top of page

Kei Car Makin Diminati, Daihatsu Mira e:S Terbaru Meluncur di Jepang, Konsumsi BBM 27 Km/L dan Harga Rp120 Jutaan

Gambar penulis: Editor
Editor
23 menit yang lalu
3 menit membaca
Daihatsu resmi memperbarui Mira e:S dengan fokus pada peningkatan efisiensi bahan bakar dan keselamatan.

Daihatsu resmi memperbarui Mira e:S, mobil mungil berstatus kei car yang dipasarkan di Jepang mulai 27 Agustus 2026, berpeluang masuk ke Indonesia?
Daihatsu resmi memperbarui Mira e:S, mobil mungil berstatus kei car yang dipasarkan di Jepang mulai 27 Agustus 2026, berpeluang masuk ke Indonesia?

OTOPLUS-ONLINE I Daihatsu resmi memperbarui Mira e:S, mobil mungil berstatus kei car yang dipasarkan di Jepang. Dalam pengumuman resminya, Daihatsu menyebut penyegaran ini berfokus pada peningkatan efisiensi bahan bakar dan keselamatan, sementara penjualan nasional di Jepang dimulai 27 Agustus 2026.


Mira e:S sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2011 dan ditempatkan Daihatsu sebagai model dasar dalam jajaran mobil penumpang mininya.


Pada pembaruan terbaru, Daihatsu menggunakan mesin dan ECU baru. Hasilnya, konsumsi bahan bakar diklaim membaik sekitar 8 persen untuk versi 2WD dan sekitar 5 persen pada versi 4WD dibandingkan model sebelumnya. Output dan torsi maksimum mesin juga meningkat.


Spesifikasi Mira e:S



Mira e:S tetap menggunakan mesin bensin 3-silinder 658 cc naturally aspirated yang dipadukan transmisi CVT. Pilihan penggeraknya terdiri dari 2WD dan 4WD, sedangkan kapasitas kabin mencapai empat penumpang.


Dimensinya khas kei car, dengan panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan wheelbase 2.455 mm. Untuk konsumsi bahan bakar, situs resmi Daihatsu Jepang mencatat angka 27,0 km/l WLTC untuk 2WD dan 24,4 km/l untuk 4WD.



Untuk diketahui, angka konsumsi 27,0 km/l merupakan hasil pengujian WLTC Jepang. Kondisi penggunaan sebenarnya dapat berbeda tergantung cuaca, lalu lintas, gaya berkendara, dan penggunaan AC.


Namun angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Mira e:S karena mobil ini dirancang sebagai kendaraan harian yang sederhana, ringan, dan efisien.


Smart Assist Mendapat Pembaruan



Perubahan besar lainnya berada pada sistem keselamatan Smart Assist. Sistem pengereman pencegah tabrakan kini dapat mendeteksi sepeda yang melintas di jalur kendaraan, kendaraan dari arah berlawanan ketika berbelok di persimpangan, serta pejalan kaki yang mendekat dari arah berlawanan ketika kendaraan berbelok.


Kemampuan mendeteksi pejalan kaki pada malam hari juga ditambahkan, sementara batas kecepatan operasi deteksi pejalan kaki meningkat dari 60 km/jam menjadi 80 km/jam.



Daihatsu juga menambahkan Roadside Departure Warning dan Sway Warning, serta meningkatkan sistem pencegah salah injak pedal dengan kontrol pengereman pada bagian depan dan belakang.


Ada pula opsi Smart Drive Recorder Upgrade Package yang memanfaatkan kamera stereo Smart Assist untuk fungsi perekam perjalanan.


Untuk varian baru X ā€œLimitedā€, perlengkapannya mencakup tombol start, keyless entry, pemanas kursi depan, pengatur ketinggian kursi pengemudi, tilt steering, AC otomatis, dan spion yang dapat melipat secara otomatis.


Harga Mulai Rp120 Jutaan



Di Jepang, Daihatsu memasang harga Mira e:S mulai Ā„1.096.700, termasuk pajak konsumsi Jepang. Sementara varian X ā€œLimitedā€ 2WD dibanderol mulai Ā„1.380.500. Harga tertinggi mencapai Ā„1.507.000 untuk X ā€œLimitedā€ 4WD.


Jika dikonversikan secara kasar, harga termurah tersebut berada di kisaran Rp120 jutaan. Namun, angka ini merupakan harga pasar Jepang dan bukan harga jika model tersebut nantinya dipasarkan di Indonesia.


Potensi MIRA e:S Masuk Indonesia



Belum ada pernyataan resmi Daihatsu yang menyebut Mira e:S terbaru akan dipasarkan di Indonesia. Namun, ada perkembangan menarik yang menunjukkan Daihatsu Indonesia mulai memberi perhatian lebih besar terhadap kendaraan berukuran kecil ala kei car.


Pada GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang yang berlangsung pada 30 Juli – 9 Agustus 2026 lalu, Daihatsu Indonesia membawa empat kendaraan yang dikategorikan sebagai kei car. Keempatnya terdiri dari tiga mobil konsep, yakni Midget X, K-Vision, dan K-Open, serta e-ATRAI yang sudah dijual di Jepang sebagai produk Japan Domestic Market (JDM).



Midget X merupakan konsep BEV berukuran sangat kompak dengan konfigurasi tiga penumpang. K-Vision membawa teknologi e-SMART HYBRID, sedangkan K-OPEN merupakan mobil konsep berbasis Daihatsu Copen dengan konfigurasi mesin depan dan penggerak roda belakang.


Sementara itu, e-ATRAI berbeda karena bukan sekadar konsep. Daihatsu Indonesia menyebutnya sebagai mobil listrik perdana Daihatsu yang dijual di pasar domestik Jepang sejak Februari 2026. Model ini menggunakan baterai lithium-ion 36,6 kWh, jarak tempuh lebih dari 250 km, serta kemampuan fast charging 50 kW hingga 80 persen sekitar 50 menit.



Kehadiran empat model tersebut memperlihatkan bahwa Daihatsu Indonesia memang sedang mengeksplorasi tema kendaraan kompak Jepang. Namun, hal itu belum dapat dijadikan bukti bahwa Mira e:S akan menyusul ke Indonesia.


Terlebih, Mira e:S terbaru yang diluncurkan Daihatsu pada Agustus 2026 masih merupakan produk pasar Jepang. Karena itu, untuk saat ini, posisinya lebih tepat disebut sebagai model yang menarik untuk dipantau, bukan produk yang sudah dikonfirmasi akan hadir di Indonesia.


Teks: Indramawan

Foto: Daihatsu Global

logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2026 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page