top of page

Komunitas Gledekan GankZ Hidupkan Fun Race Kereta Luncur Tradisional di Tretes

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 5 jam yang lalu
  • 2 menit membaca
Gledekan fun race menggunakan kereta luncur rakitan tanpa mesin di jalanan menurun kawasan Tretes, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Gledekan mengacu pada papan luncur menyerupai skateboard kayu dengan ditambahi setang kemudi, sehingga joki bisa mengendalikan arah dan kecepatan dan dibantu sistem pengereman sederhana sebagai pengaman.
Gledekan mengacu pada papan luncur menyerupai skateboard kayu dengan ditambahi setang kemudi, sehingga joki bisa mengendalikan arah dan kecepatan dan dibantu sistem pengereman sederhana sebagai pengaman.

OTOPLUS-ONLINE I Di tengah maraknya komunitas otomotif yang identik dengan deru mesin, komunitas Gledekan GankZ justru menghadirkan sensasi berbeda. Melalui akun Instagram resminya, komunitas ini rutin membagikan aktivitas fun race menggunakan kereta luncur rakitan tanpa mesin di jalanan menurun kawasan Tretes, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.


Berbeda dengan balapan pada umumnya, kendaraan yang digunakan dibuat sederhana dan melaju tanpa bantuan mesin. Kereta luncur tersebut memanfaatkan kontur jalan menurun.


Keunikan itulah yang menjadi daya tarik utama Gledekan GankZ. Di Jawa Timur, istilah "gledekan" mengacu pada gerobak kayu yang digunakan untuk mengangkut pasir, bahan bangunan, dan lain sebagainya.


Namun dalam konteks fun race ini, gledekan mengacu pada papan luncur menyerupai skateboard kayu dengan ditambahi setang kemudi, sehingga joki bisa mengendalikan arah dan kecepatan dan dibantu sistem pengereman sederhana sebagai pengaman.



Terkait safety, sebelum rombongan diberangkatkan, kru yang bertugas akan menghubungi kru lain untuk memberitahukan jalur aman dari kendaraan umum yang melintas. Mereka menggunakan handy talkie atau HT dalam berkomunikasi.



Setelah itu, kru lain yang bertugas memberangkatkan akan memberikan petunjuk singkat cara bermain:

  • Kayuh dengan tangan sampai kecepatan gledekan dirasa cukup untuk meluncur

  • Fungsikan rem untuk kurangi kecepatan 100 meter sebelum tikungan

  • Lepas rem setelah keluar tikungan


Dari berbagai unggahan di media sosial, kegiatan ini tidak hanya diikuti kalangan dewasa, tetapi juga anak-anak dengan pendampingan orang tua dan perlengkapan keselamatan seperti helm.



Suasananya lebih menyerupai ajang rekreasi keluarga dibandingkan sekadar kompetisi.



Dokumentasi yang dibagikan komunitas juga memperlihatkan antusiasme para peserta dan masyarakat yang memadati sisi lintasan untuk menyaksikan kereta-kereta luncur melintas.


Momen tersebut kerap diabadikan oleh fotografer lokal sehingga menghasilkan foto-foto yang dinamis dan menarik perhatian warganet.



Selain menjadi wadah berkumpul para penghobi, Gledekan GankZ turut menghidupkan kembali permainan tradisional yang dikemas lebih modern. Semangat gotong royong terlihat dari kreativitas anggota dalam membuat, memodifikasi, hingga mengembangkan kereta luncur mereka.



Jika dilihat sekilas, aktivitas ini memiliki kemiripan dengan soapbox race yang populer di sejumlah negara Eropa. Bedanya, Gledekan tetap mempertahankan identitas lokal melalui penggunaan kereta luncur sederhana hasil kreasi masyarakat.


Dengan konsistensi menggelar kegiatan dan aktif mendokumentasikannya melalui media sosial resmi, Gledekan GankZ berpotensi menjadi salah satu ikon komunitas rekreasi berbasis budaya lokal yang mampu menarik perhatian masyarakat lebih luas, termasuk sponsor yang sudah mulai melirik.


Catatan redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan konten yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi @gledekan_gankz_official. Informasi mengenai sejarah, asal-usul nama "gledekan", maupun profil komunitas akan diperbarui setelah memperoleh konfirmasi langsung dari pengurus komunitas. Foto-foto pada artikel ini adalah hasil tangkapan layar video Reels dari Instagram @gledekan_gankz_official yang telah mengalami enhancement menggunakan AI.


Teks: Indramawan

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page