top of page

Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Molinas, Siapkan Cicilan Lebih Ringan dan Tanpa DP

  • Gambar penulis: Editor
    Editor
  • 14 jam yang lalu
  • 4 menit membaca
Molinas adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan juga pengusaha nasional, serta perusahaan nasional.

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional atau Molinas beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional atau Molinas beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

OTOPLUS-ONLINE I Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional atau Molinas beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).


Peluncuran Molinas menjadi bagian dari langkah pemerintah membangun kemandirian industri kendaraan listrik nasional. Namun, Molinas dalam konteks peluncuran tersebut bukan sekadar nama sebuah merek atau model motor listrik. Pemerintah justru menempatkannya sebagai bagian dari ekosistem yang mempertemukan berbagai kekuatan nasional untuk mengembangkan industri, teknologi, serta kemampuan produksi kendaraan listrik di dalam negeri.


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa Molinas lahir dari kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pengusaha, dan perusahaan nasional.


ā€œMolinas ini adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan juga pengusaha nasional, perusahaan nasional, dalam rangka kita meningkatkan peran dari kemandirian kita. Kalau kita lihat, ingredient atau recipe untuk motor listrik nasional ini semuanya ada di kita,ā€ kata Rosan.


Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa istilah Motor Listrik Nasional lebih luas daripada sekadar sebuah produk. Di dalamnya terdapat upaya membangun kemampuan nasional, mulai dari manufaktur, pengembangan teknologi, riset, hingga keterlibatan berbagai industri pendukung.



Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan swasta, BUMN, pelaku usaha, dan akademisi. Menurutnya, penguasaan sains dan teknologi merupakan salah satu syarat penting bagi Indonesia untuk membangun kemandirian.


ā€œHari ini adalah hari yang sangat penting. Di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur. Dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis, yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development, dari Litbang,ā€ ujar Presiden Prabowo.


Presiden kemudian menyebut kolaborasi tersebut sebagai salah satu contoh semangat Indonesia Incorporated, ketika berbagai kekuatan nasional bergerak bersama untuk membangun kemampuan bangsa sendiri.


ā€œHari ini adalah menurut pendapat saya, salah satu contoh yang baik dari apa yang saya sebut Indonesia Incorporated. Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi, dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil,ā€ kata Presiden Prabowo.


Pengembangan Molinas juga diarahkan agar kendaraan listrik nantinya lebih mudah dijangkau masyarakat. Pemerintah, kata Prabowo, akan mendorong pembiayaan yang lebih ringan melalui penurunan bunga cicilan serta mengupayakan skema pembelian tanpa uang muka.


ā€œKita akan turunkan bunga cicilan, kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP (down payment),ā€ tutur Presiden.



Selain kendaraan roda dua, pemerintah juga tengah membangun ekosistem industri mobil listrik nasional di Kabupaten Subang. Prabowo mengatakan kawasan di sekitar Kilometer 84 tersebut ditargetkan mulai memproduksi mobil listrik secara besar-besaran paling lambat pada 2028.


ā€œDi kilometer 84 ada kompleks besar kita lagi bangun mobil listrik Indonesia yang kita berharap paling lambat tahun 2028 sudah produksi besar-besaran,ā€ katanya.


ALVA, Salah Satu Kekuatan Industri di Balik Molinas



Pemilihan fasilitas produksi ALVA di Cikarang sebagai lokasi peluncuran juga memperlihatkan kapasitas manufaktur kendaraan listrik yang telah berkembang di Indonesia.


ALVA merupakan merek kendaraan listrik roda dua yang dikembangkan PT Ilectra Motor Group (IMG), perusahaan dalam ekosistem Indika Energy.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menandatangani plakat yang menandai capaian produksi ALVA sebanyak 20.000 unit. Capaian ini menjadi salah satu gambaran kapasitas manufaktur kendaraan listrik yang sudah dimiliki Indonesia.


Namun, keberadaan ALVA sebagai lokasi peluncuran tidak berarti Molinas merupakan merek ALVA. Molinas adalah wujud kemampuan manufaktur dengan penguasaan teknologi, riset dan pengembangan, industri komponen, energi, pembiayaan, hingga jaringan penggunaan kendaraan listrik.


Dan fasilitas produksi ALVA di Cikarang menjadi salah satu contoh kemampuan industri nasional yang ditampilkan dalam momentum peluncuran Motor Listrik Nasional.



Hal ini juga terlihat ketika Presiden Prabowo meninjau langsung proses produksi motor listrik sebelum menuju area ekspo atau pameran.



Di area tersebut, Presiden tidak hanya melihat produk ALVA. Berbagai unsur ekosistem kendaraan listrik turut ditampilkan, termasuk GESITS, PINDAD, PLN, POS Indonesia, GRAB, serta sejumlah unsur pendukung lainnya seperti MIND ID (Mining Industry Indonesia), IBC (Indonesia Battery Corporation) hingga Perminas (PT Perusahaan Mineral Nasional).


Dengan demikian, penyelenggaraan peluncuran di fasilitas ALVA sekaligus memperlihatkan gambaran mengenai konsep ekosistem yang dimaksud pemerintah. Molinas tidak dibangun hanya dari satu perusahaan, melainkan melalui keterhubungan berbagai kemampuan industri nasional.


Prosesi Peluncuran Molinas Cakra NX1



Setelah Presiden Prabowo meninjau ekosistem kendaraan listrik, dilakukan prosesi unveiling ā€œMotor Listrik Nasional Beserta Ekosistem yang Mendukungnya.ā€ Setelah selubung dibuka, muncul sebuah motor listrik berwarna putih dengan identitas Cakra NX1.


Dalam tayangan resmi Sekretariat Presiden, logo Cakra terlihat pada bagian bodi depan, sementara identitas NX1 terpampang pada bagian samping motor. Setelah prosesi tersebut, pembawa acara menegaskan bahwa Motor Listrik Nasional beserta ekosistem pendukungnya telah diluncurkan.


Rangkaian tersebut menjadi petunjuk penting untuk memahami posisi Cakra NX1. Motor ini bukan sekadar kendaraan yang kebetulan dipajang di area ekspo, tetapi muncul dalam prosesi unveiling yang secara eksplisit membawa nama Motor Listrik Nasional beserta ekosistem pendukungnya.


Karena itu, Cakra NX1 dapat dipahami sebagai salah satu wujud produk yang diperkenalkan dalam kerangka Molinas, sementara Molinas sendiri memiliki cakupan yang lebih luas sebagai inisiatif dan ekosistem pengembangan motor listrik nasional.


Dengan perspektif tersebut, Molinas tidak sama dengan merek Cakra, dan juga bukan nama model NX1. Molinas merupakan payung kolaborasi untuk membangun kemampuan industri motor listrik nasional, sedangkan Cakra NX1 menjadi salah satu produk yang muncul dan diperkenalkan dalam momentum tersebut.


Pada akhirnya, peluncuran Molinas membawa pesan yang lebih besar daripada sekadar kehadiran sebuah motor listrik baru. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki berbagai unsur yang dapat disatukan untuk membangun industri kendaraan listrik sendiri.


Mulai dari manufaktur, teknologi, riset, BUMN, perusahaan swasta, industri energi dan material, hingga pengguna serta penyedia layanan mobilitas, semuanya diarahkan untuk membentuk ekosistem yang lebih terintegrasi.


Bagi Indonesia, tantangan berikutnya bukan hanya berapa banyak motor listrik yang mampu diproduksi, tetapi seberapa jauh kemampuan nasional tersebut dapat berkembang menjadi industri yang menguasai teknologi, menciptakan nilai tambah, dan tidak sekadar menjadikan Indonesia sebagai pasar kendaraan listrik.


Teks: Indramawan

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden, video peluncuran Motor Listrik Nasional Sekretariat Presiden


Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


logo media lreasi indonusa-OK2.png

© 2025 OTOPLUS-ONLINE

This website is owned and published by PT Media Kreasi Indonusa.

Reproduction of text, photographs or illustrations is not permitted in any form.

bottom of page