nm di 8.800 rpm.

Tenaga sebesar 253 PS yang dihasilkan Kawasaki Teryx4 H2 ini tergolong sangat ekstrem untuk kendaraan side-by-side.
Sebagai gambaran, output tersebut bahkan sudah melampaui tenaga sebagian besar SUV ladder frame bermesin diesel yang beredar di Indonesia. Misalnya, tenaga Teryx4 H2 berada di atas Toyota Fortuner 2.8 GR Sport yang menghasilkan sekitar 204 PS maupun Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate yang berada di kisaran 181 PS.
Yang lebih mengejutkan, tenaga 253 PS itu dihasilkan dari mesin 999 cc empat silinder supercharged, kapasitas yang jauh lebih kecil dibanding mesin SUV diesel 2.4–2.8 liter.

Bobot kendaraan yang jauh lebih ringan dibanding SUV juga membuat sensasi akselerasinya jauh lebih brutal di medan tanah maupun pasir.
Jika dibandingkan dunia balap motor, tenaga tersebut sudah mendekati output motor prototipe MotoGP generasi awal era 990 cc di awal 2000-an. Artinya, Kawasaki pada dasarnya memasukkan karakter mesin hypersport superbike ke dalam kendaraan off-road empat roda untuk melibas jalur ekstrem.


Nah, seluruh tenaga sebesar ini disalurkan melalui transmisi dual-range CVT dengan pilihan mode penggerak 2WD, 4WD, hingga 4WD lengkap dengan dual-mode front differential lock untuk menghadapi berbagai karakter lintasan ekstrem.
Rangka dan Kaki-Kaki

Untuk menopang performa besar tersebut, Kawasaki membangun Teryx4 H2 menggunakan rangka ladder frame berbahan baja tubular.
Sektor kaki-kaki mengandalkan suspensi premium FOX 3.0 Internal Bypass shocks di keempat roda.



Suspensi depan memakai model double wishbone dengan wheel travel mencapai 589 mm, sementara bagian belakang menggunakan sistem 4-link trailing arm dengan wheel travel 609 mm.
Kombinasi tersebut menghasilkan ground clearance setinggi 420 mm, memungkinkan kendaraan melibas jalur berbatu, lumpur, hingga gurun pasir dengan lebih percaya diri.


Daya cengkeram diperkuat ban MAXXIS Carnivore Plus berukuran 33 x 10.00R16, sedangkan pengereman dipercayakan pada rem cakram ganda ø270 mm di depan dan belakang.

Kawasaki juga melengkapinya dengan Electric Power Steering (EPS) untuk membantu pengendalian saat melibas medan berat dalam kecepatan tinggi.
Kabin


Masuk ke kabin, Teryx4 H2 dirancang sebagai kendaraan rekreasi empat penumpang dengan nuansa futuristis khas hypersport. Pengemudi dimanjakan layar TFT full-color 7 inci beresolusi tinggi yang menampilkan berbagai informasi penting mulai dari takometer, mode penggerak, hingga temperatur boost supercharger.
Sistem tersebut juga mendukung konektivitas smartphone melalui ekosistem digital Kawasaki.





Di bagian belakang, tersedia bak muatan dengan kapasitas angkut hingga 136 kg untuk menunjang aktivitas outdoor maupun ekspedisi ekstrem.


Dengan banderol Rp 1.211.800.000 (MSRP Jakarta), Kawasaki Teryx4 H2 jelas bukan kendaraan untuk semua orang. Namun bagi kolektor premium, pegiat speed off-road, maupun penghobi kendaraan ekstrem kelas atas, model ini menjadi salah satu mainan paling brutal dan eksklusif yang pernah dibawa Kawasaki ke Indonesia.
Teks: Indramawan
Foto: Kawasaki Indonesia




Komentar