Mazda CX-6e Dipamerkan di Bangkok Motor Show 2026, Siap Masuk ke Pasar Indonesia?
- Editor

- 5 menit yang lalu
- 2 menit membaca
Mazda CX-6e dibekali baterai kapasitas 78 kWh mampu menghasilkan tenaga hingga 258 PS, dengan jarak tempuh mencapai 480 km (WLTP).

OTOPLUS ONLINE I Kemunculan Mazda CX-6e di ajang Bangkok Motor Show 2026 (25 Maret hingga 5 April) langsung memantik pertanyaan besar: apakah SUV listrik ini juga akan segera menyapa pasar Indonesia?
Setelah lebih dulu menjalani debut global di Eropa, kehadiran Mazda CX-6e di Asia Tenggara menjadi sinyal kuat arah ekspansi Mazda di era elektrifikasi.

Mazda CX-6e sendiri pertama kali diperkenalkan pada Januari 2026 dalam ajang Brussels Motor Show 2026 di Belgia.
Dari sana, model ini mulai āturunā ke pasar yang lebih luas, dengan Thailand sebagai panggung regional awal, sebelum kemungkinan merambah negara lain di kawasan, termasuk Indonesia.
Dari sisi teknis, CX-6e hadir sebagai SUV listrik murni dengan pendekatan yang cukup serius.

Mobil ini dibekali baterai berkapasitas sekitar 78 kWh yang mampu menghasilkan tenaga hingga 258 PS, dengan jarak tempuh diklaim mencapai sekitar 480 km (WLTP).
Angka tersebut menempatkannya di segmen yang kompetitif, bersaing langsung dengan SUV listrik menengah yang sudah lebih dulu hadir di pasar.
Tak hanya itu, Mazda juga menyematkan dukungan fast charging untuk meningkatkan kepraktisan penggunaan harian.


Sementara di bagian interior, CX-6e tampil modern dengan layar besar berukuran hingga 26 inci yang menjadi pusat kontrol berbagai fungsi kendaraan.
Sentuhan desain khas Mazda tetap dipertahankan, memadukan nuansa minimalis dengan kualitas material yang berorientasi pada kenyamanan pengemudi.
Dalam keterangan resminya, Mazda menegaskan arah pengembangan model ini.
āMazda CX-6e merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan kendaraan listrik yang menggabungkan desain khas Mazda dengan teknologi elektrifikasi terbaru,ā bunyi pernyataan resmi tersebut.
Meski belum ada konfirmasi resmi terkait peluncurannya di Indonesia, pola pergerakan CX-6e cukup jelas.
Dari debut global di Eropa, berlanjut ke panggung regional di Thailand, hingga kini mulai diperbincangkan di pasar Asia Tenggara.
Jika strategi ini berlanjut, bukan tidak mungkin Indonesia menjadi salah satu tujuan berikutnya.
Dengan kombinasi desain elegan, performa mumpuni, serta teknologi yang semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas modern, Mazda CX-6e berpotensi menjadi penantang baru di pasar kendaraan listrik nasional yang kini semakin ramai.
Teks: Indramawan
Foto: Mazda Australia




Komentar