• Editor

Memahami Warranty yang Disalahartikan Dengan Guarantee


Masih banyak konsumen yang salah mengartikan makna Warranty. Memang bila mengacu pengertian bebas, warranty diartikan sebagai garansi. Inilah titik kerancuannya. Padahal garansi (guarantee) secara harfiah merupakan jaminan kualitas dari produsen atas produk yang dijual secara umum. Sementara Warranty lebih pada perbaikan dan penggantian item atau bagian barang/jasa. Bisa dibilang pengertian Warranty bersifat parsial dan bisa disebutkan bagian dari garansi itu sendiri.


“Secara umum Warranty yang keluarkan pabrikan mencakup adanya kerusakan pada komponen yang disebabkan kualitas produk di luar pemakaian suku cadang yang memiliki usia pakai. Perihal ini dijelaskan secara rinci pada buku maintenance & warranty guide yang diberikan saat konsumen membeli mobil baru,” terang Aidil Swastomo, selaku Head of Aftersales Astra Peugeot.


Pabrikan memberikan warranty untuk komponen yang rusak yang disebabkan kesalahan produk dan bukan suku cadang yang habis disebabkan oleh usia pakai. Untuk produk Peugot, Astra Peugeot memberikan Warranty hingga 5 tahun atau 100 ribu kilometer untuk line up terbarunya. Hal ini merupakan jaminan kualitas yang diberikan dalam layanan aftersales Astra Peugeot bagi sang pemilik mobil dan mendapatkan Peace of Mind dalam menggunakan Peugeot di Indonesia.

Baterei merupakan salah satu sistem kelistrikan yang mendapatkan warranty jika bermasalah di bawah usia pakai normalnya.


Komponen-komponen yang rusak, aus, atau habis karena usia pemakaian contohnya seperti kampas rem, oli, filter, busi dan ban. Komponen-komponen tersebut tidak termasuk dalam warranty pemegang merek atau pabrikan.


Warranty bersifat terbatas. Artinya, hanya berlaku pada komponen terbatas yang sedang mengalami masalah (problem). Semisal komponen bermasalah di sekitar mesin atau bagian suspensi bukan berarti harus mengganti mobil. Pihak pabrikan hanya berkewajiban pada komponen yang bermasalah hingga bagian tersebut berfungsi secara laik dan normal.

Komponen-komponen kaki-kaki seperti ball joint, tie rod, sokbreker atau driveshaft dikategorikan komponen yang akan rusak/aus seiring pemakaian.


Dari segi waktu maupun jarak, ada batasan waktu atau periode tertentu yang disepakati. Seperti batasan waktu yang berlaku pada Astra Peugeot,mulai dari 3 tahun hingga 5 tahun atau 100 ribu kilometer (mana yang tercapai terlebih dahulu). Artinya Warranty yang berlaku hanya pada kurun waktu tersebut.


Warranty yang diberikan ini juga akan terus berlaku jika kendaraan selalu dilakukan servis berkala secara rutin pada bengkel resmi sesuai dengan buku panduan perawatan kendaraan yang diberikan. Hal ini untuk memastikan kendaan yang dipakai mendapatkan perawatan maksimal oleh teknisi resmi Astra Peugeot. Pahami Warranty secara utuh dan tepat agar konsumen bisa mendapatkan benefit yang maksimal.


Teks: Nugroho Sakri Yunarto

Foto: Nugroho Sakri Yunarto, Astra Peugeot