Motor Masa Depan Niu NXT2 Siap Debut dengan Teknologi Lidar Canggih Berbiaya Murah
- Editor

- 8 jam yang lalu
- 1 menit membaca
LiDAR (Light Detection and Ranging) adalah teknologi sensor memancarkan sinar laser untuk mengukur jarak dan memetakan lingkungan sekitar secara presisi.

OTOPLUS ONLINE I Produsen sensor lidar asal China, Hesai Technology, menjalin kerja sama dengan Niu Technologies untuk menghadirkan teknologi lidar pada kendaraan roda dua listrik terbaru mereka, NXT2.
Langkah ini menandai perluasan penggunaan lidar yang sebelumnya identik dengan mobil otonom ke segmen skuter dan motor listrik.

Media setempat, Carnewschina melaporkan, model NXT2 akan menjadi kendaraan pertama yang dibekali sensor lidar solid-state FTX, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan deteksi lingkungan, khususnya dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang kompleks.
Sensor ini memiliki sudut pandang luas hingga 180° horizontal dan 140° vertikal, memungkinkan identifikasi pejalan kaki, kendaraan lain, hingga rintangan kecil dalam berbagai kondisi cuaca.
LiDAR (Light Detection and Ranging) sendiri merupakan teknologi sensor yang bekerja dengan memancarkan sinar laser untuk mengukur jarak dan memetakan lingkungan sekitar secara presisi.
Dengan menghitung waktu pantulan cahaya, sistem ini mampu membentuk representasi tiga dimensi dari objek di sekitarnya, sehingga kendaraan dapat āmelihatā kondisi jalan dengan akurasi tinggi, bahkan dalam situasi minim cahaya.
Teknologi tersebut juga difokuskan untuk mengatasi blind spot serta meningkatkan keselamatan berkendara melalui sistem persepsi 360 derajat yang terintegrasi dengan chip komputasi pintar.
Masuknya lidar ke kendaraan roda dua tidak lepas dari penurunan biaya produksi yang drastis.
Hesai mengungkapkan bahwa harga sensor kini turun menjadi sekitar 200 dolar AS (sekitar Rp3,1 juta), berkat integrasi chip dan produksi massal.
Angka ini merosot hingga 99,5% dibandingkan satu dekade lalu, ketika harga lidar bisa mencapai puluhan ribu dolar.
Penurunan harga ini membuka jalan bagi adopsi teknologi keselamatan canggih secara lebih luas di industri kendaraan listrik.
Teks: Indramawan
Fito: Niu




Komentar