top of page

Makna Imlek dan Tahun Kuda dalam Karya Mural Priscilla Tey “Spirit of Legends“ di Porsche at Jewel - Singapore Art Week 2026

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 2 menit yang lalu
  • 3 menit membaca


Seni mural karya Priscilla Tey “Spirit of Legends“ akan dipamerkan untuk umum hingga 31 Maret 2026 di Porsche at Jewel, Jewel Changi Airport, sebagai bagian dari rangkaian Singapore Art Week 2026.

OTOPLUS ONLINE I Tahun Baru Imlek selalu hadir sebagai momen refleksi dan harapan. Dalam siklus kalender lunar, setiap shio membawa makna tersendiri, dan Tahun Kuda kerap dimaknai sebagai simbol energi, ketangguhan, gerak maju, serta keberanian untuk melangkah ke fase baru.


Pada perayaan Imlek 2026, semangat tersebut diterjemahkan melalui bahasa seni kontemporer oleh seniman asal Singapura, Priscilla Tey, lewat sebuah karya mural bertajuk Spirit of Legends.



Mural ini diperkenalkan di Porsche at Jewel, gerai ritel Porsche yang baru dibuka di Jewel Changi Airport, sebagai bagian dari rangkaian Singapore Art Week 2026.


Namun lebih dari sekadar instalasi visual, Spirit of Legends menjadi ruang dialog antara tradisi Imlek, ekspresi seni Asia kontemporer, dan warisan motorsport Eropa. Sebuah pertemuan lintas budaya yang dirajut secara halus dan bermakna.


Priscilla Tey dikenal dengan pendekatan visualnya yang ekspresif dan sarat simbolisme. Dalam Spirit of Legends, ia menjadikan sosok kuda sebagai motif utama, tidak hanya sebagai representasi shio Tahun Kuda, tetapi juga sebagai metafora kekuatan, kelincahan, dan momentum.


Dalam bentuk abstrak yang dinamis, figur kuda dihadirkan seolah bergerak tanpa henti, mencerminkan semangat Imlek sebagai perayaan transisi—meninggalkan yang lama dan menyambut awal yang baru.


Bagi Priscilla, karya ini bukan sekadar perayaan musiman. “Merupakan pengalaman yang bermakna untuk menciptakan karya yang menghubungkan warisan balap Porsche dengan semangat perayaan Imlek musim ini,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa mural ini dirancang agar terasa ceria, sedikit magis, dan memungkinkan pengunjung menemukan detail baru setiap kali melihatnya—sebuah karakter yang sejalan dengan tradisi Imlek yang kaya akan lapisan makna dan simbol.


Keterkaitan antara kuda dan Porsche hadir secara organik dalam narasi visual mural ini. Kuda merupakan elemen utama dalam lambang ikonik Porsche, yang berakar dari segel kota Stuttgart, rumah spiritual merek yang namanya berasal dari “Stuotgarten” atau peternakan kuda bangsawan.


Resonansi simbolik inilah yang membuat Tahun Kuda terasa relevan, tanpa harus dipaksakan sebagai gimmick perayaan.



Dimensi sejarah semakin diperdalam melalui kehadiran Porsche 956, ikon motorsport legendaris yang dipinjam langsung dari Porsche Museum dan dipamerkan di Culture Garage, Porsche at Jewel.


Mobil balap ini menjadi simbol puncak pencapaian Porsche di dunia motorsport, sekaligus pengingat akan perjalanan panjang merek tersebut.


Palet warna mural Spirit of Legends—biru, putih, merah, dan emas—terinspirasi dari livery balap Porsche 956, menyatu secara harmonis dengan komposisi visual karya Priscilla Tey.



Menurut Yannick Ott, Director Marketing Porsche Asia Pacific, simbol kuda tidak hanya merefleksikan performa dan kelincahan mobil sport Porsche, tetapi juga menjadi penghormatan terhadap warisan dan identitas merek.


“Karya Priscilla dengan indah merepresentasikan perpaduan antara performa dan warisan, tepat pada perayaan Tahun Baru Imlek Tahun Kuda yang bertepatan dengan 75 tahun Porsche Motorsport,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa kreativitas selalu menjadi penggerak utama Porsche, sehingga kolaborasi dengan seniman lokal seperti Priscilla Tey menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Porsche terhadap seni dan budaya.



Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Porsche turut menghadirkan sejumlah item edisi terbatas yang terinspirasi dari mural Spirit of Legends, serta angpao Imlek dengan desain khusus.


Seni mural karya Priscilla Tey “Spirit of Legends“ akan dipamerkan untuk umum hingga 31 Maret 2026 di Porsche at Jewel, Jewel Changi Airport, sebagai bagian dari rangkaian Singapore Art Week 2026.


Lebih dari sekadar instalasi seni, karya ini menjadi cerminan bagaimana Imlek dapat dimaknai secara kontemporer sebagai ruang pertemuan antara tradisi, kreativitas, dan warisan lintas generasi.


Teks: Indramawan

Foto: Porsche Indonesia

logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page