• Editor

Prahara Pemenang Best of The Best Suryanation Motorland Battle 2019 Seri 5 Surabaya


  • Pemenang Best of The Best Suryanation Motorland Battle 2019 Seri 5 atau terakhir yang digelar di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya (19/10)

Berbekal mesin S&S Panhead 2018 kapasitas 1.200cc dipadu girboks keluaran Baker Transmissions yang kemudian dicangkokkan pada frame replika orisinalnya bikinan V-Twin Manufacturing, motor besutan Lufti Ardika ini berhasil menyabet predikat Best of The Best Suryanation Motorland Battle 2019 Seri 5 atau terakhir yang digelar di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya (19/10) kemarin. “Konsepnya Tradisional American Chopper,” sergah Lutfi saat bertemu OTOPLUS-ONLINE di tengah gelaran.

  • Mesin S&S Panhead 2018 1.200cc, dengan girboks Baker Transmissions pada frame replika orisinal bikinan V-Twin Manufacturing

Dan ketika melirik tongkrongan motor ini, OTOPLUS-ONLINE langsung menangkap kesan resik, proporsional dan rider friendly, dengan dimensi motor yang tak terlalu besar bagi kebanyakan orang. Tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan SKUT, julukan Harley-Davidson Shovelhead tahun 1979 berkonsep Oldskool Chopper gacoan Lutfi sebelumnya, yang sukses menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 dan diberangkatkan ke Motor Bike Expo Verona – Italia.

  • Tangki peanut minimalis dengan aksentuasi krom memperkuat kesan clean yang ingin dimunculkan

Mmm… Apakah menyesuaikan postur Lutfi yang kini jauh lebih slim karena mandeg snacking? Ditanya demikian Lutfi malah tertawa dan berbisik kalau bobot tubuhnya sekarang susut 30 kg.

  • Jok bertingkat king and queen dibungkus suede garapan Anto Jok Custom - Bandung menambah nuansa tradisional

“Motor ini hasil diskusi saya dengan Mas Yaya (Queen Lekha) selaku builder… Saya pengin membangun motor yang elegan tapi clean, tidak terlalu banyak aksen-aksen yang norak. Paling penting tetap mengutamakan fungsional,” jelas Lutfi.

  • Suspensi springer model VL narrow makin menguatkan kesan slim dan proporsional

Karena alasan fungsi dan safety inilah, Lutfi menjelaskan meski mengusung konsep traditional American Chopper, namun beberapa komponen yang identik dengan gaya lawas ini justru tidak dipakai.

  • Menggunakan pedal dipandang lebih aman dan nyaman ketimbang persneling model tongkat

“Untuk motor ini, saya tidak menggunakan suicide clutch (persneling model tongkat) karena menyesuaikan kondisi jalan yang ada di negara kita. Selain itu, kalau biasanya traditional American Chopper minus rem depan, tapi kali ini saya tetap pakai. Cuma karena pengin minimalis, saya pilih model mini drumbrake,” ulas Lutfi.

  • Masih tetap aman dengan mini drumbrake, dengan tetap mempertahankan kesan minimalis

Namun ketika ditanya, apa alasan Lutfi memilih nama 'Prahara' untuk motor yang juga sukses merebut predikat The Best Painting dan juara pertama kelas Chopper/Bobber (di atas 250 cc) ini, pria jenaka ini kembali berbisik. “Kalau yang itu saya tidak bisa jawab…” canda Lutfi.

  • Nama Prahara dibuat dengan goldleaf dengan aksentuasi pinstrip oleh Bronxustom Painting

Atas keberhasilan merebut predikat Best of The Best Suryanation Motorland Battle 2019 Seri 5 Surabaya dengan menyisihkan 131 peserta ini, maka Prahara berhasil maju ke babak selanjutnya, yakni Suryanation Motorland Show Off yang akan digelar pada bulan November mendatang di Jakarta.

  • Inikah The Greatest Bike of Suryanation Motorland 2019?

Dan apakah Prahara akan berhasil merebut golden ticket untuk diberangkatkan berkompetisi di custombike show di Amerika Serikat? Kita lihat saja nanti…


Baca juga: Juri Apresiasi Antusiasme Peserta Suryanation Motorland Battle Seri 5 Surabaya


Data Modifikasi

Nama motor: Prahara

Mesin: S&S Panhead 2018

Bodi: custom

Frame: V-twin (replika orisinal)

Ban depan: Firestone Ribbed 21/300

Ban Belakang: Firestone ANS miltary 18/350

Pelek depan: Boranni 21.185

Pelek belakang: Boranni 16.250

Teromol depan: mini drum brake

Teromol belakang: drum brake

Stang: custom

Suspensi depan : springer model VL narrow

Tangki: custom

Muffler: custom

Jok: Anto Jok Custom - Bandung

Builder: Queen Lekha Choppers

Paint: Bronxustom Painting


Naskah & Foto: Indramawan

Daftar Pemenang Suryanation Motorland Battle 2019 Seri 5 Surabaya


Exhibition Class:

The Best Classic Class

1. Linggah Prasetiawan – Maxwax Garage – Honda CB 450 K5 (1973)

The Best American V-Twin

1.Yazzed – Monochrome Performance – Harley Davidson RoadKing (2006)

The Best Painting

1. Lufti Artika J – Queenlekha Chopper – S&S Panhead (2018)

The Best Mini Bike

1. Dido – B’des Custom – Honda GLMAX (1984)

Classic Scooter

1. Gigih Ekkyuadidtya – Ipunk Garage – Vespa (1973)

2. Gigih Ekkyuadidtya – Ipunk Garage – Lambretta (1962)

3. Rizky Rahman – Motoban – Honda Astrea 700 (1981)


Main Class

Matic Custom

1. Surya Hidayat – Vespabox Indonesia – Vespa Piaggio Sprint

2. Jomeg Jombang – Jomeg Jombang – Honda Vario Techno 110 (2011)

3. Arif Dwi Susant – Motoban – Yamaha NMax (2018)

Street Cub/Choppy Cub (di bawah 250 cc)

1. Hasan Law – Law Custom – Honda C100 (1989)

2. Mochamad Fiqhi Wahyu – Ambon Custom - Honda C86 (1984)

3. Dana Prasetya – GDZH Custom Cycle – Honda Astrea 700 (1981)

Cafe Racer (di bawah 250 cc)

1. Mardiansyah Ridy – Minority Custom Motorcycle – Honda GL200 (2002)

2. Endro Sunarwanto – Endro Sunawanto & Erwandra Dewa – Honda CB150R (2013)

3. RY Jeff Isbell Novanka – 69Nerakatau Inc – Suzuki Thunder 250 (1998)

Chopper/Bobber (di bawah 250 cc)

1. Onny Widiyana – Three Monkeys Enginering – Kawasaki Binter Merzy (1983)

2. Bekti – Choppercycle Artsport – Kawasaki KZ200 (1980)

3. Roy Iriawan – Roy’s Garage- Kawasaki Merzy (1981)

Scrambler/Tracker (di bawah 250 cc)

1. Iwan – Welder Custom – Honda GL PRO 160 (2003)

2. Dana Prasetya – GDZH Custom Cycle – Kawasaki Ninja 250R (2009)

3. Sochiful Isa – LGCM – Honda Tiger (2010)

Sport Free For All (di bawah 250 cc)

1. Adi Nurcahyo – RCG – Kawasaki W175 (2018)

Chopper/Bobber (di atas 250 cc)

1. Lufti Ardika J – Queenlekha Chopper – S&S Panhead (2018)

2. Wilyam Septa Hasuwa – Kwens Chopper – Triumph T140 (1980)

3. Agustinus Are Sulistyo – SuryaMotorworks – Yamaha XS 650 (1975)

Scrambler/Tracker (di atas 250 cc)

1. Agung Teplok – Arsenich Garage 67 – Triumph T120 (1970)

2. Muhammad Robbi – Robot Motorwork – Harley Davidson Dyna (2002)

3. Hendra Cahyono – Papnmam Modified – Honda CB600 (2002)

Free For All

1. Arif Nurdiansyah – Alpha Siera Custom – Honda Beat (2015)

2. Wory Ransindustrianto – House of Chopper Malang – Honda Revo 110 (2002)

3. Wory Ransindustrianto – House of Chopper Malang – Honda CS1 (2008)


Best of The Best Surabaya

1. Lufti Ardika J – Queenlekha Chopper – S&S Panhead (2018)