• Editor

Restorasi Motor Klasik Indian Powerplus 1919 Ini Butuh Waktu 3 Tahun

"Kita tidak bisa buru-buru jika ingin kesempurnaan... Proyek ini membuat saya keliling dunia untuk menemukan semua komponen..." (Tony Leenes)

OTOPLUS-ONLINE I Tony Leenes dikenal dengan kepiawaiannya dengan motor Indian, dan bahkan dijuluki Mr Indian of Holland karena punya museum Indian di Kota Lemmer, Belanda.

Museum Indian Motorcycle milik Tony Leenes (Foto: www.tonyleenes.nl)


Sebagai info, Indian Motorcycle adalah merek sepeda motor tertua di Amerika Serikat (lebih tua dari Harley-Davidson), didirikan tahun 1901 di Springfield, Massachusetts.

Larry Power (kiri) dan Tony Leenes bersama Indian Powerplus 1919 sebelum direstorasi


Suatu ketika, Tony mendapat permintaan dari Larry Power, seorang konsumen asal Irlandia, untuk merestorasi Indian Powerplus buatan tahun 1919 miliknya. Motor ini punya fitur mesin 1000cc dengan side valve.

Mesin bawaan motor kapasitas 1000cc dengan side valve, sudah dalam keadaan 'membatu'


Sebelumnya, Larry telah lebih dulu berusaha melakukan restorasi motor yang dipasarkan mulai tahun 1916 - 1924 ini, namun menemui kegagalan.


Sebab hampir semua komponen bawaannya hilang, tidak lengkap, atau tak berfungsi normal. Selain itu tentu saja sangat sulit untuk mencari komponen pengganti untuk motor yang berusia 1 abad ini.

Motor digeletakkan begitu saja karena tidak ada bengkel restorasi yang sanggup mengerjakan


Sebut saja tangki bahan bakar, magnet pengapian, alternator, knalpot, lampu belakang, manifold, engkol starter, dasbor, per sadel, toolbox dan kotak aki, semua tidak ada. Begitu pula karburator yang hampir tak bisa dipakai, atau sistem kemudi yang tak berfungsi.


Itulah kenapa, beberapa bengkel restorasi menyerah atau tak mau menerima pekerjaan mengembalikan kondisi motor ini seperti semula, atau paling tidak mendekatinya.

Tony Leenes dikenal dengan julukan Mr Indian of Holland karena kepiawaiannya menangani motor Indian

"Saya bisa bayangkan, kenapa semua bengkel restorasi itu menolak proyek ini. Sebab pada dasarnya memang tidak mungkin membuat motor ini utuh seperti sedia kala," kata Tony yang di sisi lain merasa kasihan melihat konsumennya ini jauh-jauh datang ke bengkelnya membawa motor tanpa hasil yang diharapkan.


"Jadi waktu itu saya cuma bilang ke Larry, jika dia mau bersabar, dan sanggup membiayai proyek ini, maka saya akan mengerjakannya."

Kondisi motor seperti dalam keadaan baru setelah 3 tahun pengerjaan


Setelah tercapai kesepakatan, maka dimulailah proyek itu. Dengan sabar Larry menunggu motornya kembali ke kondisi yang diharapkan, hingga tak terasa 3 tahun berlalu sejak pertemuan pertama dan terakhir dengan Tony itu. Namun semua upaya dan kesabaran itu tidak sia-sia. Indian Powerplus itu telah lahir kembali.

Berburu mencari komponen yang diperlukan makan waktu paling lama


"Kita tidak bisa buru-buru jika ingin kesempurnaan... Proyek ini sendiri membuat saya keliling dunia untuk menemukan semua komponen," kata Tony.

Pekerjaan restorasi juga berarti mengembalikan mekanisme kerja masing-masing komponen


"Selain itu, restorasi itu juga artinya komponen baru harus dibuat sebaik komponen yang sudah rusak, Kebanyakan komponen motor ini harus dibuatkan baru."

Beberapa komponen yang tidak ada lagi ada di pasaran atau bursa pasar seken terpaksa harus dibuatkan replikanya


Larry sendiri puas dengan hasil ini, "Sulit dipercaya motor ini jadi seperti baru lagi. Benar-benar seperti dilahirkan kembali," kata Larry.

Many thanks to Tessa!


"Saya masih menyimpan foto motor ini 3 tahun yang lalu, ketika saya membawanya kemari. Kalian memang telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik," puji Larry.


Indian Powerplus 1919

Manufacturer: Hendee Manufacturing Company, Springfield, MA, USA

Tahun produksi: 1916 hingga akhir 1922 (Powerplus kemudian diteruskan model Chief)

Rangka: Cradle Spring

Mesin: 4 langkah 1000cc Flathead 42 ° V-twin

Karburator: Schebler

Girboks: 3-speed dengan persneling model tongkat, kopling dengan tangan dan kaki

Primary dan transmisi akhir: rantai

Garpu depan: Trailing-link fork dengan per daun

Lengan ayun: model struts yang terhubung ke per daun , sehingga disebut 'Cradle Spring Frame'

Rem depan: tidak ada,

Rem belakang: drum brake

Berat: 200 kg


Indian Motorcycle Museum Tony "Indian" Leenes

Indian Place 1

Kadijk 23 (Industrieterrein Lemsterhoek)

8531 XH Lemmer

Nederland

T/F: 0514 - 56 32 44

Mobiel: 06 - 22661022

www.tonyleenes.nl

E-mail: info@tonyleenes.nl


Teks & Foto: Onno "Berserk" Wieringa

(madnessphotography.nl)

Editor: Indramawan